Jarang Olahraga Bolehkah Ikut Lomba Lari Puluhan Kilometer?

Ade Indra Kusuma | Firsta Nodia | Suara.com

Jum'at, 07 Desember 2018 | 16:18 WIB
Jarang Olahraga Bolehkah Ikut Lomba Lari Puluhan Kilometer?
ilustrasi olahraga. (Shutterstock)

Suara.com - Kompetisi olahraga lari puluhan kilometer tengah menjadi tren di Indonesia. Namun bagi Anda yang jarang berolahraga jangan coba-coba untuk tergiur mengikutinya.

Menurut dr. Michael Triangto, SpKO, olahraga harus dimulai dari level terendah untuk mendapatkan manfaat kesehatan. Pasalnya, ia menjelaskan bahwa semakin tinggi intensitas olahraga maka makin tinggi pula risikonya.

"Jadi kalau jarang olahraga jangan coba-coba ikut lari 10  kilometer. Sebaiknya mulai bergerak dengan aktivitas fisik yang ringan agar manfaat untuk kesehatan terasa," ujar dr Michael dalam temu media Kampanye Pentingnya Olahraga Bagi Kesehatan di Jakarta, Jumat (7/12/2018).

Ia menambahkan, olahraga ringan bisa dimulai dengan berjalan kaki atau naik tangga. Tapi seseorang, kata dia, harus mematuhi aturan BBTT atau benar, baik, terukur dan teratur ketika melakukan aktivitas fisik agar mendapatkan manfaat kesehatan.

Baik yaitu aktivitas fisik disesuaikan dengan kondisi fisik dan lingkungan. Benar yaitu aktivitas fisik dilakukan secara bertahap mulai dari pemanasan, latihan inti, dan pendinginan. Terukur yaitu aktivitas fisik dilakukan dengan mengukur intensitas dan waktu latihan. Teratur yaitu aktivitas fisik dilakukan teratur 3 hingga 5 kali dalam seminggu.

"Misalnya dimulai 20 menit sekali seminggu, lalu jika dilanjut jadi 150 menit per minggu maka manfaatnya lebih baik lagi. Naik lagi jadi 300 menit maka manfaatnya juga meningkat. Tapi jangan lupa risikonya juga meningkat tapi risiko yang dapat dikendalikan dengan baik," ujar dia.

Dr Michael pun mengatakan bahwa meski disibukkan dengan rutinitas sehari-hari, sesungguhnya aktivitas fisik dapat dilakukan dengan mudah di rumah, di tempat kerja, maupun di tempat umum. Contoh mudahnya adalah memilih menggunakan tangga dari pada lift, serta mengikuti kegiatan senam di kantor.

"Jadi jangan cari alasan olahraga nggak punya waktu atau nggak punya alat. Hanya dengan kursi saja kita bisa berolahraga atau bahkan tidak perlu alat apapun hanya jalan cepat atau naik tangga juga sudah berolahraga," tandas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Berenang Bisa Memperparah Jerawat?

Berenang Bisa Memperparah Jerawat?

Health | Kamis, 06 Desember 2018 | 19:00 WIB

Studi : Olahraga Hari Jumat Nggak Bikin Gemuk

Studi : Olahraga Hari Jumat Nggak Bikin Gemuk

Health | Kamis, 06 Desember 2018 | 14:06 WIB

10 Besar Tagar Olahraga Teratas Sepanjang 2018 di Twitter Indonesia

10 Besar Tagar Olahraga Teratas Sepanjang 2018 di Twitter Indonesia

Sport | Kamis, 06 Desember 2018 | 09:18 WIB

Terkini

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:30 WIB

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:11 WIB