Olahraga Tingkatkan Kesuburan Perempuan dengan Sindrom Ovarium Polikistik

Vania Rossa | Dinda Rachmawati | Suara.com

Selasa, 14 Mei 2019 | 12:00 WIB
Olahraga Tingkatkan Kesuburan Perempuan dengan Sindrom Ovarium Polikistik
Ilustrasi yoga, salah satu jenis olahraga yang dapat meningkatkan kesuburan perempuan dengan PCOS. (Shutterstock)

Suara.com - Jutaan perempuan di seluruh dunia menderita Polycystic Ovary Syndrome (PCOS) atau sindrom ovarium polikistik, yang memiliki dampak kesehatan yang signifikan. Dan keluhan paling umum adalah masalah kesuburan.

PCOS adalah gangguan hormonal yang dapat menyebabkan periode menstruasi yang tertunda atau lama. PCOS dapat meningkatkan kadar hormon androgen dalam tubuh Anda. Dan kadar hormon yang tinggi ini, bertanggung jawab atas sifat-sifat maskulin dan fungsi reproduksi tertentu, seperti pertumbuhan rambut di beberapa bagian tubuh yang tidak diinginkan dan kesulitan dalam kehamilan.

Ketidakseimbangan hormon pada perempuan yang mengalami PCOS akan mencegah produksi dan pelepasan sel telur matang, sehingga memengaruhi proses ovulasi.

Sementara PCOS dapat mempersulit perempuan untuk hamil, beberapa penelitian mencatat bahwa olahraga teratur dapat meningkatkan kesuburan pada perempuan yang hidup dengan kelainan hormon ini.

Ini karena olahraga membantu perempuan mengatasi obesitas akibat PCOS. Ketika perempuan kelebihan berat badan, tubuh akan mengalami proses yang disebut resistensi insulin, di mana pankreas menghasilkan hormon (insulin) yang berlebihan.

Ketika kadar insulin meningkat, metabolisme akan terganggu, termasuk proses ovulasi. Selain itu, obesitas juga bertanggung jawab pada masalah ketidakseimbangan hormon.

Jadi, olahraga secara teratur akan membantu perempuan untuk menurunkan beberapa kilogram berat badannya akibat PCOS, dan mengembalikan ovulasi ke jalurnya.

Lalu, apa saja olahraga yang dapat dicoba untuk meningkatkan kesuburan perempuan dengan PCOS? Ini dia beberapa di antaranya, seperti dilansir dari The Health Site:

1. Jalan kaki atau jogging
Jika Anda bukan penyuka olahraga berat, mulailah dengan berjalan kaki atau jogging di pagi hari. Ini adalah latihan intensitas rendah yang tidak akan memiliki efek buruk pada tubuh, sekaligus meningkatkan aliran darah.

Rajin berolahraga dapat menurunkan risiko jantung. (Foto: shutterstock)
Rajin berolahraga dapat menurunkan risiko jantung. (Foto: shutterstock)

Peningkatan aliran darah ke organ reproduksi akan meningkatkan kesuburan. Dalam sebuah penelitian yang dilakukan di University of Massachusetts Amherst, teridentifikasi bahwa perempuan dengan PCOS dapat meningkatkan kesuburan mereka secara signifikan dengan berjalan dan jogging.

2. Berenang
Berenang adalah olahraga yang efektif untuk meningkatkan kesuburan. Meskipun tidak ada hubungan langsung antara berenang dan kesuburan, tetapi latihan ini tetap membantu meningkatkan aliran darah.

Ini secara tidak langsung juga meningkatkan kapasitas perempuan dengan PCOS untuk hamil. Juga, berenang dikenal sebagai salah satu latihan terbaik untuk menurunkan berat badan.

Menurut perkiraan Fertility Society of Australia, 30 menit sesi berenang setiap hari selama seminggu dapat membantu meningkatkan kesuburan.

3. Latihan kekuatan
Latihan kekuatan tidak hanya membantu mendapatkan tubuh ramping dengan otot yang kuat, tetapi juga menurunkan tingkat stres. Stres dapat menjadi salah satu faktor utama di balik ketidaksuburan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anak Depresi, Dorong Ia untuk Berpartisipasi dalam Olahraga Tim

Anak Depresi, Dorong Ia untuk Berpartisipasi dalam Olahraga Tim

Health | Selasa, 14 Mei 2019 | 10:26 WIB

Cerita Pengalaman Ibu Lepaskan Anak dari Kecanduan Gadget Lewat Tari Zumba

Cerita Pengalaman Ibu Lepaskan Anak dari Kecanduan Gadget Lewat Tari Zumba

Health | Selasa, 14 Mei 2019 | 04:00 WIB

Tantangan, 3 Manfaat Olahraga Saat Puasa yang Sayang Dilewatkan

Tantangan, 3 Manfaat Olahraga Saat Puasa yang Sayang Dilewatkan

Health | Minggu, 12 Mei 2019 | 17:00 WIB

Terkini

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB