Suara.com - Reza Rahadian kembali menunjukkan kepekaannya dalam membaca arah masa depan perfilman Indonesia.
Dalam sebuah wawancara, aktor peraih banyak penghargaan itu menyebut tiga nama yang dia yakini akan menjadi penerus estafet kualitas akting sekelas dirinya.
Mereka adalah Angga Yunanda, Devano Danendra, dan Claresta Taufan.
Tiga talenta muda ini tampaknya dianggap Reza mewakili standar profesionalisme dan kedalaman emosi yang selama ini menjadi ciri khasnya.
1. Angga Yunanda

Angga Yunanda dikenal sebagai aktor yang telah membuktikan kemampuannya melewati fase bintang remaja menuju aktor serius dengan kualitas akting matang.
Keberaniannya mengambil peran menantang seperti Bima di Dua Garis Biru memperlihatkan kedalaman emosi menghadapi isu sosial yang sensitif.
Suami dari aktris Shenina Cinnamon itu juga menegaskan kemampuan lintas genrenya lewat film Mencuri Raden Saleh serta Budi Pekerti.
Kualitas aktingnya terbukti dengan kemenangan di Piala Maya dan nominasi Pemeran Utama Pria Terbaik di Festival Film Indonesia (FFI).
Baca Juga: Shenina Cinnamon Jadikan Dialog di Film Dopamin Prinsip Hidup Bareng Angga Yunanda
Pengakuan cukup bergengsi yang menunjukkan potensi Angga Yunanda di usia muda.
2. Devano Danendra

Nama Devano Danendra masuk daftar Reza Rahadian kemungkinan besar karena transformasinya yang mengesankan.
Putra pedangdut Iis Dahlia itu mengawal karier sebagai penyanyi dan bintang drama remaja menjadi aktor yang berani mengeksplorasi peran kompleks.
Perannya di film horor Malam Pencabut Nyawa hingga Gowok: Kamasutra Jawa menampilkan proses pendewasaan akting yang signifikan.
Keterlibatannya dalam Pangku, film debut Reza Rahadian sebagai sutradara, menjadi validasi langsung atas potensinya di mata Reza.
Devano bukan hanya talenta muda dengan wajah segar, tetapi juga aktor yang siap dibentuk dengan disiplin tinggi dan dedikasi terhadap karakter.
3. Claresta Taufan

Aktris muda Claresta Taufan menjadi kejutan dalam daftar pilihan Reza Rahadian.
Tak heran, prestasinya di panggung internasional membuat posisinya tak terbantahkan.
Clarista dikenal sebagai aktris dengan kematangan emosi dan performa yang autentik, kualitas yang jarang dimiliki aktris muda seangkatannya.
Perannya di film Pangku membawanya meraih penghargaan Rising Star Award di Marie Claire Asia Star Awards dalam rangkaian Busan International Film Festival (BIFF).
Latar belakangnya sebagai mantan atlet karate profesional juga memperkuat citra disiplin dan fokus yang menjadi fondasi penting bagi karier panjang seorang aktor berkualitas.
Secara keseluruhan, pilihan Reza Rahadian terhadap Angga Yunanda, Devano Danendra, dan Clarista Taufan menggambarkan pandangannya terhadap masa depan industri film Indonesia yang kian kompetitif.
Ketiganya dianggap mampu membawa standar baru yang menggabungkan bakat, kerja keras, dan visi artistik yang kuat.
Kontributor : Chusnul Chotimah