Polusi Ozon Penyebab Serangan Jantung, Darah Tinggi dan Stroke?

Chaerunnisa | Risna Halidi | Suara.com

Rabu, 19 Juli 2017 | 11:02 WIB
Polusi Ozon Penyebab Serangan Jantung, Darah Tinggi dan Stroke?
Ilustrasi serangan jantung (Shutterstock)

Suara.com - Sebuah studi terbaru menunjukkan, paparan polusi ozon telah dikaitkan dengan gangguan fungsi paru-paru, serta dapat menyebabkan penyakit kardiovaskular seperti serangan jantung, tekanan darah tinggi, dan stroke.

Studi melibatkan 89 orang dewasa dengan kondisi kesehatan baik yang tinggal di Kota Changsha Cina. Selama satu tahun penelitian, responden penelitian menunjukkan aktivasi platelet darah dan peningkatan tekanan darah, menunjukkan kemungkinan mekanisme ozon dapat memengaruhi kesehatan kardiovaskular.

Paparan ozon (gas rumah kaca yang kuat dan polutan udara yang meluas di banyak kota besar), telah lama dikaitkan dengan efek kesehatan yang merugikan pada anak-anak dan orang dewasa.

Ozon merupakan polutan yang terbentuk melalui reaksi kimia yang terjadi saat sinar matahari berinteraksi dengan nitrogen oksida dan senyawa organik lainnya yang dihasilkan pembakaran batu bara, knalpot kendaraan, dan beberapa sumber alami lainnya.

"Kami tahu bahwa ozon dapat merusak sistem pernapasan, mengurangi fungsi paru-paru, dan menyebabkan serangan asma," kata penulis studi Junfeng Zhang, dari Duke dan Duke Kunshan University.

"Di sini, kami ingin mengetahui apakah ozon memengaruhi aspek kesehatan manusia lainnya, khususnya sistem kardiovaskular," sambungnya.

Dalam studi tersebut, Zhang dan rekannya memantau tingkat ozon indoor dan outdoor bersama polutan lainnya. Pada empat interval, tim peneliti mengambil sampel darah dan urine partisipan dan menggunakan tes pernapasan yang disebut spirometri untuk memeriksa satu set faktor yang dapat menyebabkan penyakit kardiovaskular dan pernapasan.

Tim meneliti peradangan dan stres oksidatif, kekakuan arteri, tekanan darah, faktor pembekuan dan fungsi paru pada peserta.

Mereka mencatat aktivasi platelet darah, yang merupakan faktor risiko pembekuan darah, dan peningkatan tekanan darah, menunjukkan kemungkinan mekanisme di mana ozon dapat memengaruhi kesehatan kardiovaskular.

Efek ini ditemukan dengan paparan ozon lebih rendah daripada yang memengaruhi kesehatan pernapasan, dan lebih rendah dari standar kualitas udara Environmental Protection Agency (EPA) AS pada saat ini.

"Studi ini menunjukkan bahwa standar untuk paparan ozon yang aman harus memperhitungkan pengaruhnya terhadap risiko penyakit kardiovaskular," kata Zhang.

"Studi ini memberikan dukungan mekanistik terhadap hubungan yang diamati sebelumnya antara paparan ozon tingkat rendah dan hasil penyakit kardiovaskular," lanjutnya.

Penelitian dilakukan tim dari Duke University, Universitas Tsinghua, Universitas Duke Kunshan dan Universitas Peking dan dipublikasikan dalam jurnal AS JAMA Internal Medicine. (Zeenews)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Stroke, Tak Perlu Minum Obat Pengencer Darah Lagi, Lakukan Ini

Stroke, Tak Perlu Minum Obat Pengencer Darah Lagi, Lakukan Ini

Health | Jum'at, 07 Juli 2017 | 16:01 WIB

Awas! Kebisingan Kota Bisa Picu Masalah Jantung yang Serius

Awas! Kebisingan Kota Bisa Picu Masalah Jantung yang Serius

Health | Selasa, 27 Juni 2017 | 11:06 WIB

Tiga Penyakit Ini Bisa Sembuh dengan Menikah, Apa Saja?

Tiga Penyakit Ini Bisa Sembuh dengan Menikah, Apa Saja?

Lifestyle | Jum'at, 09 Juni 2017 | 19:47 WIB

Terus Terpapar Polusi, Picu Serangan Jantung

Terus Terpapar Polusi, Picu Serangan Jantung

Health | Sabtu, 27 Mei 2017 | 11:52 WIB

Polusi Udara di Asia Mencemaskan

Polusi Udara di Asia Mencemaskan

News | Kamis, 18 Mei 2017 | 03:18 WIB

Awas, Polusi Bisa Picu Kanker Jenis Ini

Awas, Polusi Bisa Picu Kanker Jenis Ini

Health | Minggu, 30 April 2017 | 20:52 WIB

Terkini

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:46 WIB

Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia

Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 10:53 WIB

4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius

4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:58 WIB

Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya

Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:20 WIB

Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya

Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:06 WIB