Rasa takut mulai menyebar di antara para karyawan, diperparah oleh rumor bahwa Byeong-gook mungkin belum benar-benar pergi dan masih bersembunyi di dalam gedung tersebut.
Di tengah situasi yang semakin tidak terkendali, Mi-rae, yang selama ini kerap menjadi sasaran perundungan dan dipandang sebelah mata oleh rekan-rekannya, mulai merasakan sesuatu yang berbeda.
Ia seolah menjadi lebih peka terhadap kehadiran sosok tak kasatmata yang bergerak diam-diam di antara bilik-bilik kerja.
Perasaan diawasi dan diikuti terus menghantuinya, membuat batas antara kenyataan dan ketakutan semakin kabur.
Dalam kondisi tertekan dan penuh ketidakpastian, Mi-rae harus menghadapi bukan hanya ancaman dari luar, tetapi juga pergolakan dalam dirinya sendiri, sementara misteri di balik hilangnya sang manajer perlahan mulai terkuak dengan cara yang tak terduga.
Kontributor : Anistya Yustika