Studi: Anak Terbiasa Sarapan Punya Nilai Rapor Lebih Tinggi

M. Reza Sulaiman

Jum'at, 22 Februari 2019 | 11:31 WIB
Studi: Anak Terbiasa Sarapan Punya Nilai Rapor Lebih Tinggi
Terbiasa sarapan, nilai rapor anak lebih tinggi dari rata-rata. (Shutterstock)

Suara.com - Studi: Anak Terbiasa Sarapan Punya Nilai Rapor Lebih Tinggi

Prestasi anak di sekolah ternyata berhubungan dengan rutinitas makan. Studi yang dilakukan di Bali menyebut anak yang terbiasa sarapan memiliki nilai rapor tinggi dari rata-rata.

Dr. dr. I Gusti Lanang Sidiartha, Sp.A(K), Konsultan Nutrisi dan Penyakit Metabolik dari FK UNUD-RSUP Sanglah, melakukan studi kepada 178 anak SD di Gianyar.

Mereka ditanya soal kebiasaan sarapan, dan didata nilai rapor sekolahnya. Nilai rapor rata-rata responden adalah 71,1.

Dalam studi ditemukan bahwa sekitar 51,7 persen responden memiliki kebiasaan sarapan setiap hari. Ditemukan juga bahwa anak yang terbiasa sarapan memiliki nilai rapo di atas rata-rata.

"Efek positif dari sarapan bernutrisi pada anak, berperan dalam kemampuan kognitif, tingkah laku dan prestasi di sekolah. Kinerja kognitif ini terutama dalam hal daya ingat dan kemampuan memperhatikan pelajaran di kelas," ujar dr Lanang, dalam temu media Konsentrasi Ciptakan Mimpi bersama Energen, di CGV Sports Hall, FX Sudirman, Jakarta Selatan.

Konsentrasi Ciptakan Mimpi bersama Energen, di CGV Sports Hall, FX Sudirman, Jakarta Selatan. (Suara.com/M. Reza Sulaiman)
Konsentrasi Ciptakan Mimpi bersama Energen, di CGV Sports Hall, FX Sudirman, Jakarta Selatan. (Suara.com/M. Reza Sulaiman)

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum Pergizi Pangan Indonesia, Prf. Dr. Ir. Hardinsyah, MS, mengatakan sarapan merupakan hal yang wajib dilakukan sebelum memulai hari.

Sayangnya, 7 dari 10 anak di Indonesia saat ini masih kekurangan sarapan. Hal ini dikarenakan sarapan yang diberikan hanya memenuhi kebutuhan karbohidrat saja.

"Padahal tubuh juga memerlukan vitamin dan mineral untuk bisa konsentrasi. Saat konsentrasi baik, maka anak lebih mudah memperhatikan pelajaran di sekolah, memiliki nilai yang bagus, dan bisa mewujudkan mimpinya," tutup Prof Hardinsyah.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Studi : ASI Hasil Pompa Tak Sebaik ASI Langsung dari Payudara

Studi : ASI Hasil Pompa Tak Sebaik ASI Langsung dari Payudara

Lifestyle | Selasa, 19 Februari 2019 | 21:05 WIB

Pentingnya Sarapan, Dapat Penuhi 30 Persen Gizi Harian

Pentingnya Sarapan, Dapat Penuhi 30 Persen Gizi Harian

Health | Minggu, 17 Februari 2019 | 11:31 WIB

Studi : Efek Samping Pil KB Bisa Bikin Perempuan Sulit Membaca Emosi

Studi : Efek Samping Pil KB Bisa Bikin Perempuan Sulit Membaca Emosi

Health | Sabtu, 16 Februari 2019 | 07:30 WIB

Bukan Cuma Nonton Film, Ini Aktivitas yang Bikin Pasangan Makin Lengket

Bukan Cuma Nonton Film, Ini Aktivitas yang Bikin Pasangan Makin Lengket

Lifestyle | Jum'at, 15 Februari 2019 | 19:05 WIB

Studi: Sarapan Teratur Bikin Berat Badan Naik, Kok Bisa?

Studi: Sarapan Teratur Bikin Berat Badan Naik, Kok Bisa?

Health | Sabtu, 02 Februari 2019 | 11:00 WIB

Terkini

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB