Difteri Picu Kematian dalam Lima Hari, Ini Dia Gejalanya

Chaerunnisa, Firsta Nodia

Rabu, 06 Desember 2017 | 16:34 WIB
Difteri Picu Kematian dalam Lima Hari, Ini Dia Gejalanya
Ilustrasi anak mengidap difteri (Shutterstock)

Suara.com - Data yang dihimpun Kementerian Kesehatan pada Januari-November 2017 melaporkan adanya 593 kasus difteri pada 95 kabupaten/kota dalam 20 provinsi. Dari keseluruhan jumlah tersebut, sebanyak 32 kasus berujung kematian.

Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi Dinkes Jawa Barat Yus Ruseno mengungkapkan, difteri dapat menyebabkan kematian yang sangat cepat yakni hanya berselang dua hingga lima hari setelah terinfeksi. Itu sebabnya, orang dengan gejala menyerupai difteri harus segera mendapatkan penanganan dokter sesegera mungkin.

Gejala difteri, kata dia, berupa demam kurang dari 38 derajat celcius, disertai selaput tipis keabu-abuan pada tenggorokan yang tidak mudah lepas namun mudah berdarah.

"Ciri-ciri khasnya itu ada selaput putih di tenggorokan. Jadi kalau merasa demam disertai radang tenggorok coba perhatikan ada selaput putihnya nggak," ujar dia pada temu media di Jakarta, Rabu (6/12/2017).

Yus menambahkan, jika ada anggota keluarga yang tertular difteri maka seluruh anggota keluarga lainnya maupun orang terdekat harus segera diperiksa oleh dokter untuk mendapatkan pengobatan difteri dan memutus rantai penularan.

"Jadi kalau ada satu kasus difteri, dinkes akan cari kontak erat pasien seperti keluarga, teman kerja atau teman sekolah. Mereka akan diberi obat sehingga tidak tertular difteri, karena penularan virus ini sangat cepat," tambah dia.

Difteri sendiri bisa menyebabkan kematian karena menghambat jalan napas pasien dan memicu gagal ginjal. Untuk mencegah perburukan, biasanya pasien, kata Yus akan diberi obat anti difteri serum sehingga nyawanya dapat tertolong.

"Jalan satu-satunya adalah imunisasi. Karena dengan imunisasi kekebalan tubuh bisa terbentuk dan terhindar dari penyakit ini," tandasnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Penyebab Utama Difteri Kembali Mewabah di Indonesia

Penyebab Utama Difteri Kembali Mewabah di Indonesia

Health | Rabu, 06 Desember 2017 | 16:18 WIB

Cegah Difteri Meluas, Kemenkes Gelar Imunisasi Serentak

Cegah Difteri Meluas, Kemenkes Gelar Imunisasi Serentak

Health | Rabu, 06 Desember 2017 | 15:09 WIB

Awas! Difteri Bisa Ancam Nyawa Jika Tidak Segera Ditangani

Awas! Difteri Bisa Ancam Nyawa Jika Tidak Segera Ditangani

Health | Selasa, 05 Desember 2017 | 10:59 WIB

IDAI: KLB Difteri Tanda Imunisasi Nasional Tak Mencapai Target

IDAI: KLB Difteri Tanda Imunisasi Nasional Tak Mencapai Target

Health | Sabtu, 02 Desember 2017 | 15:14 WIB

Terkini

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:00 WIB

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:32 WIB