Moeldoko Ngotot Kudeta Demokrat? SBY Blak-blakan: Kita Mohon Pertolongan Yang Maha Kuasa

Deli | Suara.com

Senin, 29 Mei 2023 | 08:48 WIB
Moeldoko Ngotot Kudeta Demokrat? SBY Blak-blakan: Kita Mohon Pertolongan Yang Maha Kuasa
Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, akhirnya angkat berbicara mengenai peristiwa KSP Moeldoko nyaris melakukan kudeta terhadap Partai Demokrat.

Hal tersebut disampaikan SBY saat menanggapi pernyataan Ahli Hukum Tata Negara Denny Indrayana mengenai upaya pengambilalihan Partai Demokrat oleh Moeldoko lewat peninjauan kembali atau PK di Mahkamah Agung (MA). 

SBY lantas blak-blakan dirinya menerima informasi Moeldoko mengajukan PK dari seorang mantan menteri. Kabar itu, diakui SBY, membuat pihaknya merasa was was. Bahkan ia sampai berpikir bahwa ada kemungkinan besar Partai Demokrat akan benar-benar diambil alih.

"(Soal) PK Moeldoko di MA, saya menerima telpon dari mantan menteri yang menyampaikan pesan adanya politisi senior (yang mengajukan) PK Moeldoko. Pesan seperti ini kerap saya terima. (Saya lalu berpikir) jangan-jangan ini serius Demokrat akan diambil alih," tulis SBY melalui akun Twitter pribadinya, Minggu (28/5/2023).

SBY menginstruksikan semua kader Partai Demokrat untuk memantau perkembangan dari PK Moeldoko ini. Dia meminta mereka untuk berdoa dan mengandalkan Tuhan Yang Maha Kuasa.

Selain itu, SBY juga mengimbau kader Demokrat untuk selalu mengikuti petunjuk dari Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), dan jika keadilan tidak diperoleh, maka kader sebaiknya memperjuangkan keadilan secara damai dan konstitusional.

"Kepada kader Partai Demokrat di seluruh tanah air, (saya memberikan imbauan) agar mengikuti perkembangan PK Moeldoko sambil memohon pertolongan Tuhan Yang Maha Kuasa, Allah Swt. Ikuti petunjuk Ketua Umum (AHY). Jika keadilan tak datang, kita berhak memperjuangkannya secara damai dan konstitusional," tambahnya.

Meski demikian, Presiden RI ke-6 ini meyakini MA tidak akan mengabulkan PK Moeldoko. Apalagi, Moeldoko sebelumnya sudah mengalami kekalahan sebanyak 16 kali di pengadilan.

Namun jika sampai Moeldoko menang, SBY pun menilai ada tangan-tangan besar politik yang memang sengaja ingin menganggu Partai Demokrat. Tujuannya dinilai agar Demokrat gagal mengikuti Pemilu 2024.

Dalam kesempatan ini, SBY pun berharap pihak berwenang bertindak secara bertanggung jawab, menegakkan kebenaran dan keadilan. 

Ayah AHY ini menekankan, Indonesia bukanlah negara 'predator' yang membiarkan yang kuat memangsa yang lemah. Indonesia juga bukanlah sebuah negara yang menganut hukum rimba, di mana yang kuat menang dan yang lemah kalah.

SBY menginstruksikan semua kader Partai Demokrat untuk memantau perkembangan dari PK Moeldoko ini. Dia meminta mereka untuk berdoa dan mengandalkan Tuhan Yang Maha Kuasa, mengikuti petunjuk dari Ketua Umum, dan jika keadilan tidak diperoleh, berhak untuk memperjuangkannya secara damai dan konstitusional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kabar MK Putuskan Kembali Ke Sistem Pemilu Tertutup, SBY: Negara Bisa Chaos!

Kabar MK Putuskan Kembali Ke Sistem Pemilu Tertutup, SBY: Negara Bisa Chaos!

| Senin, 29 Mei 2023 | 06:04 WIB

Tiga Pertanyaan Besar SBY Ke MK Menyoal Sistem Pemilu

Tiga Pertanyaan Besar SBY Ke MK Menyoal Sistem Pemilu

News | Senin, 29 Mei 2023 | 05:39 WIB

Respons Bocoran Denny Indrayana, SBY Minta Kader Demokrat Waspada PK Moeldoko: Jangan-jangan Ini Serius

Respons Bocoran Denny Indrayana, SBY Minta Kader Demokrat Waspada PK Moeldoko: Jangan-jangan Ini Serius

News | Senin, 29 Mei 2023 | 05:27 WIB

Saling Lempar Bola Panas Kubu Anies Vs PDIP Soal Data Pembangunan Jalan Era Jokowi

Saling Lempar Bola Panas Kubu Anies Vs PDIP Soal Data Pembangunan Jalan Era Jokowi

News | Minggu, 28 Mei 2023 | 18:09 WIB

Keras! Demokrat Tantang Balik PDIP yang Sebut Anies Salah Baca Data: Mereka yang Harus Minta Maaf ke Rakyat

Keras! Demokrat Tantang Balik PDIP yang Sebut Anies Salah Baca Data: Mereka yang Harus Minta Maaf ke Rakyat

| Minggu, 28 Mei 2023 | 15:37 WIB

Perbandingan Kinerja Era Jokowi dengan SBY, Mana yang Lebih Unggul?

Perbandingan Kinerja Era Jokowi dengan SBY, Mana yang Lebih Unggul?

News | Sabtu, 27 Mei 2023 | 17:36 WIB

Terkini

Pesona Yamaha Fazzio Starry Night yang Bisa Jadi Pilihan Menarik Skutik Perkotaan

Pesona Yamaha Fazzio Starry Night yang Bisa Jadi Pilihan Menarik Skutik Perkotaan

Otomotif | Kamis, 26 Maret 2026 | 11:16 WIB

Stafsus Wapres Tina Talisa Bertemu Jokowi di Solo, Bahas Apa?

Stafsus Wapres Tina Talisa Bertemu Jokowi di Solo, Bahas Apa?

Surakarta | Kamis, 26 Maret 2026 | 11:16 WIB

Efek Perang Iran: Kim Jong Un Makin Yakin Nuklir Adalah Kunci Selamat

Efek Perang Iran: Kim Jong Un Makin Yakin Nuklir Adalah Kunci Selamat

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 11:16 WIB

Jerit Hati Ayah di Makassar: Istri Diduga Tega Jual 4 Anak, Satu Dipanjar Sejak dalam Kandungan

Jerit Hati Ayah di Makassar: Istri Diduga Tega Jual 4 Anak, Satu Dipanjar Sejak dalam Kandungan

Sulsel | Kamis, 26 Maret 2026 | 11:14 WIB

Rekam Jejak Letjen Yudi Abrimantyo, Kabais TNI yang Mundur Buntut Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rekam Jejak Letjen Yudi Abrimantyo, Kabais TNI yang Mundur Buntut Teror Air Keras Aktivis KontraS

Lifestyle | Kamis, 26 Maret 2026 | 11:13 WIB

Darurat Panic Buying, Pemerintah Jepang Jamin Pasokan Tisu Aman

Darurat Panic Buying, Pemerintah Jepang Jamin Pasokan Tisu Aman

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 11:10 WIB

Friska, Lift Aneh, dan Lelaki Berbaju Hitam Pencari Gula Pasir

Friska, Lift Aneh, dan Lelaki Berbaju Hitam Pencari Gula Pasir

Your Say | Kamis, 26 Maret 2026 | 11:10 WIB

OJK dan Bareskrim Polri Tangkap Tersangka Kasus BPR DCN di Gambir

OJK dan Bareskrim Polri Tangkap Tersangka Kasus BPR DCN di Gambir

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 11:09 WIB

Arus Balik Masih Tinggi, 52 Ribu Penumpang Kereta Api Tiba di Jakarta Hari Ini

Arus Balik Masih Tinggi, 52 Ribu Penumpang Kereta Api Tiba di Jakarta Hari Ini

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 11:05 WIB

Kim Nam Gil Debut Jadi Penyanyi, Rilis Single Rock Perdana Running To You

Kim Nam Gil Debut Jadi Penyanyi, Rilis Single Rock Perdana Running To You

Your Say | Kamis, 26 Maret 2026 | 11:01 WIB