Waspada! Acanthamoeba Keratitis Intai Pengguna Lensa Kontak

Ririn Indriani, Dinda Rachmawati

Senin, 24 September 2018 | 19:15 WIB
Waspada! Acanthamoeba Keratitis Intai Pengguna Lensa Kontak
Hati-hati, pengguna lensa kontak berisiko terkena penyakit langka Acanthamoeba Keratitis. (Sumber: Shuttertsock)

Suara.com - Sebuah penyakit langka yang disebut peneliti Acanthamoeba Keratitis (AK), dan paling banyak dialami oleh pengguna lensa kontak sedang meningkat di Inggris sejak 2012.

Penyakit kronis ini dapat membuat kornea mata melemah dan infeksi.

Saat mengalami Acanthamoeba Keratitis, biasanya ada amoeba yang menyerang kornea, sehingga membuat bagian ini menjadi infeksi. Dalam kasus yang sangat serius (seperempat dari total penderita) atau kurang dari 25 persen penderita mengalami masalah penglihatan atau menjadi buta.

Menurut laporan PTI dikutip dari The Health Site, secara keseluruhan 25 persen orang yang terkena AK membutuhkan transplantasi kornea untuk mengobati penyakit mereka atau memulihkan penglihatan.

Namun, tak perlu dikhawatirkan, melalui penelitian yang diterbitkan di British Journal of Ophthalmology, AK sebenarnya adalah penyakit dapat dicegah, mengingat jumlah Acanthamoeba Keratitis yang semakin tinggi disebabkan oleh tidak disiplinnya pengguna lensa kontak untuk menjaga kebersihan dengan baik.

Bahkan, kata peneliti, pengguna lensa kontak sering menggunakan air yang terkontaminasi untuk melembabkan lensa kontak mereka atau menggunakan lensa kontak sekali pakai secara berulang.

Nah, untuk mencegah Acanthamoeba Keratitis, John Dart, profesor di Universitas College London di Inggris mengatakan, Anda perlu memperhatikan kebersihan lensa kontak dengan menjaga kebersihan tangan.

Lensa kontak yang dapat digunakan kembali harus benar-benar dicuci secara khusus dan keringkan tangan sebelum memegang lensa kontak. Hindari lensa kontak yang terkontaminasi air atau sebaiknya gunakan larutan disinfeksi lensa kontak untuk mencuci atau melembabkannya.

Anda juga harus mengindari memakai lensa kontak saat berenang, mencuci muka atau mandi. Gunakan lensa kontak sekali pakai hanya satu hari dan tidak menggunakannya lagi setelah Anda gunakan.

Selain penyakit langka Acanthamoeba Keratitis, beberapa infeksi lain bisa Anda alami akibat pengunaan lensa kontak yang tidak tepat, termasuk Giant Papillary Conjunctivitis (GPC) di mana ada pembengkakan di dalam kelopak mata, serta Contact Lens Associated Red Eye (CLARE) di mana Anda merasakan rasa sakit yang tiba-tiba dan kemerahan di mata.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Penyakit Langka, Lidah Perempuan Ini Jadi Hitam dan Berbulu

Penyakit Langka, Lidah Perempuan Ini Jadi Hitam dan Berbulu

Health | Minggu, 09 September 2018 | 18:38 WIB

Lumpuh Usai Liburan di Bali, Pria Ini Kena Penyakit Langka

Lumpuh Usai Liburan di Bali, Pria Ini Kena Penyakit Langka

Health | Rabu, 05 September 2018 | 14:00 WIB

28 Tahun Hilang, Lensa Kontak Ditemukan di Mata Wanita Ini

28 Tahun Hilang, Lensa Kontak Ditemukan di Mata Wanita Ini

Lifestyle | Sabtu, 18 Agustus 2018 | 09:50 WIB

Terkini

Sukuk Ritel SR025 Dibuka, Bank Sumsel Babel Tawarkan Investasi Syariah Imbal Hasil 6,90 Persen

Sukuk Ritel SR025 Dibuka, Bank Sumsel Babel Tawarkan Investasi Syariah Imbal Hasil 6,90 Persen

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 23:27 WIB

Safrizal ZA: 649 Unit Huntap di Aceh Telah Rampung, Terbanyak di Aceh Utara

Safrizal ZA: 649 Unit Huntap di Aceh Telah Rampung, Terbanyak di Aceh Utara

Jakarta | Senin, 07 September 2026 | 23:20 WIB

PTBA Perkuat Kinerja dan Portofolio Bisnis untuk Pertumbuhan Jangka Panjang

PTBA Perkuat Kinerja dan Portofolio Bisnis untuk Pertumbuhan Jangka Panjang

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 23:07 WIB

Aksi Teddy Main Pulpen saat Putin Pidato Viral, Gaya Jarinya Disamakan Britney Spears

Aksi Teddy Main Pulpen saat Putin Pidato Viral, Gaya Jarinya Disamakan Britney Spears

Video | Senin, 07 September 2026 | 22:45 WIB

Kredit Serba Guna Bank Sumsel Babel Bunga Mulai 0,79 Persen, Ada Cashback 0,2 Persen

Kredit Serba Guna Bank Sumsel Babel Bunga Mulai 0,79 Persen, Ada Cashback 0,2 Persen

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 22:36 WIB

Wet Food Lokal Buat Anabul Makin Dilirik, Cek 3 Hal Ini Sebelum Membeli

Wet Food Lokal Buat Anabul Makin Dilirik, Cek 3 Hal Ini Sebelum Membeli

Lifestyle | Senin, 07 September 2026 | 22:19 WIB

Kenapa Abu Vulkanik Bisa Bikin Pesawat Dilarang Terbang?

Kenapa Abu Vulkanik Bisa Bikin Pesawat Dilarang Terbang?

News | Senin, 07 September 2026 | 22:19 WIB

Ikan Keramba Mati Mendadak dan Mengapung di Danau Ranau, Apa yang Terjadi?

Ikan Keramba Mati Mendadak dan Mengapung di Danau Ranau, Apa yang Terjadi?

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 22:17 WIB

Pacuan Kuda Indonesia Naik Kelas, IHR 2026 Bidik Panggung Internasional

Pacuan Kuda Indonesia Naik Kelas, IHR 2026 Bidik Panggung Internasional

Sport | Senin, 07 September 2026 | 22:16 WIB

Dugaan Gratifikasi, Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy Diduga Terima Pajero dan Mercy

Dugaan Gratifikasi, Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy Diduga Terima Pajero dan Mercy

News | Senin, 07 September 2026 | 22:12 WIB

×