Menanti Jadi PPPK, Nasib Pol PP di Pemkab Garut Belum Jelas

Suara Garut

Sabtu, 22 Juli 2023 | 20:02 WIB
Menanti Jadi PPPK, Nasib Pol PP di Pemkab Garut Belum Jelas
Pol PP di Pemkab Garut tengah menanti status untuk menjadi PPPK.

SUARA GARUT - Pemerintah Pusat terus berupaya menyelesaikan pegawai non PNS dengan mengangkatnya sebagai PPPK, terutama untuk tenaga guru dan kesehatan. 

Namun nasib ribuan anggota Polisi Pamong Praja  (Pol PP) non PNS di berbagai daerah hingga kini masih belum jelas nasibnya.

Termasuk sebanyak 307 personel Pol PP non PNS yang mengabdikan dirinya di lingkungan Pemerintah Kabupaten Garut, Jawa Barat, mereka belum mendapat kepastian

DPD Forum Komunikasi Bantuan Polisi Pamong Praja Nusantara (FKBPPPN) Kabupaten Garut akan terus memperjuangkan nasib para penegak Perda Garut itu

Ketua DPD FK-BPPPN Kabupaten Garut Bhenny Novara, menjelaskan, pengawalan terhadap nasib para personel Pol PP ini fokus pada permasalahan pemetaan hasil dari pendataan yang dilakukan oleh BKN dan Kemendagri selaku instansi Pembina Polisi Pamong Praja.

"Kami terus berjuang mengupayakan nasib ribuan tenaga Pol PP Non PNS yang hingga saat ini diketahui belum ada kejelasannya, didasarkan pada amanat yang tercantum dalam UU Nomor 23 Tahun 2014 Pasal 256 Ayat 1 dan 2 tentang pemerintah Daerah," katanya, Sabtu, 22 Juli 2023.

Lanjutnya dalam undang-undang tersebut dinyatakan bahwa mereka yang memenuhi persyaratan akan diangkat menjadi PNS dan  Satpol PP merupakan jabatan fungsional PNS.

"Kami berada di dalamnya atas dasar lamanya pengabdian yang telah ditunaikan," ujar Bhenny,

Ia menyatakan, hingga saat ini Kemendagri selaku instansi pembina belum menyampaikan tindak lanjut terhadap hasil pemetaan data Pol PP non PNS seluruh Indonesia.

"FK-BPPPN berharap dan mendorong Kemendagri agar dapat memberikan jawaban pasti dalam penyelesaian peningkatan status Pol PP non PNS Kabupaten Garut dan rekan-rekan yang tersebar di berbagai daerah provinsi, kab/kota di seluruh Indonesia," katanya.

Menurutnya, tenaga Pol PP non PNS itu tidak mau diberikan harapan yang tidak jelas. Karenanya pihaknya terus berupaya mengawal Kemendagri untuk menangani secara serius tentang permasalahan Pol PP tersebut.

”Kami meminta dan mendesak agar Kemendagri dapat lebih serius lagi dalam menangani permasalahan penyelesaian peningkatan status tenaga Pol PP non PNS seluruh Indonesia,” tegasnya.

Ia pun percaya bahwa unsur pemerintah pusat bersama kementerian terkait, akan berlaku adil dan penuh pertimbangan dalam menjalankan tugas dengan profesional, arif, dan bijaksana,

Termasuk katanya, Tito Karnavian selaku Mendagri yang notabene sebagai orang tua dari personel Pol PP non PNS seluruh Indonesia.

”Kami juga meyakini beliau pasti lebih paham tentang regulasi serta beban risiko kerja penegakan perda/perkada itu seperti apa, dan kami menunggu kabar baik ini secepatnya, karena kami selama ini bertugas menjalankan Tupoksi Pol PP,” ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pinjaman Fiktif Mencuat, PNM Singgung Soal Pandemi, Sebabnya Ini

Pinjaman Fiktif Mencuat, PNM Singgung Soal Pandemi, Sebabnya Ini

| Sabtu, 22 Juli 2023 | 13:15 WIB

Ditagih Utang Oleh PNM, Warga Ungkap Kronologi Pinjaman Fiktif di Garut

Ditagih Utang Oleh PNM, Warga Ungkap Kronologi Pinjaman Fiktif di Garut

| Sabtu, 22 Juli 2023 | 08:02 WIB

Prof Rossanto Dwi Handoyo Angkat Bicara Soal Kebijakan PPPK Part Time, Begini Katanya

Prof Rossanto Dwi Handoyo Angkat Bicara Soal Kebijakan PPPK Part Time, Begini Katanya

| Sabtu, 22 Juli 2023 | 07:00 WIB

Terkini

Emas Melesat, Perak Menggila! Ini Pemicu Lonjakan Harga Logam Mulia Hari Ini

Emas Melesat, Perak Menggila! Ini Pemicu Lonjakan Harga Logam Mulia Hari Ini

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 23:13 WIB

Intip Harta Kekayaan Dadan Hindayana yang Capai Rp9 Miliar

Intip Harta Kekayaan Dadan Hindayana yang Capai Rp9 Miliar

Banten | Kamis, 04 Juni 2026 | 23:00 WIB

Klasemen Grup A Piala AFF U-19: Indonesia Sapu Bersih, Tapi Masih di Bawah Vietnam

Klasemen Grup A Piala AFF U-19: Indonesia Sapu Bersih, Tapi Masih di Bawah Vietnam

Bola | Kamis, 04 Juni 2026 | 22:55 WIB

Mengapa Kasus Noven Mandek Bertahun-tahun?

Mengapa Kasus Noven Mandek Bertahun-tahun?

Bogor | Kamis, 04 Juni 2026 | 22:49 WIB

Siap Bahas Revisi UU Pemilu, Komisi II DPR Bakal Safari Minta Masukan Partai Politik

Siap Bahas Revisi UU Pemilu, Komisi II DPR Bakal Safari Minta Masukan Partai Politik

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 22:41 WIB

Bandung Raya Siaga Satu! TPA Sarimukti Diprediksi Penuh Total Oktober 2026

Bandung Raya Siaga Satu! TPA Sarimukti Diprediksi Penuh Total Oktober 2026

Jabar | Kamis, 04 Juni 2026 | 22:37 WIB

AJI dan PBHI Soroti Batalyon Teritorial Pembangunan: Demokrasi Dipersempit, Pers Terancam Dibungkam

AJI dan PBHI Soroti Batalyon Teritorial Pembangunan: Demokrasi Dipersempit, Pers Terancam Dibungkam

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 22:33 WIB

Istana Jadwalkan Pelantikan Pimpinan BGN Nanik S Deyang Dkk Pekan Depan

Istana Jadwalkan Pelantikan Pimpinan BGN Nanik S Deyang Dkk Pekan Depan

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 22:27 WIB

Prasetyo Hadi Ungkap Alasan Prabowo Pilih Nanik S Deyang Pimpin BGN

Prasetyo Hadi Ungkap Alasan Prabowo Pilih Nanik S Deyang Pimpin BGN

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 22:23 WIB

Pangkas Waktu ke Palabuhanratu, Jalan Malasari-Cianten Bakal Ditembuskan ke Sukabumi

Pangkas Waktu ke Palabuhanratu, Jalan Malasari-Cianten Bakal Ditembuskan ke Sukabumi

Jabar | Kamis, 04 Juni 2026 | 22:12 WIB