Update Terbaru Kecelakaan Pesawat Yeti Airlines di Nepal, Total 68 Penumpang Tewas

Suara Denpasar Suara.Com
Kamis, 19 Januari 2023 | 15:53 WIB
Update Terbaru Kecelakaan Pesawat Yeti Airlines di Nepal, Total 68 Penumpang Tewas
Update Terbaru Kecelakaan Pesawat Yeti Airlines di Nepal, Total 68 Penumpang Tewas (BBC)

Suara Denpasar - Kecelakaan pesawat domestik, Yeti Airlines yang jatuh di wilayah Pokhara Nepal pada 15 Januari 2023 menjadikan salah satu kecelakaan pesawat terburuk dalam tiga dekade. 

Pesawat Yeti Airlines tersebut dilaporkan membawa 72 orang penumpang dari kota Kathmandu.

Video detik-detik kecelakaan pesawat Yeti Airlines juga tersebar luas di media sosial.

Video tersebut diduga direkam oleh salah satu penumpang Yeti Airlines sebelum kecelakaan terjadi.

Dalam video yang tersebar, tampak api langsung membakar pesawat usai terjatuh dan menabrak tanah.

Ratusan tim evakuasi pun dikerahkan untuk melakukan upaya penyelamatan terhadap para penumpang pesawat dan awak pesawat. 

Evakuasi yang dilakukan juga tidak hanya dilakukan dalam sehari, melainkan dilanjutkan hingga Senin, 16 Januari 2023 lalu.

Dilansir dari laman Reuters, kabar terbaru melaporkan sedikitnya ada 68 penumpang yang tewas dalam kecelakaan tersebut. 

Kebakaran yang terjadi juga melahap lahan di sekitar lokasi jatuhnya pesawat, hingga terlihat tanah yang hangus.

Baca Juga: PKS Salahkan Pemerintah soal Bentrokan Maut PT GNI: Lembek Pada Investor China!

Sebelum terjatuh, pesawat tersebut sempat melakukan kontak dengan bandara Pokhara dari Seti Gorge pada 10.50 waktu setempat, namun setelah melakukan kontak, pesawat tersebut kemudian terjatuh.

“Separuh bagian pesawat berada di lereng bukit dan separuh lainnya telah jatuh ke ngarai sungai Seti,” tutur Arun Tamu, warga setempat kepada Reuters.

Berdasarkan kesaksian warga lainnya, pesawat terlihat bergetar, bergerak dari kiri ke kanan, kemudian menukik dan jatuh ke jurang. 

Hal tersebut disaksikan oleh warga sekitar dari atap rumahnya saat pesawat mulai mendekat.

Bishnu Paudel selaku Menteri Keuangan mengungkapkan bahwa saat ini pemerintah telah membentuk tim untuk melakukan penyelidikan terhadap kecelakaan itu. 

Bishnu menyebut pihaknya akan segera mengumumkan hasil investigasinya ke publik dalam waktu 45 hari.

Investigasi mengenai penyebab jatuhnya pesawat di Nepal itu juga akan melibatkan ahli internasional. 

Badan Investigasi Kecelakaan Udara Prancis, BEA menyebutkan akan turut serta melakukan penyelidikan dan menemukan penyebab kecelakaan pesawat Yeti Airlines itu.

Dalam penerbangan pesawat dengan nomor ATR 72 tersebut, terdiri dari lima orang warga negara India, empat orang warga negara Rusia, satu orang warga Irlandia, dua orang warga negara Korea Selatan, satu orang Australia, satu orang WN Prancis dan satu orang WN Argentina. 

Tidak hanya orang dewasa, tercatat juga ada tiga bayi dan tiga anak yang ikut dalam penerbangan tersebut. (*/Dinda)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI