Mengejutkan! Baking Soda Bisa Hambat Sel Kanker

Ririn Indriani | Dinda Rachmawati | Suara.com

Rabu, 27 Juni 2018 | 20:05 WIB
Mengejutkan! Baking Soda Bisa Hambat Sel Kanker
Ilustrasi baking soda. (Sumber: Shutterstock)

Suara.com - Penelitian terbaru mengungkapkan hal mengejutkan, yaitu mengonsumsi soda kue atau baking soda dengan air ternyata dapat membantu mengendalikan pertumbuhan tumor dan menghambat sel kanker.

Baking soda adalah zat alami yang digunakan untuk berbagai keperluan rumah tangga. Namun, tidak ada yang menyadari bahwa ramuan ini dapat menyembuhkan tubuh dan mencegah kanker juga.

Para ilmuwan di Ludwig Institute for Cancer Research menemukan bahwa baking soda dapat membantu menyembuhkan kanker dengan menargetkan sel. Di mana, baking soda mencoba untuk mengaktifkan sel-sel tumor dengan membuatnya lebih mudah untuk dideteksi serta memperlambat pertumbuhannya.

Suplemen seperti magnesium klorida, yodium, natrium bikarbonat (baking soda), dan vitamin C memiliki tingkat kebaikan yang sangat tinggi tanpa efek samping bila dibandingkan dengan obat-obatan lain, yang berbahaya bahkan dalam dosis rendah.

Penelitian telah menemukan bahwa baking soda dapat melawan kanker dengan membuat sel-sel di dalam tumor berfungsi lebih baik dan membuatnya lebih mudah untuk dibunuh oleh obat kemoterapi.

Nah, berikut bagaimana baking soda dapat membantu menyembuhkan kanker dilansir dari Boldsky.

Alkalin
Kanker biasanya disebabkan oleh racun yang disebut Candida. Namun, baking soda berhasil membunuh bakteri Candida menjadi natrium bikarbonat (soda kue) bersifat basa. Candida dikatakan dapat mengganggu seluruh tubuh, tapi yang lebih penting, kanker tidak dapat bertahan hidup di lingkungan basa. Kualitas alkalinisasi dapat secara efektif menghilangkan mikroba.

Meningkatkan Aktivitas Sel
Orang yang memiliki masalah dengan tingkat pH asam akan mengalami masalah dengan fisiologi sel dan, terlebih lagi, bahkan diet yang tidak sehat akan menciptakan kondisi pH asam. Ketika ada tingkat pH yang tidak seimbang itu akan memutuskan aktivitas seluler yang pada akhirnya dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius seperti kanker, diabetes, dan mulas.

Kehidupan biologis hanya dapat berfungsi lebih baik jika tubuh tidak bersifat asam dan tidak ada yang lebih baik daripada menggunakan baking soda. Sodium bikarbonat dalam baking soda adalah senyawa alami yang sangat membantu dalam berbagai cara.

Meningkatkan Kesehatan
Kebanyakan orang yang mengonsumsi minuman alkalinisasi setiap malam telah berhasil mengurangi gejala sensitivitas kimia. Melindungi tubuh dari peradangan dan mencegah sel kanker hidup di dalam organ tubuh. Ada banyak faktor yang dapat menyebabkan kanker, seperti kerusakan radikal bebas, uv sinar, dan kimia racun, karena semuanya itu mencoba untuk mengganggu metabolisme sel.

Meningkatkan Kesehatan
Baking soda memiliki kekuatan untuk meningkatkan kesehatan. Satu sendok teh baking soda yang dicampur dengan 250 ml air membantu untuk melindungi sel dari kanker. Minum ini dua kali dalam seminggu akan membuat sel terhindar dari zat-zat karsinogenik yang mencoba untuk merangsang kanker. Minum air yang dicampur baking soda bermanfaat bagi tubuh dan jika Anda tidak menyukai rasanya, bisa tambahkan lemon atau madu.

Serangan Jamur
Obat untuk kanker adalah semua hal yang bisa membuat kondisi tubuh menjadi basa dan baking soda memiliki kemampuan untuk melawan jamur secara langsung. Ini adalah zat alami yang tidak membahayakan anak-anak serta lingkungan. Ini adalah penetral yang sangat berguna sebagai obat di era toksisitas.

Membawa Tingkat Keasaman Turun
Penelitian juga menunjukkan bahwa baking soda bisa menetralkan asam yang mencoba untuk menurunkan keasaman tumor dan membantu dalam menghadirkan dormant sel kembali beraksi. Orang yang menderita penyakit kronis seperti diabetes, penyakit jantung, dan kanker bisa mendapatkan keuntungan dari senyawa alami seperti baking soda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hati-hati, Bedak Talek Bisa Tingkatkan Risiko Kanker

Hati-hati, Bedak Talek Bisa Tingkatkan Risiko Kanker

Health | Senin, 25 Juni 2018 | 16:19 WIB

Waspada, Kanker Payudara Incar Perempuan Kurus!

Waspada, Kanker Payudara Incar Perempuan Kurus!

Health | Sabtu, 23 Juni 2018 | 20:15 WIB

Lima Cara Sederhana Pangkas Risiko Kanker Payudara

Lima Cara Sederhana Pangkas Risiko Kanker Payudara

Health | Jum'at, 22 Juni 2018 | 14:31 WIB

Terkini

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB