Italia Gunakan Teknologi Robotik Demi Tekan Penyakit Degeneratif

Ade Indra Kusuma | Dinda Rachmawati | Suara.com

Rabu, 06 Maret 2019 | 14:38 WIB
Italia Gunakan Teknologi Robotik Demi Tekan Penyakit Degeneratif
Kemajuan dunia kesehatan Italia [Suara.com/Dinda]

Suara.com - Italia Gunakan Teknologi Robotik Demi Tekan Penyakit Degeneratif

Bidang kesehatan Italia menurut Nicola Bianchi, Scientific Attache dari Kedutaan Besar Italia, cukup terkenal dengan pengobatan secara individu. Karenanya, riset ilmu pengetahuan mengenai kesehatan terus dikembangkan di negara tersebut. 

Ada tiga sektor yang secara fokus ditangani kementerian kesehatan Italia, lanjuta Nicola, yakni masalah jantung, kanker, dan syaraf yang dinilai cukup penting.

Untuk menekan penyakit degeneratif tersebut, para ilmuan di Italia berinovasi dengan membuat beragam teknologi kesehatan, terutama robotik.

"Kami menggambarkan, bahwa layanan kesehatan di Italia tidak cuma dengan pergi ke rumah sakit, bertemu dokter dan mendapatkan obat saja. Tapi perlu adanya kerjasama di antara bidang lain, untuk membuat karya yang baik," kata dia saat ditemui dalam Pameran Seni 'Italy: The Beauty of Knowledge' di Museum Nasional pada Rabu (5/3/2019).

Menurut dia, ilmu pengetahuan tidak bisa berdiri sendiri, melainkan harus bergabung satu sama lain dengan bidang yang lain, termasuk kesehatan. 

Dalam pameran seni yang diselenggarakan di Museum Nasional, Jakarta Pusat, mulai 6-31 Maret 2019, masyarakat Indonesia bisa melihat hasil pengembangan dari riset ilmu pengetahuan dalam bidang kesehatan Italia. 

Kurator Pameran, Dr. Carla Giusti menjelaskan, salah satu yang terkenal dan sudah digunakan ialah Tangan Robotik Azzura, di mana tangan robotik ini bisa digunakan untuk manusia dengan sistem sensor dan kontrol yang ditanam di telapak tangan. 

"Tangan robotik ini bisa diberi komando dari otak sehingga bisa merasakan sentuhan dan menggerakan jari-jari dengan baik. Jarinya digerakan oleh mesin dan bisa mengambil benda juga beradaptasi secara otomatis," jelas Carla. 

Adapula penyangga leher untuk patah tulang yang terlihat cantik seperti aksesoris atau kalung yang dicetak secara tiga dimensi, serta Biocast yang dibuat untuk menstabilkan tungkai parametrik yang juga dicetak secara tiga dimensi. 

Kemajuan dunia kesehatan Italia [Suara.com/Dinda]
Kemajuan dunia kesehatan Italia [Suara.com/Dinda]

Untuk membantu penyembuhan pasca stroke, ilmuan Italia juga membuat perangkat wajah yang dinamakan CYR, digunakan dengan cara memijat wajah drainase limfa dengan tujuan tarapeutik dan relaksasi.

"Di sini juga ada kulit tiruan yang sifatnya sama seperti kulit manusia. Jika ada yang membutuhkan transplantasi kukit, ini bisa dipakai," tutup dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diet Mediterania Bikin Italia Sukses Jaga Angka Harapan Hidup Tetap Tinggi

Diet Mediterania Bikin Italia Sukses Jaga Angka Harapan Hidup Tetap Tinggi

Lifestyle | Rabu, 06 Maret 2019 | 14:24 WIB

Italia Pamerkan Instalasi Seni Bertema Sains di Museum Nasional

Italia Pamerkan Instalasi Seni Bertema Sains di Museum Nasional

Lifestyle | Rabu, 06 Maret 2019 | 09:00 WIB

Ngeri, Ratusan Guru Ramai-ramai Ikut Kursus Mengusir Setan

Ngeri, Ratusan Guru Ramai-ramai Ikut Kursus Mengusir Setan

News | Rabu, 20 Februari 2019 | 10:46 WIB

Terkini

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:59 WIB

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:46 WIB