Peralatan Medis Canggih Diakui Belum Bisa Diproduksi Produsen Indonesia

Ade Indra Kusuma | Firsta Nodia | Suara.com

Kamis, 07 Maret 2019 | 07:50 WIB
Peralatan Medis Canggih Diakui Belum Bisa Diproduksi Produsen Indonesia
Pameran alat-alat kesehatan [Suara.com/Firsta]

Suara.com - Peralatan Medis Canggih Diakui Belum Bisa Diproduksi Produsen Indonesia.

Di era perkembangan teknologi, peralatan medis pun dituntut untuk beralih ke teknologi canggih demi memberikan pelayanan kesehatan yang optimal bagi pasien.

Nah meski Indonesia juga memiliki produsen peralatan medis lokal, namun diakui dr. I Gede Made Wirabrata, Direktur Penjualan Alat Kesehatan dan PKRT, Kementerian Kesehatan, ada beberapa peralatan medis yang memang hanya mampu diimpor dari produsen di negara lain.

"Kita masih tertinggal dalam teknologi. Sehingga kita belum bisa menghasilkan alat diagnostik yang presisi tinggi seperti MRI, XRay kita belum bisa buat. Obat radioterapi juga kita bisa belum bisa buat," ujar dr Wira di sela-sela pembukaan peralatan medis bertajuk CMEF Indonesia di JCC Senayan, Rabu (6/3/2019).

Pameran alat-alat kesehatan [Suara.com/Firsta]
Pameran alat-alat kesehatan [Suara.com/Firsta]

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Arsada (Asosiasi Rumah Sakit Daerah) Indonesia, dr Heru Aryadi, mengatakan bahwa di 750 rumah sakit daerah yang tergabung dalam asosiasi ini memang masih menggunakan peralatan medis impor terutama yang membutuhkan akurasi tinggi. Namun ia tak menampik bahwa peralatan medis lokal masih digunakan seperti tempat tidur, meja dan lainnya.

"Dalam menggunakan teknologi kesehatan harus ekstra hati-hati. Monitoring harus tepat karena menyangkut nyawa orang. Produk impor atau lokal sepanjang masuk e-katalog kita bisa gunakan," imbuh dia.

Pameran alat-alat kesehatan [Suara.com/Firsta]
Pameran alat-alat kesehatan [Suara.com/Firsta]

Untuk mempertemukan produsen peralatan medis lokal dan internasional, Reed Exhibitions, menyelenggarakan pameran peralatan medis dan manufaktur internasional bertajuk CMEF Indonesia di Jakarta Convention Center (JCC) yang berlangsung 6-8 Maret 2019.

"Dalam pameran yang berlangsung tiga hari ini akan memperlihatkan teknologi dan peralatan medis terbaru dipimpin oleh lebih dari 200 merek dan perusahaan manufaktur medis internasional. Lebih dari 3.000 profesional dari industri medis Indonesia diharapkan hadir untuk menemukan peluang bisnis dan kemitraan baru," ujar Stenly Yonardi, Project Manager dari CMEF Indonesia.

Pada pameran selama 3 hari ini, lebih dari 660 peralatan medis dari Cina, Jerman, India, Jepang, Pakistan, Filipina dan Korea Selatan yang dihadirkan di lebih dari 200 booth.

Sekitar 400 peralatan medis dari jumlah tersebut merupakan peralatan baru yang terdapat di pasar  dimana sebanyak 31 persen merupakan Peralatan Medis, 21 persen Peralatan Elektromedis / Teknologi Medis, 9 persen Peralatan Manufaktur, Teknologi OEM dan Peralatan Rehabilitasi /Ortopedi, 6 persen Peralatan Diagnostik dan banyak lagi.

Beberapa perusahaan peralatan medis terkenal secara internasional hadir sebagai peserta pameran, diantaranya adalah Kunshan Dynmed Medical Technology Co. Ltd, PT. Java Alkesindo, Shanxian Runte Medical Instruments co., Ltd, Sonoscape Medical dan TGJ Medical Instruments Co, Ltd yang telah berhasil menjual peralatan medis mereka di Indonesia, termasuk ke Rumah Sakit Haji Jakarta, Rumah Sakit Jakarta, Grup Prodia, Puskesmas Seberuang, RS Antam, RS Asri Medika, RS Bungsu, RS Evasari, RS Immanuel, RS Pasar Rebo, RS Pelabuhan, RS Permata Depok, RS Persahabatan, RS Wijaya.

"Sebagai negara dengan ekonomi terbesar di Asia Tenggara, Indonesia diprioritaskan sebagai salah satu pasar utama bagi strategi pemasaran global kami. Produk dan solusi yang ditawarkan perusahaan Mindray dapat ditemukan di lebih dari 190 negara dan sekarang diadopsi oleh rumah sakit Indonesia terkemuka yakni PT Pelni Hospital dan Siloam Hospitals Group. Kami percaya bahwa CMEF Indonesia adalah platform yang tepat untukmemperkenalkan produk-produk dan solusi inovatif kami ke pasar yang semakin berkembang ini," tandas Mark Sun, GM Asia Pasifik Mindray.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

95 Persen Alat Medis di Rumah Sakit Indonesia Masih Impor

95 Persen Alat Medis di Rumah Sakit Indonesia Masih Impor

Health | Rabu, 06 Maret 2019 | 17:47 WIB

Sistem Kesehatan JKN Dorong Permintaan Peralatan Medis Canggih

Sistem Kesehatan JKN Dorong Permintaan Peralatan Medis Canggih

Health | Selasa, 26 Februari 2019 | 12:02 WIB

Polisi Duga Tewasnya Pekerja Ekspedisi RS Budi Asih karena Lalai

Polisi Duga Tewasnya Pekerja Ekspedisi RS Budi Asih karena Lalai

News | Rabu, 24 Oktober 2018 | 20:26 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Estetik, Air Treatment Norium by AZKO Bantu Jaga Kesehatan Bayi di Rumah

Bukan Sekadar Estetik, Air Treatment Norium by AZKO Bantu Jaga Kesehatan Bayi di Rumah

Health | Rabu, 20 Mei 2026 | 16:00 WIB

WHO Tetapkan Wabah Ebola di Kongo Darurat Internasional, Risiko Kematian 32,5 Persen

WHO Tetapkan Wabah Ebola di Kongo Darurat Internasional, Risiko Kematian 32,5 Persen

Health | Rabu, 20 Mei 2026 | 13:13 WIB

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:01 WIB

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:53 WIB

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:52 WIB

Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak

Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 12:03 WIB

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 09:56 WIB

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 14:59 WIB

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 12:13 WIB

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 11:05 WIB