- Ketegangan geopolitik Timur Tengah menimbulkan kekhawatiran penundaan Piala Dunia 2026 jika konflik meluas ke Amerika Serikat atau Eropa.
- Piala Dunia 2026 akan diadakan di AS, Kanada, dan Meksiko, dengan total 104 pertandingan dimulai 98 hari lagi.
- Penyelenggara AS menegaskan komitmen keamanan, namun penundaan mungkin dipertimbangkan jika konflik Timur Tengah berdampak serius pada logistik global.
Ia menambahkan bahwa turnamen kemungkinan tetap berjalan jika konflik terbatas di Timur Tengah.
“Namun jika serangan meluas ke Eropa atau Amerika Utara, situasinya akan menjadi jauh lebih serius dan mungkin memaksa FIFA mempertimbangkan alternatif,” katanya.
Chadwick juga menyinggung kemungkinan gangguan pada perjalanan udara atau pasokan energi global.
Menurutnya, faktor-faktor tersebut bisa memengaruhi keputusan akhir penyelenggara.
Meski demikian, ia memperkirakan pemerintahan Donald Trump akan menentang keras wacana penundaan.
“Penjadwalan ulang kemungkinan akan dianggap sebagai bentuk menyerah,” ujarnya.
Kontributor: Azka Putra