3 Fakta Menarik Edelweis Rawa, Bunga yang Rusak Karena Event Motor Trail Di Ranca Upas

Suara Denpasar

Kamis, 09 Maret 2023 | 14:25 WIB
3 Fakta Menarik Edelweis Rawa, Bunga yang Rusak Karena Event Motor Trail Di Ranca Upas
3 Fakta Menarik Edelweis Rawa, Bunga yang Rusak Karena Event Motor Trail Di Ranca Upas (Twitter/yvjinizm)

Suara Denpasar - Sejumlah warganet dibuat emosi karena acara motor trail merusak area pelestarian bunga edelweis rawa.

Salah satu petani Edelweis rawa bernama Mang Uprit juga mengungkapkan kemarahannya dalam sebuah video yang diunggah di TikTok @mang_uprit_mangprang79.

Melansir dari bandung.suara.com, panitia juga hanya menanggapi dengan mengunggah permintaan maaf tanpa ada aksi lanjut yang membuat warga net makin geram.

Petani edelweis rawa di Ranca juga mengalami kerugian yang besar dan butuh waktu tumbuh yang lama karena harus melakukan pengembangbiakan dari awal.

Kawasan Ranca Upas sendiri merupakan kawasan hijau yang sering digunakan pengunjung untuk melakukan kemah dan glamping, area sekitar Ranca Upas juga tempat habitat rusa dan beberapa tanaman langka.

Jika kalian penasaran, mengenai tanaman Edelweis Ranca Upas, simak penjelasan Berikut, seperti yang dirangkum dari indotnesia.suara.com.

Hanya tumbuh di dua negara

Edelweis rawa punya karakteristik yang berbeda dengan bunga edelweis. Jika edelweis tumbuh di ketinggian, maka bunga edelweis rawa dapat hidup di rawa-rawa. Uniknya, tanaman ini hanya ada di dua negara, yaitu di Indonesia dan California, Amerika Serikat.

Di Indonesia, edelweis rawa hanya tumbuh di Danau Ciharus, Garut, Jawa Barat dan Ranca Upas, Bandung.

baca juga

Tanaman langka

Tanaman ini sebelumnya pernah tumbuh di daerah Kalimantan dan dikenal dengan bunga abadi. Namun, sayangnya tanaman ini telah punah.

Oleh karena itu, status edelweis rawa yang langka membuat tanaman ini dilindungi dan tidak boleh dipetik sembarangan.

Karakteristik edelweis rawa

Karakteristik edelweis rawa memiliki tangkai yang panjang dengan daun mirip rumput. Saat mekar, bunga ini menampakkan mahkota berwarna putih. Sedangkan ketika belum mekar, mahkota bunga akan memiliki warna coklat.

Itulah, 3 fakta menarik mengenai bunga Edelweis rawa yang jadi tanaman langka dan dilindungi. Semoga bermanfaat. (*/Ana AP)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Apa itu Bunga Rawa? Ini Karakteristik dan Habitatnya di Ranca Upas

Apa itu Bunga Rawa? Ini Karakteristik dan Habitatnya di Ranca Upas

Lifestyle | Kamis, 09 Maret 2023 | 08:30 WIB

Viral Bunga Edelweis Rawa Rusak Rata dengan Tanah karena Event Motor Trail, Petani Ini Meradang: Tidak Cinta Lingkungan!

Viral Bunga Edelweis Rawa Rusak Rata dengan Tanah karena Event Motor Trail, Petani Ini Meradang: Tidak Cinta Lingkungan!

Lifestyle | Kamis, 09 Maret 2023 | 08:30 WIB

Info Lengkap Ranca Upas: Lokasi, Tiket Masuk, dan Fasilitas

Info Lengkap Ranca Upas: Lokasi, Tiket Masuk, dan Fasilitas

Lifestyle | Rabu, 08 Maret 2023 | 21:00 WIB

Terkini

Lawang Sewu Hadirkan Jejak Perjalanan Kereta Api di Kota Semarang

Lawang Sewu Hadirkan Jejak Perjalanan Kereta Api di Kota Semarang

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:30 WIB

9 Finalis SHEPRENEUR 2026 Tampilkan Strategi Bisnis di Business Pitch Day

9 Finalis SHEPRENEUR 2026 Tampilkan Strategi Bisnis di Business Pitch Day

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:15 WIB

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:00 WIB

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 01:36 WIB

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

×