BPOM Temukan Jajanan Berbahaya di Sekolah Ini

Ririn Indriani

Senin, 13 April 2015 | 14:39 WIB
BPOM Temukan Jajanan Berbahaya di Sekolah Ini
Ilustrasi jajanan berbahaya di sekolah. (Foto: Antara/Asep Fathulrahman)
Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) DKI Jakarta menemukan jajanan berbahaya saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di SDN 9, SDN 10, SDN 11 dan SMPN 74, yang berada di Rawamangun, Jakarta Timur.

"Kami menemukan jajanan berupa puding yang positif mengandung pewarna kuning metanil," kata Kepala BPOM DKI Jakarta Dewi Prawitasari di lokasi sidak, Jakarta, Senin (13/4/2015).

Ia mengatakan puding tersebut didapatkan dari sebuah kantin di kawasan SMPN 74 itu berbahaya bila dikonsumsi, terutama untuk anak-anak.

"Kuning metanil biasanya dipakai untuk pewarna tekstil, kertas maupun cat. Jika dikonsumsi, pewarna ini bisa mengakibatkan kerusakan hati, ginjal, kanker kandung kemih dan gangguan hati," ungkap Dewi.

Dalam sidak kali ini, BPOM DKI Jakarta memeriksa total 22 sampel jajanan, di mana 10 sampel diambil dari kantin SMPN 74 dan sisanya dari kantin yang berlokasi di SD.

"Untuk sampel yang dikumpulkan secara acak dari tiga kantin yang ada di SD, semuanya menunjukkan hasil negatif," tuturnya.

Ada pun makanan yang dijadikan sampel adalah tahu goreng, cilok, bakso, minuman, sate kikil, risol isi bayam, serta puding dan lain-lain.

Sebagai tindak lanjut hasil sidak ini, kata Dewi, BPOM akan meminta pihak SMPN 74 untuk memberikan peringatan kepada pedagang yang menjual puding yang mengandung bahan berbahaya.

Teguran Menanggapi hasil temuan BPOM, Wakil Kepala SMPN 74 Dimpan Sihombing menyatakan berjanji akan memberikan teguran kepada yang pedagang yang bersangkutan.

"Pedagang yang menjual makanan berbahaya akan kami beri teguran dan peringatan agar tidak lagi menjual makanan berbahaya. Kami tidak ingin anak-anak menjadi sakit karena jajanan itu," tegasnya.

Sementara penjual makanan berbahan pewarna berbahaya mengaku dia mendapatkan puding seharga Rp2.000 per buah itu dari pemasok.

"Puding itu saya dapatkan dari pemasok dan selama saya jual cukup disukai oleh anak-anak," ujar pedagang yang dipanggil Mama Dea oleh para siswa.

Dalam sidak ini, BPOM DKI Jakarta bekerja sama dengan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). Selain melakukan pemeriksaan makanan, BPOM juga melakukan sosialisasi tentang jajanan-jajanan yang tidak layak dikonsumsi kepada para murid serta para guru. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Air Tanah Dekat Pabrik Nata de Coco Berbahan Pupuk Tercemar

Air Tanah Dekat Pabrik Nata de Coco Berbahan Pupuk Tercemar

News | Kamis, 02 April 2015 | 06:05 WIB

Pemilik: Buat Nata de Coco Pakai Pupuk Itu Sudah Biasa

Pemilik: Buat Nata de Coco Pakai Pupuk Itu Sudah Biasa

News | Kamis, 02 April 2015 | 06:04 WIB

Begini Cara Membuat Nata de Coco Bercampur Pupuk di Yogyakarta

Begini Cara Membuat Nata de Coco Bercampur Pupuk di Yogyakarta

News | Kamis, 02 April 2015 | 05:59 WIB

Waspada Nata de Coco Berbahan Pupuk Kimia ada di Bekasi & Bogor

Waspada Nata de Coco Berbahan Pupuk Kimia ada di Bekasi & Bogor

News | Kamis, 02 April 2015 | 06:00 WIB

Terkini

Momen Hangat Rudy Susmanto di Balai Kesejahteraan Sosial: Dari Beri Makan Warga hingga Cek Fasilitas

Momen Hangat Rudy Susmanto di Balai Kesejahteraan Sosial: Dari Beri Makan Warga hingga Cek Fasilitas

Jabar | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Massa Pati Dikecam Ojol usai Tinggalkan Aksi DPR, Botok Buka Suara

Massa Pati Dikecam Ojol usai Tinggalkan Aksi DPR, Botok Buka Suara

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Masih Terus Melawan

Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Masih Terus Melawan

Video | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Cerita Suara Dentuman Kagetkan Warga Pandeglang: Rumah Hancur Meledak, Penghuni Berhamburan

Cerita Suara Dentuman Kagetkan Warga Pandeglang: Rumah Hancur Meledak, Penghuni Berhamburan

Banten | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:31 WIB

AMPB Akhirnya Minta Maaf ke Ojol Usai Dikecam karena Tinggalkan Massa Aksi di Jakarta

AMPB Akhirnya Minta Maaf ke Ojol Usai Dikecam karena Tinggalkan Massa Aksi di Jakarta

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Perang 400 Anggota Gangster Pecah di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Satu Orang Terluka Bacok

Perang 400 Anggota Gangster Pecah di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Satu Orang Terluka Bacok

Jabar | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata

Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Revaldo Kembali Tergiur Narkoba Setelah Bertemu Pemasok di Bogor

Revaldo Kembali Tergiur Narkoba Setelah Bertemu Pemasok di Bogor

Bogor | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Demo DPR Ricuh, Polisi Bubarkan Massa dengan Gas Air Mata

Demo DPR Ricuh, Polisi Bubarkan Massa dengan Gas Air Mata

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Palmerah Membara: Pospol Petamburan Dikabarkan Dibakar Massa, Gas Air Mata Pecah Berkali-kali

Palmerah Membara: Pospol Petamburan Dikabarkan Dibakar Massa, Gas Air Mata Pecah Berkali-kali

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:12 WIB

×