Jadi Sarang Bakteri, Bersihkan Kompor Gas dengan Cuka dan Baking Soda!

Vika Widiastuti

Selasa, 16 April 2019 | 12:53 WIB
Jadi Sarang Bakteri, Bersihkan Kompor Gas dengan Cuka dan Baking Soda!
Ilustrasi kompor (Pixabay/olafBroeker)

Suara.com - Dapur merupakan salah satu tempat di dalam rumah yang menjadi sarang bakteri. Apalagi jika kebersihan kompor yang kerap digunakan untuk memasak, tidak dijaga kebersihannya. 

Pastinya kita bisa membayangkan seberapa banyak bakteri dan kuman yang bersarang di sana jika seseorang membiarkan dapurnya kotor. Padahal bakteri dan kuman itulah yang menimbulkan berbagai masalah penyakit.

Apalagi kita mengolah berbagai jenis masakan dan minuman di ruang tersebut untuk dikonsumsi sehari-hari. Tentu saja penyebaran bakteri penyebab penyakit tersebut akan lebih cepat melalui makanan dan minum yang masuk ke mulut.

Karena itu, seseorang harus menjaga kebersihan dapurnya, termasuk kompornya meskipun tidak menempel langsung dengan makanan yang dikonsumsi.

Namun, dalam membersihkan kompor sering kali seseorang menjumpai masalah kesulitan menghilangkan noda dan minyak yang menempel. Hasilnya, beberapa orang mungkin malas atau menyerah untuk membersihkannya karena dirasa percuma.

Ilustrasi pasutri di dapur - (Pixabay/089photoshootings)
Ilustrasi pasutri di dapur - (Pixabay/089photoshootings)

HiMedik melansir dari kknews.cc, padahal masih ada cara lain yang murah meriah untuk membersihkan kompor di dapur agar terlihat seperti baru lagi.

Kita cukup menggunakan air hangat 200 ml yang dicampur cuka. Lalu gunakan kain bersih untuk membersihkan dan menggosok noda kompor dengan air campuran cuka tersebut.

Selain campuran air cuka, kita juga bisa menggunakan campuran air hangat dan baking soda untuk membersihkan kompor agar tampak seperti baru.

Cara kedua ini juga sama praktisnya dengan langkah pertama, yakni menggosok kompor menggunakan kain bersih dengan campuran air dan baking soda.

baca juga

Bagi perempuan yang tidak ingin tangannya terluka karena reaksi baking soda, bisa menggunakan sarung tangan saat membersihkan kompor menggunakan air campuran baking soda.

Kedua cara tersebut telah terbukti ampuh menghilangkan noda dan minyak yang menempel di kompor serta menyebabkan bakteri penyebab penyakit bersarang. (HiMedik.com/Shevinna Putti Anggraeni)

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waduh, Tumpukan Piring Kotor di Dapur Bisa Sebarkan Kuman

Waduh, Tumpukan Piring Kotor di Dapur Bisa Sebarkan Kuman

Health | Rabu, 13 Maret 2019 | 16:15 WIB

Kompor Listrik, Lebih Hemat dan Ramah Lingkungan

Kompor Listrik, Lebih Hemat dan Ramah Lingkungan

Lifestyle | Jum'at, 01 Maret 2019 | 13:02 WIB

Bumbu Dapur Ini Bisa Jadi Bahan Perawatan Kecantikan Lho

Bumbu Dapur Ini Bisa Jadi Bahan Perawatan Kecantikan Lho

Lifestyle | Jum'at, 04 Januari 2019 | 12:30 WIB

Bukan Kamar Mandi, Ternyata Ini Ruangan di Rumah yang Penuh dengan Kuman

Bukan Kamar Mandi, Ternyata Ini Ruangan di Rumah yang Penuh dengan Kuman

Lifestyle | Rabu, 02 Januari 2019 | 08:05 WIB

Meski Baru Dicuci, Botol Minum Bisa Jadi Sarang Bakteri

Meski Baru Dicuci, Botol Minum Bisa Jadi Sarang Bakteri

Health | Rabu, 28 November 2018 | 13:03 WIB

Melibatkan Anak saat Memasak Punya Segudang Manfaat Lho

Melibatkan Anak saat Memasak Punya Segudang Manfaat Lho

Health | Rabu, 28 November 2018 | 08:08 WIB

Terkini

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB