Bayi Belajar Makan, Namun Jangan Asal Berikan Makanan saat Lebaran

Silfa Humairah Utami

Kamis, 06 Juni 2019 | 03:00 WIB
Bayi Belajar Makan, Namun Jangan Asal Berikan Makanan saat Lebaran
Ilustrasi jangan asal beri makanan saat Lebaran. (Shutterstock)

Suara.com - Bayi Belajar Makan, Namun Jangan Asal Berikan Makanan saat Lebaran.

Banyak sajian kuliner Lebaran membuat Anda ingin mengenalkan menu pada anak, namun awas jangan asal beri karena bayi bisa tersedak.

Memberi makan bayi harus hati-hati. Jika salah, bayi bisa tersedak, alergi, kurang gizi, dan risiko lainnya yang dapat merugikan, kesehatan, perkembangan, dan pertumbuhan bayi.

Memberi makan bayi untuk pertama kalinya butuh perhatian khusus. Pada saat ini, bayi baru saja kenal dengan makanan padat yang biasa dimakan orang dewasa, bukan sebatas ASI saja.

Bayi yang tadinya biasa menerima makanan dalam bentuk cair (ASI), harus belajar menerima makanan padat. Ini menjadi tantangan tersendiri bagi ibu, terlebih jika bayi sedang sulit menerima makanan. Nah, makanan padat bayi sebaiknya yang seperti apa sih? Berikut rangkumanya dilansir Hello Sehat.

Makanan padat bayi usia 6 bulan

Makanan padat untuk bayi diberikan secara bertahap mulai dari makanan bertekstur lunak sampai keras seperti makanan orang dewasa. Hal ini menyesuaikan dengan perkembangan gigi dan usus bayi.

Pada usia 6 bulan, makanan utama bayi masih ASI dan makanan padat hanya sebagai pendamping. Pada saat ini, kandungan gizi pada ASI sudah tidak mampu mencukupi kebutuhan gizi bayi, oleh karena itu Anda perlu memberikan makanan lain selain ASI. Namun, ASI masih menjadi sumber nutrisi penting pada usia ini.

Makanan pendamping ASI yang bisa diberikan ibu pada bayi usia 6 bulan seperti sereal atau bubur bayi. Anda bisa mencampur sereal atau bubur dengan ASI sebagai pelarutnya. Pada saat ini, bayi baru bisa makan makanan lunak karena bayi baru belajar mengunyah dan menelan makanan.

baca juga

Setelah gigi bayi muncul atau sekitar usia 8 bulan, saat bayi sudah bisa makan makanan lunak, Anda bisa coba memberikan bayi makan makanan yang bertekstur lebih padat atau keras, seperti wortel kukus, daging suwir, ayam suwir, labu, kentang, pepaya, biskuit bayi, dan lainnya.

Makanan yang tidak boleh diberikan ke bayi.

Selain tekstur makanan yang harus diperhatikan, jenis makanan pun harus diperhatikan. Ya, tidak semua makanan bisa diterima oleh bayi karena bayi tidak sama dengan orang dewasa.

Berikut beberapa makanan yang sebaiknya tidak diberikan pada bayi yang baru belajar makan atau bayi usia 6 bulan:

1. Makanan yang bisa menyebabkan tersedak

Sebaiknya tidak memberikan bayi makanan utuh atau bertekstur keras yang dapat menyebabkan tersedak. Contohnya, seperti anggur utuh, bakso bulat yang tidak dipotong, potongan apel yang besar, dan sebagainya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Atasi Trauma dan Sakit Hati agar Maaf Bukan Hanya di Lisan saat Lebaran

Atasi Trauma dan Sakit Hati agar Maaf Bukan Hanya di Lisan saat Lebaran

Lifestyle | Rabu, 05 Juni 2019 | 17:30 WIB

Ups... Ada Bule Ikut Antre Mau Lebaran dengan Jokowi di Istana

Ups... Ada Bule Ikut Antre Mau Lebaran dengan Jokowi di Istana

News | Rabu, 05 Juni 2019 | 16:20 WIB

Jenguk Lebaran, Keluarga Eggi Sudjana Bawa Opor Ayam dan Alat Cek Darah

Jenguk Lebaran, Keluarga Eggi Sudjana Bawa Opor Ayam dan Alat Cek Darah

News | Rabu, 05 Juni 2019 | 16:11 WIB

Terkini

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

×