Ani Yudhoyono Meninggal Dunia, Ini Orang yang Paling Berisiko Kanker Darah

Agung Pratnyawan, Shevinna Putti Anggraeni

Sabtu, 01 Juni 2019 | 15:52 WIB
Ani Yudhoyono Meninggal Dunia, Ini Orang yang Paling Berisiko Kanker Darah
Ani Yudhoyono bersama cucu - (Instagram/@almirayudhoyono)

Suara.com - Kabar mengenai istri Susilo Bambang Yudhoyono, Ani Yudhoyono meninggal dunia seketika membuat masyarakat Indonesia turut bersedih.

Terlebih keluarga besar Susilo Bambang Yudhoyono pastinya merasakan kesedihan mendalam karena kehilangan sosok yang selalu bersemangat tinggi.

Ani Yudhoyono meninggal dunia di National University Hospital Singapura, Sabtu (1/6) pukul 11. 50 waktu setempat akibat menderita kanker darah.

Sebelum meninggal, Ani Yudhoyono telah menjalani rangkaian pengobatan kanker darah selama 4 bulan sejak Februari 2019.

Penyebab meninggalnya Ani Yudhoyono karena menderita kanker darah di usia dewasa tak luput dari perhatian. Publik tentu lebih mencari tahu tentang penyakit ganas tersebut yang telah merenggut nyawa Ani Yudhoyono.

Adapun 5 faktor dilansir dari blood-cancer.com yang membuat beberapa orang dengan kondisi tertentu lebih berisiko terkena kanker darah, yakni:

Ani Yudhoyono bersama cucu - (Instagram/@almirayudhoyono)
Ani Yudhoyono bersama cucu - (Instagram/@almirayudhoyono)

1. Jenis Kelamin

Beberapa jenis kanker darah lebih rawan menyerang pria daripada wanita. Namun, bukan berarti wanita terbebas dari risiko kanker darah.

Dalam hal ini persentase pria berisiko kanker darah lebih tinggi daripada wanita.

baca juga

2. Pernah kemoterapi

Jika seseorang pernah mengidap kanker dan menjalani kemoterapi akan lebih berisiko tinggi menderita kanker darah.

Sebab, beberapa obat kemoterapi telah dikaitkan dengan peningkatkan risiko kanker darah tertentu. Dalam beberapa kasus, orang yang pernah terpapar obat kemoterapi dapat mengembangkan sindrom myelodyplastic, jenis kanker darah tertentu.

3. Paparan radiasi

Selain obat kemoterapi, paparan radiasi saat pengobatan kanker tertentu juga meningkatkan risiko kanker darah. Secara umum semakin tinggi dosis radiasi, maka semakin besar risiko kanker darah.

4. Paparan bahan kimia

Bahan kimia yang digunakan saat kemoterapi juga dapat meningkatkan risiko kanker darah. Salah satu bahan kimia yang meningkatkan risiko kanker darah yakni benzena.

Zat kimia benzena ini dapat ditemukan dalam asap rokok, produk pembersih, deterjen, perlengkapan seni, cat dan lem. Benzena juga digunakan dalam industri karet, minyak, bensin dan rokok.

5. Sindrom genetik tertentu

Sejumlah sindrom turunan juga dikaitkan dengan risiko kanker darah, termasuk sindrom bloom, diamond blackfan anemia, anemia fanconi, neurofibromatosis tipe 1 dan trisomi 8.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ani Yudhoyono Meninggal Akibat Kanker Darah, Penyakit Ini Mengintai Perokok

Ani Yudhoyono Meninggal Akibat Kanker Darah, Penyakit Ini Mengintai Perokok

Health | Sabtu, 01 Juni 2019 | 14:47 WIB

Kronologi Meninggalnya Ani Yudhoyono Akibat Derita Kanker Darah

Kronologi Meninggalnya Ani Yudhoyono Akibat Derita Kanker Darah

Health | Sabtu, 01 Juni 2019 | 13:43 WIB

Ani Yudhoyono Meninggal, Ini Fakta-Fakta Penyakit Kanker Darah Dewasa

Ani Yudhoyono Meninggal, Ini Fakta-Fakta Penyakit Kanker Darah Dewasa

Health | Sabtu, 01 Juni 2019 | 11:55 WIB

Terkini

Masalah Pedal Rem, BYD Recall Lebih dari 180 Ribu Mobil

Masalah Pedal Rem, BYD Recall Lebih dari 180 Ribu Mobil

Otomotif | Selasa, 22 September 2026 | 14:35 WIB

Polisi Makassar 'Geruduk' Balai Kota Blitar: Buru Keterangan Wawali Elim Soal Utang Pileg Rp214 Juta

Polisi Makassar 'Geruduk' Balai Kota Blitar: Buru Keterangan Wawali Elim Soal Utang Pileg Rp214 Juta

Jatim | Selasa, 22 September 2026 | 14:30 WIB

Wacana Dukungan 2 Fraksi untuk Capres, Peluang Anies Makin Berat dan Gerak Kubu Jokowi Tertutup

Wacana Dukungan 2 Fraksi untuk Capres, Peluang Anies Makin Berat dan Gerak Kubu Jokowi Tertutup

News | Selasa, 22 September 2026 | 14:30 WIB

Review Buku Nadira: Perjalanan Panjang Berdamai dengan Luka

Review Buku Nadira: Perjalanan Panjang Berdamai dengan Luka

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 14:30 WIB

Belajar Menjaga Sungai dari Tradisi Lubuk Larangan Malako Kociak

Belajar Menjaga Sungai dari Tradisi Lubuk Larangan Malako Kociak

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 14:30 WIB

Dilema Gaji UMR vs Gaya Hidup: Kenapa Bekerja Keras Rasanya Cuma Buat Numpang Lewat?

Dilema Gaji UMR vs Gaya Hidup: Kenapa Bekerja Keras Rasanya Cuma Buat Numpang Lewat?

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 14:28 WIB

DPR Sentil Penanganan Bencana Solok: Jangan Sibuk Cari Solusi Setelah Bencana Terjadi!

DPR Sentil Penanganan Bencana Solok: Jangan Sibuk Cari Solusi Setelah Bencana Terjadi!

News | Selasa, 22 September 2026 | 14:27 WIB

Special Day Cream Viva Manfaatnya untuk Apa? Krim Legendaris Cuma Rp7 Ribuan

Special Day Cream Viva Manfaatnya untuk Apa? Krim Legendaris Cuma Rp7 Ribuan

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 14:27 WIB

Purbaya dan Perry Tak Lagi Menjabat, Uang Rupiah Bertanda Tangannya Tetap Laku?

Purbaya dan Perry Tak Lagi Menjabat, Uang Rupiah Bertanda Tangannya Tetap Laku?

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 14:24 WIB

Wajib Coba! Intip Spot Nongkrong Baru di Kemayoran: Ada Donat Jepang dan Pancake Fluffy

Wajib Coba! Intip Spot Nongkrong Baru di Kemayoran: Ada Donat Jepang dan Pancake Fluffy

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 14:22 WIB

×