Apa Penyebab Pelatih Manchester United Ruben Amorim Dipecat?

Senin, 05 Januari 2026 | 18:12 WIB
Apa Penyebab Pelatih Manchester United Ruben Amorim Dipecat?
Ruben Amorim (Tangkapan layar X)
Baca 10 detik
  • Manchester United memecat Ruben Amorim akibat performa buruk dan ketegangan dengan jajaran manajemen klub.

  • Darren Fletcher ditunjuk menjadi pelatih sementara untuk memimpin skuad di laga melawan Burnley.

  • Klub wajib membayar kompensasi penuh karena tidak adanya klausul pemutusan kontrak yang ringan.

Guna mengisi kekosongan posisi yang ditinggalkan, manajemen menunjuk sosok yang sudah sangat familiar dengan kultur klub tersebut.

Darren Fletcher yang merupakan mantan gelandang legendaris sekaligus pelatih tim U-18 terpilih menjadi nakhoda sementara bagi skuad senior.

Fletcher diharapkan mampu memberikan stabilitas mental bagi para pemain di tengah guncangan pergantian pelatih yang mendadak ini.

Tugas berat sudah menanti di depan mata saat ia harus memimpin tim bertandang ke markas Burnley pekan ini.

Laga di kandang Burnley pada Rabu (7/1/2026) akan menjadi pembuktian awal apakah pergantian pelatih ini membawa dampak positif.

Langkah memutus kontrak Amorim di tengah jalan tentu membawa konsekuensi keuangan yang sangat besar bagi keuangan Manchester United.

Kontrak yang ditandatangani Amorim saat diboyong dari Sporting CP pada November 2024 ternyata tidak memiliki klausul pemutusan yang murah.

Sesuai kesepakatan awal, pelatih berusia muda tersebut seharusnya tetap bertugas di Old Trafford hingga periode musim panas 2027.

Klub kini diwajibkan melunasi seluruh sisa gaji dan kompensasi penuh sesuai dengan durasi sisa masa kerja yang tertulis.

Baca Juga: Breaking News! Manchester United Pecat Ruben Amorim

Beban finansial ini semakin memperpanjang daftar biaya mahal yang dikeluarkan United untuk urusan kompensasi pemecatan manajer sejak era modern.

Selama masa jabatannya yang berlangsung 14 bulan, Amorim kerap mendapatkan sorotan tajam karena dianggap terlalu fanatik pada satu sistem.

Formasi 3-4-3 menjadi identitas yang terus ia pertahankan meski seringkali gagal meredam agresivitas serangan balik lawan-lawan di Inggris.

Media The Athletic sempat melaporkan bahwa sempat ada upaya untuk melakukan variasi taktik dalam sesi latihan tertutup klub.

Perubahan sempat membuahkan hasil manis saat United menang tipis atas Newcastle melalui skema empat bek yang lebih dinamis.

Namun Amorim justru kembali ke sistem tiga bek yang berujung hasil imbang melawan Wolves sehingga memicu keraguan dari manajemen.

×
Zoomed

VIDEO TERKAIT

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI