- Seorang perempuan menyandera karyawati menggunakan golok di toko ponsel PS Store Medan pada 18 April 2026 lalu.
- Saksi di lokasi berhasil melumpuhkan pelaku setelah korban jatuh pingsan akibat syok ditodong senjata tajam tersebut.
- Manajemen dan keluarga korban mengonfirmasi peristiwa tersebut nyata, kini pelaku telah ditangani pihak Polsek Medan Kota.
Suara.com - Sebuah video yang memperlihatkan aksi penyanderaan di toko ponsel PS Store Medan viral di jagat maya.
Pelaku yang merupakan seorang customer perempuan berjilbab nekat menyandera seorang karyawati toko dari belakang menggunakan sebilah golok.
Dalam rekaman yang diunggah akun Instagram @psnews_medan pada Sabtu, 18 April 2026, suasana di dalam toko mendadak mencekam.
Pelaku berbaju merah muda tersebut tampak tanpa ragu mengunci leher korban. Lantaran syok dan ketakutan ditodong senjata tajam, korban akhirnya lemas dan ambruk ke lantai.
"Eh pingsan dia, pingsan dia, pingsan dia!" teriak panik seorang perempuan yang terekam dalam video saat melihat korban tak sadarkan diri.
Melihat kondisi tersebut, sejumlah pria yang juga ada di lokasi langsung bertindak cepat menyergap pelaku dan berusaha merebut paksa golok dari tangannya.
"Ambil HP-nya Gus, HP kita Gus," terdengar suara seseorang di tengah kekacauan saat mengamankan barang milik toko.
Berdasarkan keterangan resmi kronologi, pelaku awalnya datang dan bertingkah layaknya pembeli biasa. Dia bahkan sempat dilayani dengan baik oleh korban.
"Tidak ada perilaku yang mencurigakan, namun ketika security keluar dari toko, pelaku langsung melakukan aksinya mengeluarkan golok dari dalam tas dan menodongkan ke salah satu karyawati," tulis keterangan dalam video tersebut.
Lantaran riwayat toko yang kerap membuat konten prank, banyak warganet yang awalnya mengira video ini adalah rekayasa belaka. Namun, pihak manajemen dengan tegas membantah tudingan tersebut.
"Video ini real tidak ada setingan atau konten, pelaku sudah di tanganin Polsek Medan Kota," tulis akun @pstore_meedan di kolom komentar.
"Ini bukanlah konten lelucon ini fakta kejadian di toko, untuk apa mempermainkan nyawa orang lain astagfirullah," tambah akun @psnews_medan.
Kakak korban juga muncul di kolom komentar dan mengonfirmasi kejadian tersebut. Dia menyebutkan, adiknya dalam keadaan baik namun masih mengalami trauma. Dia juga memastikan tak akan berdamai dengan pelaku.
"Ini bener yaa.. Korbannya adik aku sendiri.. Tapi alhamdulillah anaknya baik-baik aja, biarpun masih trauma. Terima kasih buat PS Store Medan yang udah gercep dan menindaklanjuti, karena kami pihak keluarga tidak ingin berdamai," tulis akun @wdyock.