Aborsi Bisa Sebabkan Endometriosis?

Rabu, 31 Desember 2014 | 16:53 WIB
Aborsi Bisa Sebabkan Endometriosis?
Ilustrasi. (Shutterstock)

Suara.com - Seseorang yang pernah menjalani aborsi berpotensi mengalami penipisan dinding rahim yang menyebabkan endometriosis hingga kemandulan. Semakin sering Anda melakukan aborsi, maka semakin besar kerugian yang akan Anda derita.

Tak hanya itu, seperti dilansir dari medicmagic.com, aborsi berulang akan membuat kesuburan perempuan terganggu sehingga sulit memiliki anak di kemudian hari.

Sering karena peralatan tidak lengkap ataupun tenaga medis yang tidak professional, aborsi bisa membahayakan jiwa pasien. Jika dilakukan oleh dokter yang tidak berpengalaman juga bisa menyebabkan komplikasi serius seperti gangguan pada uterus.

Jika sudah terkena endometriosis maka Anda harus mengonsumsi sederet obat-obatan untuk menyembuhkannya. Meski demkian, pengobatan endometriosis pun harus disesuaikan dengan tingkat keparahan penyakit, usia pasien, dan kondisi kesuburan. (Medic Magic)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI