- Penggunaan warnet di Cengkareng memiliki pola yang sama dengan bisnis binatu di Breaking Bad untuk menyembunyikan aktivitas pabrik sabu.
- Pengungkapan 3,5 ton bahan sabu cair membuktikan adanya laboratorium kimia kompleks dengan kapasitas industri di tengah pemukiman warga.
- Keberhasilan pelaku berbaur dengan masyarakat selama berbulan-bulan menunjukkan bahwa bahaya narkoba sering kali bersembunyi di tempat yang paling biasa.
Penemuan zat-zat ini mempertegas bahwa di dalam bangunan tersebut terdapat proses sintesis kimia yang kompleks, layaknya laboratorium yang dijalankan oleh Walter White di Albuquerque, New Mexico.
Berbaur dengan Masyarakat
Salah satu aspek paling mengerikan dari kasus ini adalah bagaimana para pelaku mampu berbaur dengan masyarakat tanpa menimbulkan kecurigaan. Warnet tersebut beroperasi mulai pukul 08.00 hingga 21.00 WIB dengan tarif yang sangat terjangkau, yakni Rp 2 ribu per jam.
Selama empat bulan beroperasi, para pengedar dan produsen sabu ini keluar masuk bangunan dengan santai, berpapasan dengan remaja dan anak muda yang asyik bermain game di lantai bawah.
Bangunan tersebut diketahui disewa oleh seseorang bernama Vonny Lengkong, yang menyamarkan operasional pabrik tersebut di balik keriuhan aktivitas digital warga sekitar.
Tiga tersangka berhasil diamankan dalam operasi yang berlangsung pada Kamis, 29 Januari tersebut, yakni Suganda alias Black, Wiryo Sutandar, dan Edi Handoyo.
Ketiganya merupakan pion-pion penting dalam operasional laboratorium yang mencoreng ketenangan kawasan perumahan di Jakarta Barat tersebut.
Pengungkapan pabrik sabu di Cengkareng ini menjadi bukti nyata bahwa drama kejahatan di layar televisi terkadang memiliki refleksi yang sangat akurat di dunia nyata.
Jika Breaking Bad mengajarkan kita tentang bagaimana kepintaran ilmu pengetahuan bisa disalahgunakan untuk kejahatan sistematis, kasus Cengkareng mengingatkan kita bahwa bahaya besar terkadang bersembunyi di balik tempat-tempat paling biasa yang kita kunjungi sehari-hari.
Baca Juga: DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?