Ini Fakta dan Mitos Manfaat Baking Soda untuk Kesehatan

Ade Indra Kusuma | Dinda Rachmawati | Suara.com

Kamis, 20 September 2018 | 19:00 WIB
Ini Fakta dan Mitos Manfaat Baking Soda untuk Kesehatan
Ilustrasi baking soda. (Sumber: Shutterstock)

Suara.com - Baking soda atau soda kue dikenal memiliki banyak manfaat, mulai dari kesehatan hingga kecantikan. Seperti mengobati asam lambung atau memutihkan gigi. Tapi sayangnya, informasi mengenai hal tersebut sering disalahartikan. 

Padahal ada beberapa penggunaan baking soda yang sering tak tepat penggunaannya yang bisa membahayakan. Salah satunya, menjadikan baking soda sebagai tabir surya.  

Nah untuk membantu Anda menggunakan baking soda secara tepat, para ahli memisahkan antara fakta dan mitos dari baking soda. Berikut daftarnya seperti dilansir dari Womenshealthmag


1. Dapat membantu mengatasi 'heartburn' atau asam lambung

“Minum campuran baking soda dan air sudah digunakan sebagai obat rumah sakit selama beberapa dekade,” kata Allison Dostal Webster, Ph.D., R.D., direktur hubungan komunikasi nutrisi di International Food Information Council.

Pada dasarnya, asam lambung Anda baik, yang memiliki pH kurang dari 7, sementara baking soda memiliki pH lebih tinggi dari 7. Ketika asam lambung Anda rusak, dan menyebabkan rasa tak nyaman pada perut atau kerongkongan, baking soda dapat secara efektif menetralkan asam tersebut, kata Webster. Tapi, dia menekankan, fakta manfaat baking soda untuk lambung memang benar, tapi pengobatan rumahan ini juga membawa risiko. 

"Ada banyak laporan kasus orang yang mengonsumsi baking soda secara berlebihan, yang mengganggu keseimbangan asam-basaH tubuh kita dan dapat menyebabkan efek kardiovaskular, pernapasan, dan neurologis yang serius," kata Webster.

Jadi, jika Anda mengalami masalah asam lambung, Anda tidak boleh ikuti mitos yang berkembang yakni menenggak baking soda dan air secara terus menerus. Bicarakan dengan dokter Anda dan pertimbangkan pilihan seperti obat yang dijual bebas atau menggunakan resep, kata Webster.

2. Dapat mengurangi risiko gigi berlubang dan bau mulut

“Fakta baking soda telah dipelajari manfaatnya untuk kebersihan mulut. Sifat antimikrobanya dapat membantu melawan bakteri yang menyebabkan bau mulut, dan mengurangi risiko gigi berlubang. Itu sebabnya Anda biasanya dapat menemukannya di beberapa jenis pasta gigi," kata Webster.

3. Membuat gigi lebih putih

Manfaat lain dari baking soda, menurut sebuah meta-analisis 2017 di Journal of American Dental Association menemukan, bahwa fakta perawatan pemutihan gigi yang mengandung baking soda lebih efektif daripada yang tanpa bahan tersebut.

Jika Anda ingin mendapatkan gigi putih tanpa perawatan lain, cobalah membuat pasta dari baking soda dan hidrogen peroksida, dan menyikatnya pada gigi Anda.

Hanya saja, mitos yang berkembang adalah menggunakannya setiap hari, karena kedua bahan tersebut dapat menjadi buruk ketika digunakan secara berlebihan. Gunakan selama tiga hari, kemudian gunakan lagi dalam enam bulan untuk mempertahankan hasil.

4. Dapat membersihkan dan mengelupas kulit

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terbukti : Konsumsi Makanan Cepat Saji Tingkatkan Risiko Kanker

Terbukti : Konsumsi Makanan Cepat Saji Tingkatkan Risiko Kanker

Health | Kamis, 20 September 2018 | 08:30 WIB

Cermati : Yoghurt Lebih Banyak Gula Dibandingkan Minuman Bersoda

Cermati : Yoghurt Lebih Banyak Gula Dibandingkan Minuman Bersoda

Health | Kamis, 20 September 2018 | 08:00 WIB

Jepang Raih Rekor Dunia Jumlah Lansia Terbanyak

Jepang Raih Rekor Dunia Jumlah Lansia Terbanyak

Health | Rabu, 19 September 2018 | 13:00 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB