Kisah Para Anak Penderita Kanker

Bernard Chaniago

Kamis, 05 Mei 2016 | 12:34 WIB
  • Senyum gelak tawa mereka masih menghiasi keriuhan di setiap sudut ruang rumah singgah.
    Senyum gelak tawa mereka masih menghiasi keriuhan di setiap sudut ruang rumah singgah.
  • Ceria Dibalik Nestapa
    Ceria Dibalik Nestapa
  • Ceria Dibalik Nestapa
    Ceria Dibalik Nestapa
  • Ceria Dibalik Nestapa
    Ceria Dibalik Nestapa
  • Ceria Dibalik Nestapa
    Ceria Dibalik Nestapa
  • Ceria Dibalik Nestapa
    Ceria Dibalik Nestapa
  • Ceria Dibalik Nestapa
    Ceria Dibalik Nestapa
  • Ceria Dibalik Nestapa
    Ceria Dibalik Nestapa
  • Ceria Dibalik Nestapa
    Ceria Dibalik Nestapa
  • Ceria Dibalik Nestapa
    Ceria Dibalik Nestapa
  • Senyum gelak tawa mereka masih menghiasi keriuhan di setiap sudut ruang rumah singgah.
  • Ceria Dibalik Nestapa
  • Ceria Dibalik Nestapa
  • Ceria Dibalik Nestapa
  • Ceria Dibalik Nestapa
  • Ceria Dibalik Nestapa
  • Ceria Dibalik Nestapa
  • Ceria Dibalik Nestapa
  • Ceria Dibalik Nestapa
  • Ceria Dibalik Nestapa

Suara.com - Gelak canda penuh tawa terdengar riuh dari ruang dapur, rupanya para ibu dan relawan sedang mengisi waktu “ngobrol” dan memasak. Berbagai hal yang mereka bincangkan, dari sudut pintu dapur, Tata datang menghampiri lemari es, rupanya gadis kecil itu mengambil buah semangka dingin kegemarannya, disisi lain ibunda Tata sedang menyiapkan makan siang anaknya.

Tak lama, Iqbal datang menghampiri, dengan membawa mainan barunya berupa puzzle. Saat itu Ia baru saja menyelesaikan kelas belajarnya. Di ruang lain di lantai dua, anak-anak lain tengah asik bermain. Di sudut bilik kamar,  beberapa dari mereka ada juga yang sedang beristirahat usai menjalani kemoterapi. Seperti Rafli yang hening mendengarkan cerita dongeng dari sang relawan, Ibunda Rafli pun tampak sedang menyiapkan obat yang dilarutkan air bertadah sendok makan, matanya mulai berkaca-kaca saat menceritakan setiap detail proses pengobatan ala kemoterapi yang dijalani Rafli, rasa pilu penuh iba seraya menyertai ketika jarum suntik menembus tulang sumsum buah hatinya yang masih ranum itu, untuk diambil cairan sebagai mekanisme pemeriksaan di laboratorium. Disudut kamar lain, Ridho yang ditemani sang ibu tampak sibuk dengan mainan boneka Goovy lusuh kesayangannya.

Tata, Iqbal, Rafli, Ridho dan puluhan anak lainnya merupakan penderita kanker yang sedang menjalani perawatan berkala. Di rumah singgah berlantai dua di kawasan Salemba Jakarta, terdapat lah sebuah tempat bernama Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia (YKAKI). Yayasan yang berdiri pada 1 November 2006  silam ini telah menampung ratusan anak penderita kanker yang datang dari berbagai penjuru tanah air. Mereka datang dengan semangat ingin sembuh dari penyakit kanker yang menyerangnya dalam usia yang amat sangat dini. Tak ada alasan lain selain mereka ingin tumbuh dan menggapai cita-cita seperti anak-anak normal lainnya.

Menurut Data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan setiap tahun penderita kanker di dunia bertambah 6,25 juta orang, dan dari jumlah tersebut, 4 persen atau 250 ribu penderita adalah anak-anak (as per Feb 2011),  sementara 90.000 diantaranya meninggal akibat penyakit yang belum pernah ada obatnya ini. Data tahun 2015 versi Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mencatat, di Indonesia  diperkirakan setiap tahunnya terdapat 4.100 kasus kanker baru dengan penderita anak-anak diusia sekolah, sedangkan di Jakarta terdapat 650 kasus baru kanker yang menyerang anak-anak.

Hal ini menunjukkan bahwa kanker masih sebagai penyebab utama kematian pada anak di dunia. Kebanyakan jenis Kanker yang menyerang  pada anak-anak tersebut terbagi dalam 2, yakni “cair” (kanker darah/leukemia) dan “padat” (tumor padat). Salah satu indikatornya adalah jajanan dan lingkungan rumah serta sekolah yang tak sehat sebagai pemicu kanker pada anak-anak tersebut. Bahkan, WHO memperkirakan angka penderita kanker akan naik menjadi 19 juta orang pada tahun 2025. Lonjakan angka penderita kanker ini disebabkan oleh perubahan gaya hidup orang-orang di negara berkembang.

Kini, , wajah-wajah ceria Tata, Iqbal, Rafli, Ridho, Riski, Silvia, Rechy, Faturachman serta jutaan anak dibelahan dunia sana masih saja riang bermain,  layaknya anak-anak normal lain yang menghabiskan waktu kecilnya dengan ragam jenis permainan.  Senyum gelak tawa mereka masih menghiasi keriuhan di setiap sudut ruang rumah singgah, hingga suatu hari kelak, mereka tumbuh dewasa sambil membuka album kenangan masa kecil mereka bersama.

Foto & Teks : [suara.com/Kurniawan Mas’ud]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bukan Cuma Rokok, Ini Alasan Kanker Paru Masih Sulit Ditangani di Indonesia

Bukan Cuma Rokok, Ini Alasan Kanker Paru Masih Sulit Ditangani di Indonesia

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 10:17 WIB

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:10 WIB

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 16:48 WIB

Legenda Liverpool Kenny Dalglish Jalani Perawatan Kanker

Legenda Liverpool Kenny Dalglish Jalani Perawatan Kanker

Bola | Rabu, 03 Juni 2026 | 11:05 WIB

Liverpool Berduka, Kenny Dalglish Berjuang Melawan Kanker di Usia 75 Tahun

Liverpool Berduka, Kenny Dalglish Berjuang Melawan Kanker di Usia 75 Tahun

Bola | Selasa, 02 Juni 2026 | 20:50 WIB

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Terobosan Baru Penanganan Kanker Hati dan Pankreas Tanpa Bedah

Terobosan Baru Penanganan Kanker Hati dan Pankreas Tanpa Bedah

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 15:55 WIB

Gelar Laga Cepak Bola, Yayasan Pita Kuning Wujudkan Impian Pasien Kanker Anak

Gelar Laga Cepak Bola, Yayasan Pita Kuning Wujudkan Impian Pasien Kanker Anak

Entertainment | Minggu, 24 Mei 2026 | 11:58 WIB

Nyanyikan Lagu Nasional, Shanna Shannon Beri Semangat untuk Pejuang Kanker di Laga Cepak Bola 2026

Nyanyikan Lagu Nasional, Shanna Shannon Beri Semangat untuk Pejuang Kanker di Laga Cepak Bola 2026

Entertainment | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:24 WIB

Terkini

BBM B50 Resmi Mengaspal, Target Stop Impor Solar Makin Dekat

BBM B50 Resmi Mengaspal, Target Stop Impor Solar Makin Dekat

Foto | Kamis, 09 Juli 2026 | 18:30 WIB

Siap-Siap! Tarif Transjakarta Diusulkan Naik Jadi Rp5.000

Siap-Siap! Tarif Transjakarta Diusulkan Naik Jadi Rp5.000

Foto | Kamis, 09 Juli 2026 | 18:05 WIB

Aksi Berjalan di Atas Bara Api Warnai Perayaan Shejit Dewa Bumi di Bekasi

Aksi Berjalan di Atas Bara Api Warnai Perayaan Shejit Dewa Bumi di Bekasi

Foto | Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00 WIB

Usai Geledah Cafe di Cipete, Polisi Boyong 74 Kg Emas dari Sentul

Usai Geledah Cafe di Cipete, Polisi Boyong 74 Kg Emas dari Sentul

Foto | Kamis, 09 Juli 2026 | 06:30 WIB

Penggeledahan Kafe Cipete, Polisi Angkut Duit Rp67,2 M

Penggeledahan Kafe Cipete, Polisi Angkut Duit Rp67,2 M

Foto | Kamis, 09 Juli 2026 | 06:00 WIB

Program MBG Tersendat, Massa Turun ke Jalan Bawa Sayuran

Program MBG Tersendat, Massa Turun ke Jalan Bawa Sayuran

Foto | Rabu, 08 Juli 2026 | 18:33 WIB

Momen Prabowo dan PM India Narendra Modi Kunjungi Candi Prambanan

Momen Prabowo dan PM India Narendra Modi Kunjungi Candi Prambanan

Foto | Rabu, 08 Juli 2026 | 15:53 WIB

5 Tahun Putus, Jembatan Termanu Akhirnya Segera Dibangun Kembali

5 Tahun Putus, Jembatan Termanu Akhirnya Segera Dibangun Kembali

Foto | Rabu, 08 Juli 2026 | 09:00 WIB

Momen PM India Narendra Modi Pidato di Parlemen RI

Momen PM India Narendra Modi Pidato di Parlemen RI

Foto | Rabu, 08 Juli 2026 | 06:30 WIB

Angin Segar bagi Perajin Tahu Tempe, Pemerintah Gelontorkan Subsidi Kedelai Rp2.000/Kg

Angin Segar bagi Perajin Tahu Tempe, Pemerintah Gelontorkan Subsidi Kedelai Rp2.000/Kg

Foto | Selasa, 07 Juli 2026 | 18:20 WIB

×