Ini Cara Mengakali Batita Merengek Minta Digendong

Silfa Humairah Utami | Suara.com

Selasa, 23 Oktober 2018 | 16:30 WIB
Ini Cara Mengakali Batita Merengek Minta Digendong
Mengakali anak, khususnya batita agar tidak merengek minta digendong. (Shutterstock)

Suara.com - Bayi tiga tahun ke bawah (batita) sering kali merengek minta digendong padahal sudah bisa berjalan.

Menggendong anak memang ada batas waktunya. Jangan sampai anak Anda yang sudah cukup besar merengek minta digendong terus. Anda harus melatih anak untuk menghilangkan kebiasaan tersebut dilansir Hello Sehat.

Sebenarnya tidak ada patokan kapan usia anak harus berhenti digendong, sesuaikan saja dengan perkembangan anak. Jika anak sudah bisa berjalan, maka Anda bisa mengurangi kebiasaan ini secara perlahan. Selain mengurangi beban Anda untuk menggendong anak, menghentikan kebiasaan ini berarti memberikan kebebasan bagi anak untuk mengasah kemampuan bergerak seperti berjalan, berlari, atau melompat.

Menghadapi anak minta gendong memang tidak bisa instan. Anak perlu waktu untuk beradaptasi dengan perubahan tersebut.

Beberapa hal ini dapat membantu Anda menghentikan kebiasaan anak minta gendong, antara lain:

1. Kurangi kebiasaan menggendong anak

Anak butuh waktu untuk beradaptasi dengan suatu hal, termasuk untuk berhenti digendong. Bagi bayi yang belum bisa berjalan, ia pasti membutuhkan bantuan Anda untuk berpindah tempat. Namun, bukan berarti setiap saat Anda harus menggendongnya.

Anda bisa menggunakan bantuan stroller bayi, misalnya ketika mengajaknya jalan-jalan. Ikatan bayi dengan Anda tetap terjalin, kok, saat Anda menyusui atau memeluknya saat si kecil akan tidur.

Kemudian, kebanyakan orangtua menyuapi anaknya sambil digendong. Padahal saat bayi sudah bisa duduk, Anda bisa menyuapi makanan sambil mendudukan bayi di kursi duduk khusus. Tentu ini akan melatih dan memberikan waktu bagi anak untuk menyesuaikan diri.

2. Tenangkan anak dengan cara lain selain dengan gendongan

Anak sering kali menangis dan akan reda jika ia digendong. Ini boleh-boleh saja, tapi jangan terlalu sering. Ada banyak cara untuk menenangkan anak saat ia sedih, gelisah, atau takut.

Caranya mudah, Anda bisa memberi anak pelukan kemudian memberikan usapan lembut di puncak kepalanya. Beri anak ungkapan kata-kata yang bisa membuat perasaanya jadi lebih baik dan lebih tenang. Bukan hanya mengurangi kebiasaaan untuk digendong, anak juga belajar untuk mengatasi dan menenangkan dirinya sendiri.

4. Biasakan anak untuk hidup mandiri

Banyak orangtua yang masih ragu untuk membiarkan anaknya bermain bebas di halaman. Jadi, saat bermain di luar rumah pun anak masih saja dalam gendongan.

Jika Anda ingin menghilangkan kebiasaan anak untuk minta gendong, maka ajari anak untuk mandiri, yaitu percaya dengan kemampuannya sendiri untuk berjalan dan menjelajahi lingkungan. Anda bisa membantu anak dengan mengajaknya jalan santai setiap pagi atau bersepeda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Keceplosan, Ini Jenis Kelamin Bayi yang Diharapkan Pangeran Harry

Keceplosan, Ini Jenis Kelamin Bayi yang Diharapkan Pangeran Harry

Lifestyle | Senin, 22 Oktober 2018 | 20:39 WIB

Bayi 11 Minggu Viral usai Tumbuh Gigi Taring Seperti Vampir

Bayi 11 Minggu Viral usai Tumbuh Gigi Taring Seperti Vampir

Health | Senin, 22 Oktober 2018 | 20:15 WIB

Catat, Ini Perbedaan Bayi Kembar Identik dan Kembar Tak Identik

Catat, Ini Perbedaan Bayi Kembar Identik dan Kembar Tak Identik

Health | Senin, 22 Oktober 2018 | 16:15 WIB

Terkini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB