Kemenkes Bantu Riau Tiga Juta Ton Makanan

Ardi Mandiri | Suara.com

Minggu, 20 September 2015 | 01:17 WIB
Kemenkes Bantu Riau Tiga Juta Ton Makanan
Kabut asap di kota Pekanbaru. (Antara/Rony Muharrman)

Suara.com - Kementerian Kesehatan RI menyatakan sudah memberikan bantuan kepada Provinsi Riau yang tengah dalam kondisi darurat asap berupa makanan sebanyak tiga juta ton untuk bayi, balita, dan ibu hamil.

"Kita nambah juga dari pusat, kita berikan makanan untuk bayi, ibu hamil, balita. Sudah dikrim, mungkin lagi dalam perjalanan tiga juta ton makanan, setengah ton obat-obatan, dua tenda poliklinik, dan 14 orang tenaga kesehatan dokter spesialis," kata Sekretaris Jenderal Kemenkes Dr Untung di Pekanbaru, Sabtu malam.

Kemenkes sendiri datang ke Pekanbaru dalam rangka meninjau posko kesehatan yang dilaporkan telah didirikan di beberapa titik. Pada kesempatan itu, pihaknya juga telah mengunjungi dua diantara tujuh posko yang ada di Pekanbaru.

Keduanya adalah di depan Pasar Sukaramai Jalan Sudirman dan di Gelanggang Olahraga Tribuwana Jalan Diponegoro Pekanbaru. Sekjen mengunjunginya bersama Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar.

Menteri Siti mengatakan bahwa Sekjen Kemenkes diajak ke Riau karena lembaga tersebut dianggap yang mengerti secara teknis untuk penanganannya.

Menurut dia, di Riau, hal terpenting adalah bagaimana masyarakat yang membutuhkan pada situasi krisis ini, tahu ke mana harus mendapatkan pelayanan seperti adanya posko kesehatan.

"Sekarang di Riau yang perlu itu adalah soal kesehatan, makanya saya juga mengajak Sekjen Kementerian Kesehatan untuk hadir dan melihat langsung ke lapangan," katanya.

Siti Nurbaya dan Dr Untung mendarat di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Sabtu, pukul 18.30 WIB, langsung disambut Pelaksana Tugas Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman.

Kedatangan itu disambut dengan jamuan makan malam di VIP SSK II Pekanbaru bersama dengan petinggi Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Riau, seperti dari Korem 031 Wirabima, AURI, dan Kepolisian Daerah Riau.

Plt Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman mengatakan bahwa saat ini yang dibutuhkan daerahnya adalah bantuan kesehatan. Untuk penanggulangan dan pemadaman api dikatakannya bahwa kebakaran banyak terjadi di Sumatera Selatan dan Jambi. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kabut Asap Landa Banda Aceh, Warga Sesak Napas

Kabut Asap Landa Banda Aceh, Warga Sesak Napas

News | Sabtu, 19 September 2015 | 23:36 WIB

Kabut Asap Sebabkan Penurunan Jumlah Penerbangan

Kabut Asap Sebabkan Penurunan Jumlah Penerbangan

News | Sabtu, 19 September 2015 | 18:17 WIB

Kementerian KLH: 99 Persen Kebakaran Hutan Disebabkan Manusia

Kementerian KLH: 99 Persen Kebakaran Hutan Disebabkan Manusia

News | Sabtu, 19 September 2015 | 10:31 WIB

Jumlah Titik Panas di Riau Melonjak Jadi 116

Jumlah Titik Panas di Riau Melonjak Jadi 116

News | Sabtu, 19 September 2015 | 01:17 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB