Rebusan Tanaman Kumis Kucing Ampuh Atasi Batu Ginjal, Mitos atau Fakta?

M. Reza Sulaiman, Firsta Nodia

Sabtu, 23 Februari 2019 | 06:55 WIB
Rebusan Tanaman Kumis Kucing Ampuh Atasi Batu Ginjal, Mitos atau Fakta?
Tanaman kumis kucing disebut baik untuk pengidap batu ginjal. Mitos atau fakta? (Shutterstock)

Suara.com - Rebusan Tanaman Kumis Kucing Ampuh Atasi Batu Ginjal, Mitos atau Fakta?

Khasiat tanaman tradisional untuk mengobati berbagai penyakit sudah lama kita dengar. Salah satunya adalah manfaat air rebusan tanaman kumis kucing dan keji beling untuk mengatasi masalah batu ginjal.

Namun bagaimana pandangan dokter terhadap khasiat tanaman tradisional ini?

Disampaikan dokter spesialis urologi Siloam Hospitals Kebon Jeruk dr. Charles Martamba Hutasoit, Sp.U, memang benar bahwa kedua tanaman tradisional ini menjadi salah satu metode pengobatan untuk mengatasi batu ginjal. Namun tak semua batu ginjal bisa diatasi dengan konsumsi rebusan dari kedua tanaman ini.

"Prinsipnya kedua jenis tanaman ini bersifat deuretik. Jadi ketika diminum bisa meningkatkan produksi urin. Harapannya bisa membantu mendorong batu ginjal menuju saluran kencing. Tapi efektif kalau ukuran batunya di bawah 5 mm," ujar dr Charles dalam temu media di Siloam Hospital Kebon Jeruk, Jumat (22/2/2019).

Dalam kesempatan yang sama, dr Anggie Novaldy, Sp.U menambahkan, bukan jaminan mengonsumsi kedua jenis tanaman ini dalam bentuk rebusan atau ramuan lainnya dapat mengatasi batu ginjal yang berukuran kecil.

Menurut dia, ada kemungkinan batu ginjal tersangkut di saluran kemih sehingga sulit dikeluarkan meski sudah mengonsumsi tanaman herbal ini setiap hari.

Tanaman kumis kucing disebut baik untuk pasien batu ginjal. Mitos atau fakta? (shutterstock)
Tanaman kumis kucing disebut baik untuk pasien batu ginjal. Mitos atau fakta? (shutterstock)

"Kalau tidak keluar harus diintervensi bisa dengan tindakan laser, endoskopi atau ESWL. Jadi jangan berpikiran obat-obat herbal lebih superior dan bisa ngobatin," imbuh dia.

Dr Charles menambahkan, penyebabn terbentuknya batu ginjal sendiri multifaktor, termasuk kurangnya asupan cairan, tinggal dan bekerja di daerah panas, asupan kalsium atau garam yang berlebihan, kurang gerak, obesitas, memiliki riwayat batu ginjal sebelumnya, dan asam urat tinggi.

"Gejalanya sering kali berupa nyeri hebat di pinggang yang bisa menetap. Meski berubah posisi duduk atau berdiri, nyeri tetap ada. Pasien tidak ketemu posisi yang nyaman. Jadi ketika mengalami kondisi ini harus segera cek apakah karena batu ginjal atau kondisi yang lain," tandas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

ESWL, Teknologi Terkini Atasi Batu Ginjal Tanpa Rasa Sakit

ESWL, Teknologi Terkini Atasi Batu Ginjal Tanpa Rasa Sakit

Health | Jum'at, 22 Februari 2019 | 17:51 WIB

Rutin Bercinta Bisa Bikin Seseorang Tambah Gemuk, Mitos atau Fakta?

Rutin Bercinta Bisa Bikin Seseorang Tambah Gemuk, Mitos atau Fakta?

Health | Rabu, 20 Februari 2019 | 20:05 WIB

Ibu Dua Anak Rela Hidup dengan Satu Ginjal demi Selamatkan Nyawa Polisi

Ibu Dua Anak Rela Hidup dengan Satu Ginjal demi Selamatkan Nyawa Polisi

Health | Rabu, 13 Februari 2019 | 11:30 WIB

Penting Banget, 5 Cara Cegah Batu Ginjal Terjadi di Usia Muda

Penting Banget, 5 Cara Cegah Batu Ginjal Terjadi di Usia Muda

Health | Selasa, 12 Februari 2019 | 14:15 WIB

Kedua Ginjal Nenek Ini Sudah Diangkat, Ternyata Dokter Salah Diagnosis

Kedua Ginjal Nenek Ini Sudah Diangkat, Ternyata Dokter Salah Diagnosis

Health | Jum'at, 08 Februari 2019 | 07:49 WIB

Terkini

Ribuan Sekolah Bergerak, Kesadaran Membangun Budaya Hidup Sehat Kian Menguat

Ribuan Sekolah Bergerak, Kesadaran Membangun Budaya Hidup Sehat Kian Menguat

Health | Selasa, 02 Juni 2026 | 19:57 WIB

Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup

Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup

Health | Senin, 01 Juni 2026 | 14:13 WIB

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Health | Minggu, 31 Mei 2026 | 17:57 WIB

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB