Kejar Target Imunisasi MR, MUI dan Pemprov Aceh Saling Dukung

M. Reza Sulaiman | Suara.com

Kamis, 27 September 2018 | 17:39 WIB
Kejar Target Imunisasi MR, MUI dan Pemprov Aceh Saling Dukung
MUI dan Pemprov Aceh sepakat mendukung imunisasi MR. (Shutterstock)

Suara.com - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Aceh dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Aceh sepakat untuk saling mendukung demi tercapainya target imunisasi campak dan rubella (imunisasi MR).

Realisasi imunisasi MR untuk sasaran anak usia sembilan bulan sampai 15 tahun untuk Provinsi Aceh sangat rendah, menjadikannya provinsi dengan pencapaian target imunisasi MR terendah di Indonesia.

Data dari Dinas Kesehatan Aceh menyebut baru ada 76.461 anak atau hanya 4,94 persen populasi yang sudah mendapatkan imunisasi MR. Padahal, pemerintah menargetkan kampanye MR di Aceh adalah mencakup 1,5 juta anak.

Dalam pertemuan koordinasi lintas kementerian, Rabu (26/9/2018) di Banda Aceh kemarin, Kepala Dinas Kesehatan Aceh dr. Hanif meminta dukungan dan bantuan semua pihak untuk bersama menyosialisasikan imunisasi MR. Koordinasi ini juga diikuti oleh testimoni dari enam orang tua anak dengan kelainan bawaan akibat rubella dari berbagai daerah di Aceh. Mereka menceritakan bagaimana membesarkan anak dengan kelainan bawaan rubella dan berharap tidak ada lagi anak yang lahir dengan kecacatan akibat rubella.

Di sisi lain, penyakit campak tetap diwaspadai. Gejala penyakit campak adalah demam tinggi yang disertai batuk dan pilek, serta mata memerah. Selanjutnya diikuti dengan munculnya ruam kemerahan mulai dari leher dan wajah dan kemudian menyebar ke seluruh tubuh. Gejala penyakit rubella hampir sama dengan campak, akan tetapi jauh lebih ringan.

"Apabila virus rubella ini menyerang ibu hamil, maka efeknya sangat berat. Si Ibu bisa mengalami keguguran ataupun bayi yang dilahirkan bisa mengalami kecacatan. Imunisasi efektif memberikan kekebalan pada anak dan jika tercapai 95 persen maka akan tercapai kekebalan kelompok (herd immunity). Ini sangat penting Karena penularan campak dan rubella sangat mudah yaitu melalui udara," tutur Hanif, dalam rilis yang diterima Suara.com.

Kecacatan yang timbul akibat campak dan rubella ini bisa berupa penyakit jantung bawaan (bocor jantung), kerusakan jaringan otak yang bisa menyebabkan kelumpuhan ataupun keterbelakangan mental, katarak kongenital (terdapat selaput putih di lensa mata), dan gangguan pendengaran atau tuli.

Imunisasi MR menggunakan vaksin yang baru digunakan di Indonesia dan disubsidi oleh pemerintah, yang berarti diberikan secara gratis kepada masyarakat.

Tujuan imunisasi MR ini adalah meningkatkan kekebalan masyarakat terhadap penyakit campak dan rubella secara cepat; memutuskan transmisi (penularan) virus campak dan rubella; menurunkan angka kesakitan akibat penyakit campak dan rubella; serta menurunkan angka kejadian sindrom rubella kongenital.

Dukungan terhadap kampanye imunisasi MR juga diberikan penuh oleh Majelis Ulama Indonesia. Turut hadir dalam koordinasi tersebut, perwakilan dari MUI seluruh kabupaten dan kota di Aceh yang sepakat mendukung imunisasi MR.

Dinas Kesehatan Menteng memberikan imunisasi Measleas Rubella (MR) kepada sejumlah murid Sekolah Dasar (SD) di SDN Menteng 02, Jakarta, Jumat (4/8).
Imunisasi MR penting untuk mencegah penyaki campak dan rubella. (Suara.com/Muhaimin)

"Imunisasi memiliki manfaat yang sangat besar dan bisa menyelamatkan jiwa. MUI memiliki kewajiban untuk membantu semua program yang memiliki tujuan mulia, apalagi imunisasi adalah salah satu kunci kesehatan masyarakat. MUI telah mengeluarkan fatwa No.33 Tahun 2018 yang menyebutkan bahwa penggunaan vaksin MR untuk saat ini boleh atau mubah," ujar pengurus MUI Aceh DR. Abdul Rahman.

Ia juga menjelaskan bahwa yang dimaksud dengan darurat ada dua kondisi, yaitu darurat saat ini dan darurat yang terjadi di masa yang akan datang berdasarkan prediksi dari para ahli yang kompeten.

"Saya melihat langsung Ibu muda yang bayinya terkena cacat empat-empatnya; tuli, buta Karena katarak, jantung bocor, dan otak mengecil, dan saya tidak berani bertanggung jawab di hadapan Allah apabila saya masih mengatakan belum darurat dan tidak melakukan apapun untuk mencegahnya," tambahnya lagi.

Pemerintah pusat telah memperpanjang masa layanan program imunisasi MR hingga tanggal 31 Oktober. Imunisasi MR tahap kedua di seluruh wilayah di luar pulau Jawa berlangsung dari 1 Agustus hingga 30 September 2018. Secara nasional, cakupan imunisasi masih jauh dari target 95 persen, yaitu di angka 50,09 persen, atau sekitar 16 juta anak dari target 31,9 juta anak.

Selain provinsi Aceh, provinsi lain yang hingga kini realisasi imunisasi MR masih jauh di bawah target adalah Riau (26,7 persen), Sumatera Barat (27,3 persen) dan Nusa Tenggara Barat (37,4 persen).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tak Capai Target, Kemenkes Perpanjang Imunisasi MR

Tak Capai Target, Kemenkes Perpanjang Imunisasi MR

Health | Selasa, 25 September 2018 | 11:15 WIB

Ketua MUI Jelaskan Latar Belakang Fatwa Mubah Vaksin MR

Ketua MUI Jelaskan Latar Belakang Fatwa Mubah Vaksin MR

Health | Rabu, 19 September 2018 | 07:05 WIB

Ketua MUI : Vaksin MR Bukan Hanya Boleh Tapi Wajib

Ketua MUI : Vaksin MR Bukan Hanya Boleh Tapi Wajib

Health | Selasa, 18 September 2018 | 20:31 WIB

Menteri Kesehatan Dorong Pemberian Vaksin MR di Aceh

Menteri Kesehatan Dorong Pemberian Vaksin MR di Aceh

Health | Jum'at, 14 September 2018 | 13:55 WIB

Pro Kontra Imunisasi MR, Kemenkes Minta Baca Utuh Fatwa MUI

Pro Kontra Imunisasi MR, Kemenkes Minta Baca Utuh Fatwa MUI

Health | Kamis, 23 Agustus 2018 | 15:52 WIB

Soroti Bocah di Aceh Lumpuh Usai Imunisasi MR, Ini Imbauan Dokter

Soroti Bocah di Aceh Lumpuh Usai Imunisasi MR, Ini Imbauan Dokter

Health | Selasa, 14 Agustus 2018 | 20:35 WIB

MUI Siak Minta Imunisasi MR Ditunda, Ini Kata Ma'ruf Amin

MUI Siak Minta Imunisasi MR Ditunda, Ini Kata Ma'ruf Amin

News | Rabu, 01 Agustus 2018 | 20:30 WIB

Kata Satgas IDAI Soal Imunisasi MR Fase 2

Kata Satgas IDAI Soal Imunisasi MR Fase 2

Health | Selasa, 31 Juli 2018 | 17:34 WIB

Terkini

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:54 WIB

Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya

Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya

Health | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:21 WIB

Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat

Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat

Health | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:05 WIB

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:35 WIB

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:24 WIB

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 22:10 WIB

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 15:07 WIB