Depok.suara.com – Hubungan Dewi Perssik dan mantan suaminya Saipul Jamil kian hari kian memanas. Kedua saling bongkar aib di kehidupannya masa lalu.
Hal ini berawal ketika Dewi Perssik diduga menuding Saipul Jamil punya kelainan seks. Mantan suaminya itu disebut-sebut memiliki orientasi seks menyimpang yakni penyuka sesama jenis.
Tak terima dengan tudingan tersebut, Saipul Jamil balas perkataan mantan istrinya itu dengan membongkar urusan ranjangnya dengan Dewi Perssik di masa lalu.
Menurut Pria yang akrab disapa Bang Ipul itu, setiap malam ia sering melakukan hubungan intim dengan mantan istrinya.
Bukan hanya itu, Bang Ipul juga mengakui mantan istrinya pernah memaksa melakukan seks dalam keadan menstruasi.
"Aku sempat bilang, 'tunggu saja sampai bersih'. Tetapi, dia terus memaksaku. Daripada beradu argumen, aku akhirnya memenuhi permintaannya. Itu cerita dari tahun 2008," kata Saipul Jamil.
Pernyataan Saipul Jamil itu lantas mengusik rasa penasaran sebagian pihak, bolehkan berhubungan badan saat istri dalam keadaan haid? Berikut penjelasannya:
Dilansir dari www.morulaivf.co.id, pada saat menstruasi, libido atau gairah seorang perempuan bisa terpengaruh, karena adanya perubahan hormon progesterone dan estrogen dalam tubuhnya.
Secara medis, berhubungan intim saat menstruasi dibolehkan, ada risiko kesehatan yang dapat dialami.
Baca Juga: Cara Mencuci Piring Bekas Babi yang Benar Menurut Islam, Haruskah Dihancurkan?
Bahaya yang dapat ditimbulkan ketika berhubungan intim saat haid, meliputi berbagai penyakit yang perlu diwaspdai sebagai berikut:
Menimbulkan rasa tidak nyaman
Darah haid yang muncul deras di hari-hari pertama menstruasi akan membuat alas tempat tidur menjadi kotor, menstruasi juga bisa membuat perasaan tidak nyaman dan tidak percaya diri.
Rasa tidak nyaman ini timbul pada awal-awal menstruasi, karena disebabkan oleh banyaknya darah yang mengalir deras dari vagina.
Resiko terinfeksi virus yang menular
Menurut Institutes of Health, virus infeksi menular seksual seperti HIV bisa menyebar lebih cepat karena virus ini hidup di dalam darah.
Maka jika berhubungan intim dengan wanita yang sedang menstruasi, dapat meningkatkan risiko tertular virus tersebut.
Jamur vagina
Menurut American Congress of Obstetricians and Gynecologists (ACOG), wanita yang sedang menstruasi, berisiko terkena jamur vagina.
Hal ini bisa menyebabkan ruam di sekitar vagina, gatal-gatal, keputihan berbau encer, iritasi dan terasa terbakar pada vagina.
Bisa memicu kehamilan
Melakukan hubungaan intim saat menstruasi bisa memicu kehamilan, Ini lebih rentan terjadi jika siklus menstruasi lebih pendek dan berhubungan menjelang akhir siklus menstruasi.
Kemungkinan hamil saat menstruasi bisa saja terjadi meski kecil peluangnya.(*)