Patahkan Stigma Iran 'Seram', Traveler Ini Bagikan Pengalaman Salat di Masjid Syiah

Yazir F

Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:19 WIB
Patahkan Stigma Iran 'Seram', Traveler Ini Bagikan Pengalaman Salat di Masjid Syiah
Perempuan ini ungkap fakta tentang Iran. (TikTok)

Suara.com - Selama ini, Iran kerap dipandang sebelah mata oleh masyarakat dunia, termasuk di Indonesia.

Narasi yang berkembang di media sosial sering kali menggambarkan negara tersebut sebagai tempat yang berbahaya, terutama bagi mereka yang memiliki latar belakang keyakinan berbeda.

Salah satu peringatan yang sering memicu kekhawatiran adalah kalimat: "Jangan ke Iran. Itu negara bahaya, apalagi kalau kamu itu Islam Sunni".

Namun, benarkah kondisinya seseram itu?

Seorang wanita dengan akun TikTok @RatihLeylaa baru-baru ini membagikan pengalaman pribadinya yang berbanding terbalik dengan stigma tersebut.

Melalui unggahannya, ia mencoba meluruskan berbagai misinformasi yang selama ini beredar mengenai kehidupan di Iran. Ratih mengungkapkan bahwa dirinya sudah berkali-kali mengunjungi berbagai kota besar di sana, mulai dari Teheran, Neyshabur, Mashhad, hingga Isfahan.

Dalam catatannya, Ratih menegaskan bahwa identitasnya sebagai seorang Muslim tidak menjadi penghalang untuk mengeksplorasi Iran, meski negara tersebut merupakan basis besar penganut Syiah.

Ia bahkan membagikan momen menyentuh saat berinteraksi dengan warga lokal.

"Me be like: Bolak-balik ke Iran, visiting Tehran, Neyshabur, Mashhad, Isfahan, bahkan sholat di mesjid Syiah di beberapa kota gak pernah ada masalah, justru mereka sangat welcome bahkan memelukku dan bilang kita sama, kita Islam," bebernya.

baca juga

Tudingan mengenai perbedaan kitab suci Alquran pun dibantahnya dengan tegas.

"Realitanya aku cocokkan dengan Quran digital yang sering aku baca di hpku sama kok, bahkan Quran mereka bagus-bagus dan wangi kali. Nggak tahu di mana letak beda Qurannya? Propaganda Barat lagi," ungkap Ratih.

Fakta di lapangan menunjukkan bahwa masyarakat Iran sangat menghargai persaudaraan sesama Muslim. Meski secara demografi sekitar 90–95 persen penduduknya menganut Syiah, kerukunan dengan minoritas Sunni tetap terjaga.

Ratih mengaku tetap bisa menjalankan ibadah dengan nyaman tanpa merasa terintimidasi sedikit pun.

Selain soal toleransi, keramah-tamahan warga lokal menjadi daya tarik yang jarang tersorot media internasional. Ratih mendeskripsikan penduduk Iran sebagai sosok yang sangat hangat terhadap orang asing.

"Mereka adalah orang-orang yang sangat baik, sangat welcome ke orang asing, bahkan mereka sangat excited untuk mengajak kita bicara, apalagi kalau udah bertamu ke rumah mereka, pulang-pulang pasti ngantuk dan perut full kekenyangan karena semua mereka suguhi," ceritanya.

Tak hanya soal interaksi sosial, Iran juga memiliki kekayaan kuliner yang sangat menggoda. Ratih bahkan memberikan daftar menu favorit yang wajib dicicipi oleh para wisatawan.

"Eh kalian wajib loh cobain kuliner lokal mereka ya, kesukaanku itu ada Fesenjan, khoresh bademjan, ghormeh shabzi, dan dessert-nya aku suka faloodeh," pungkasnya.

Kontributor : Tinwarotul Fatonah

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Iran Siapkan 7 Syarat Ketat ke AS Sebelum Membuka Kembali Jalur Pelayaran Selat Hormuz

Iran Siapkan 7 Syarat Ketat ke AS Sebelum Membuka Kembali Jalur Pelayaran Selat Hormuz

News | Minggu, 13 September 2026 | 12:07 WIB

Amerika Serikat Mulai Krisis Oli Mesin: Harga Melonjak Tajam hingga Dijatah di Ritel Raksasa

Amerika Serikat Mulai Krisis Oli Mesin: Harga Melonjak Tajam hingga Dijatah di Ritel Raksasa

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 11:25 WIB

Donald Trump Tuduh Iran Otaki Serangan Pipa Minyak Arab Saudi

Donald Trump Tuduh Iran Otaki Serangan Pipa Minyak Arab Saudi

News | Minggu, 13 September 2026 | 11:05 WIB

Arab Saudi Tutup Pipa Minyak Utama, Pasokan Anjlok ke Level Terendah dalam 3 Dekade

Arab Saudi Tutup Pipa Minyak Utama, Pasokan Anjlok ke Level Terendah dalam 3 Dekade

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 07:53 WIB

Iran dan Negara Arab Resmi Rancang Koridor Jalur Pelayaran Baru Selat Hormuz

Iran dan Negara Arab Resmi Rancang Koridor Jalur Pelayaran Baru Selat Hormuz

News | Minggu, 13 September 2026 | 09:05 WIB

Iran Berjuang Menjadi Anggota NDB BRICS Demi Lepas dari Sanksi Amerika Serikat

Iran Berjuang Menjadi Anggota NDB BRICS Demi Lepas dari Sanksi Amerika Serikat

News | Minggu, 13 September 2026 | 08:05 WIB

Donald Trump Sebut Perang Iran Segera Berakhir Usai Pemilu AS

Donald Trump Sebut Perang Iran Segera Berakhir Usai Pemilu AS

News | Minggu, 13 September 2026 | 07:25 WIB

Minus AS, Negara Teluk Temui Iran Negosiasi Pelayaran Selat Hormuz di Oman

Minus AS, Negara Teluk Temui Iran Negosiasi Pelayaran Selat Hormuz di Oman

News | Jum'at, 11 September 2026 | 16:08 WIB

Gara-gara Yaman, Konflik AS-Iran Masuki Babak yang Jauh Lebih Mengerikan

Gara-gara Yaman, Konflik AS-Iran Masuki Babak yang Jauh Lebih Mengerikan

News | Jum'at, 11 September 2026 | 11:25 WIB

Harga Minyak Meroket! Tembus Level Tertinggi Baru Akibat Perang AS-Iran

Harga Minyak Meroket! Tembus Level Tertinggi Baru Akibat Perang AS-Iran

Bisnis | Jum'at, 11 September 2026 | 08:29 WIB

Terkini

Siswi Yang Diduga Hilang Ingatan Karena Keracunan MBG Dirujuk ke RSCM, Ahli Turun Tangan

Siswi Yang Diduga Hilang Ingatan Karena Keracunan MBG Dirujuk ke RSCM, Ahli Turun Tangan

News | Senin, 14 September 2026 | 19:58 WIB

Dukung Tumbuh Kembang Anak Sungai Rebo, Kilang Plaju Salurkan PMT di Posyandu Asparagus

Dukung Tumbuh Kembang Anak Sungai Rebo, Kilang Plaju Salurkan PMT di Posyandu Asparagus

Sumsel | Senin, 14 September 2026 | 19:56 WIB

Kenali Identitas Bangsa Lewat Manuskrip: Perpusnas Gelar Pameran Merawat Ingatan Sepanjang September

Kenali Identitas Bangsa Lewat Manuskrip: Perpusnas Gelar Pameran Merawat Ingatan Sepanjang September

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 19:54 WIB

Kesaksian Pengasuh Daycare Little Aresha Bongkar Penipuan Fasilitas Anak

Kesaksian Pengasuh Daycare Little Aresha Bongkar Penipuan Fasilitas Anak

News | Senin, 14 September 2026 | 19:51 WIB

Sederet Pekerjaan Rumah Menkeu Suahasil: Fiskal Daerah Terjepit, MBG-KDMP Disorot

Sederet Pekerjaan Rumah Menkeu Suahasil: Fiskal Daerah Terjepit, MBG-KDMP Disorot

News | Senin, 14 September 2026 | 19:49 WIB

Lebih dari Beasiswa, PNM Bekali Anak Nasabah Mekaar Jadi Future Changemaker

Lebih dari Beasiswa, PNM Bekali Anak Nasabah Mekaar Jadi Future Changemaker

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 19:48 WIB

Kesegaran Komedi Pengusutan Misteri dalam Film 'The Sheep Detective'

Kesegaran Komedi Pengusutan Misteri dalam Film 'The Sheep Detective'

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 19:47 WIB

Asa Belum Padam, Operasi Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda Diperpanjang Tiga Hari

Asa Belum Padam, Operasi Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda Diperpanjang Tiga Hari

News | Senin, 14 September 2026 | 19:44 WIB

Gempa M 5,5 Guncang Banten: Benda Gantung Bergoyang, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

Gempa M 5,5 Guncang Banten: Benda Gantung Bergoyang, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

News | Senin, 14 September 2026 | 19:41 WIB

Suahasil ke Pelaku Pasar: Kebijakan Purbaya Soal APBN Tetap Dilanjut

Suahasil ke Pelaku Pasar: Kebijakan Purbaya Soal APBN Tetap Dilanjut

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 19:34 WIB

×