Genicular Nerve Block, Atasi Nyeri Lutut Tanpa Operasi

Minggu, 23 Oktober 2016 | 20:03 WIB
Genicular Nerve Block, Atasi Nyeri Lutut Tanpa Operasi
Ilustrasi nyeri lutut. [shutterstock]

Suara.com - Nyeri lutut adalah masalah kesehatan yang umum dijumpai berbagai usia. Penyebabnya bisa bermacam-macam, mulai dari cedera saat berolahraga, kecelakaan, obesitas, hingga proses penuaan yang tak dapat dicegah. Tentu saja hal ini tak hanya menimbulkan rasa tak aman, namun juga menurunkan produktivitas dan kualitas hidup penderita.

Disampaikan, spesialis bedah saraf, Mahdian Nur Nasution dari Klinik Nyeri dan Tulang Belakang Jakarta, penanganan nyeri lutut biasanya dilakukan dengan pemberian obat-obatan, terutama obat anti inflamasi nonsteroid, yang digadang-gadang dapat memicu efek samping pada saluran cerna, jantung dan ginjal.

Ada pula teknik lain yakni prosedur operasi dan penggantian sendi, dengan persiapan dan masa penyembuhan yang memakan waktu dan biaya yang tak sedikit.

"Nggak semua orang mau lututnya diganti. Operasi risikonya juga tinggi, apalagi untuk pasien dengan penyakit metabolik seperti diabetes dan jantung. Hal ini cukup berisiko," ujar Mahdian, pada temu media di Jakarta, Minggu (23/10/2016).

Untungnya kini ada terapi baru untuk menangani nyeri kronis pada lutut, yang dinamakan genicular nerve block and ablation. Mahdian menuturkan bahwa penanganan ini mulai digunakan di berbagai negara maju dalam menangani nyeri lutut kronis.

"Terapi ini menggunakan radiofrekuensi, sehingga efek samping minimal dan pasien dapat cepat kembali beraktivitas setelah prosedur dilakukan," ujarnya.

Lalu bagaimana cara kerja terapi ini? Mahdian menjelaskan, tiga dari enam saraf-saraf genicularis pada lutut yang berfungsi menghantarkan nyeri akan dibaalkan melalui pemanasan saraf menggunakan radiofrekuensi sehingga rasa nyeri bisa ditekan.

"Sebelumnya akan dilakukan anestesi lokal untuk mendeteksi apakah tindakan ablasi akan efektif meredakan nyeri yang diderita pasien. Barulah selanjutnya dilakukan pembaalan menggunakan radiofrequency dengan tingkat panas tertentu," tambahnya

Tak seperti tindakan operasi, metode genicular nerve block & ablation ini, kata Mahdian, dapat dilakukan tanpa rawat inap. Sehingga pasien tidak membutuhkan biaya tambahan, dan dapat langsung beraktivitas setelahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI