IDAI: KLB Difteri Tanda Imunisasi Nasional Tak Mencapai Target

Dythia Novianty, Firsta Nodia

Sabtu, 02 Desember 2017 | 15:14 WIB
IDAI: KLB Difteri Tanda Imunisasi Nasional Tak Mencapai Target
Ilustrasi imunisasi. (Shutterstock)

Suara.com - Difteri merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh kuman Corynebacterium diphtheriae. Kasus infeksi ini mudah menular dan berbahaya karena dapat menyebabkan kematian. Meski sudah ada vaksin DPT untuk mencegah terjadinya difteri, baru-baru ini data yang dirilis oleh Public Health Emergency Operating Center (PHEOC) Kementerian Kesehatan menunjukkan bahwa kasus difteri terdeteksi di 23 provinsi per November 2017.

Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dalam pernyataan tertulisnya menyampaikan bahwa kejadian luar biasa yang terjadi di Jawa Timur dan secara sporadik di daerah lain (Pontianak dan Banjarmasin), merupakan indikator bahwa program imunisasi nasional tidak mencapai sasaran.

"Dalam menghadapi dan mengatasi masalah difteri, kita harus memperbaiki pelaksanaan program imunisasi secara menyeluruh. Hal tersebut penting untuk mendapat perhatian yang serius dari semua kalangan kesehatan, khususnya dokter spesialis anak," bunyi pernyataan tertulis IDAI, Sabtu (2/12/2017).

Merebaknya kasus difteri menimbulkan tanda tanya tersendiri di kalangan masyarakat. Mengingat vaksin DPT dimasukkan dalam program imunisasi nasional. IDAI pun mengungkap beberapa analisis situasi yang menyebabkan difteri kembali merebak dan termasuk kejadian luar biasa di Indonesia.

"Pertama, cakupan imunisasi gagal mencapai target. Analisis kedua, imunisasi gagal membentuk antibodi secara maksimal pada anak," kata IDAI.

Sebagai langkah penanggulangan, IDAI menghimbau agar masyarakat mengenali gejala difteri. Kondisi ini merujuk pada nyeri tenggorokan disertai suara berbunyi seperti mengorok khususnya pada anak berusia 15 tahun. Jika menemukan anak dengan kondisi ini, segera bawa ke fasilitas kesehatan terdekat.

"Anak harus segera dirawat di rumah sakit apabila dicurigai menderita difteria agar segera mendapat pengobatan dan pemeriksaan laboratorium untuk memastikan apakah anak benar menderita difteria," tambah IDAI.

Untuk memutuskan rantai penularan, seluruh anggota keluarga serumah juga harus segera diperiksa oleh dokter. Hal ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada anggota keluarga lain yang juga menderita atau karier pembawa kuman difteri agar juga mendapat pengobatan.

"Anggota keluarga yang telah dinyatakan sehat, segera dilakukan imunisasi DPT. Apabila belum pernah mendapat DPT, diberikan imunisasi primer DPT tiga kali dengan interval masing-masing 4 minggu. Apabila imunisasi belum lengkap segera dilengkapi. Apabila telah lengkap imunisasi primer, perlu ditambah imunisasi DPT ulangan satu kali," tambah pernyataan tertulis tersebut.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Imunisasi Campak Rubella Lampaui Target

Imunisasi Campak Rubella Lampaui Target

Health | Minggu, 15 Oktober 2017 | 14:01 WIB

Vaksin Rubella Belum Sertifikasi Halal? PPP Angkat Bicara

Vaksin Rubella Belum Sertifikasi Halal? PPP Angkat Bicara

Health | Minggu, 15 Oktober 2017 | 08:20 WIB

Cakupan Imunisasi MR Rendah, Jakarta Targetkan Penghuni Apartemen

Cakupan Imunisasi MR Rendah, Jakarta Targetkan Penghuni Apartemen

News | Kamis, 05 Oktober 2017 | 07:05 WIB

Anak Biduran, Bolehkah Imunisasi MR?

Anak Biduran, Bolehkah Imunisasi MR?

Health | Kamis, 31 Agustus 2017 | 12:37 WIB

Demam Usai Imunisasi, Apa yang Harus Dilakukan?

Demam Usai Imunisasi, Apa yang Harus Dilakukan?

Health | Jum'at, 25 Agustus 2017 | 14:50 WIB

Beredar Kabar Anak Lumpuh Usai Vaksin MR, Apa Kata Menkes?

Beredar Kabar Anak Lumpuh Usai Vaksin MR, Apa Kata Menkes?

Health | Selasa, 15 Agustus 2017 | 10:32 WIB

Terkini

9 Tinted Sunscreen untuk Samarkan Noda dan Ratakan Warna Kulit

9 Tinted Sunscreen untuk Samarkan Noda dan Ratakan Warna Kulit

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 13:15 WIB

Siap Gerakkan Buruh Pasang Badan untuk Prabowo, Said Iqbal: Jangan Coba-coba Jatuhkan Presiden!

Siap Gerakkan Buruh Pasang Badan untuk Prabowo, Said Iqbal: Jangan Coba-coba Jatuhkan Presiden!

News | Sabtu, 07 November 2026 | 13:14 WIB

4 Zodiak yang Paling Perhitungan dan Detail saat Bayar Split Bill, Tidak Mau Ada yang Terlewat

4 Zodiak yang Paling Perhitungan dan Detail saat Bayar Split Bill, Tidak Mau Ada yang Terlewat

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 13:11 WIB

PPPK Paruh Waktu Pemkot Pekanbaru Berpeluang Jadi Penuh Waktu

PPPK Paruh Waktu Pemkot Pekanbaru Berpeluang Jadi Penuh Waktu

Riau | Sabtu, 07 November 2026 | 13:06 WIB

Kementerian ESDM Serahkan Lahan Bekas Tambang Batubara di Kaltim untuk Kopassus

Kementerian ESDM Serahkan Lahan Bekas Tambang Batubara di Kaltim untuk Kopassus

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 13:03 WIB

Novel Tanah Para Bandit: Ketika Penegak Hukum Justru Terlibat Kejahatan

Novel Tanah Para Bandit: Ketika Penegak Hukum Justru Terlibat Kejahatan

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 13:00 WIB

Namanya Tersangkut di Heboh Penyadapan Ilegal, Hercules Buka Suara

Namanya Tersangkut di Heboh Penyadapan Ilegal, Hercules Buka Suara

Video | Sabtu, 07 November 2026 | 12:50 WIB

Perbedaan Facial Wash vs Facial Foam, Benarkah Makin Banyak Busa Makin Bersih?

Perbedaan Facial Wash vs Facial Foam, Benarkah Makin Banyak Busa Makin Bersih?

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 12:40 WIB

Wangi Bersih, Sopan, dan Elegan! 5 Pilihan Parfum yang Cocok untuk Ibu Guru

Wangi Bersih, Sopan, dan Elegan! 5 Pilihan Parfum yang Cocok untuk Ibu Guru

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 12:30 WIB

Kontak Tembak Pecah di Dekai Yahukimo, 7 Pucuk Senjata Api OPM Disita TNI

Kontak Tembak Pecah di Dekai Yahukimo, 7 Pucuk Senjata Api OPM Disita TNI

News | Sabtu, 07 November 2026 | 12:26 WIB

×