Array

Pakar Temukan Obat Terbaru untuk Meningkatkan Gairah Wanita

Rosiana Chozanah Suara.Com
Senin, 01 Juli 2019 | 19:20 WIB
Pakar Temukan Obat Terbaru untuk Meningkatkan Gairah Wanita
Ilustrasi pasangan saat bercinta. [shutterstock]

Suara.com - Wanita yang memiliki gairah seksual rendah sekarang tidak perlu khawatir, karena para pakar sudah menemukan obat untuk meningkatkannya.

Melansir Insider, ada dua obat yang telah disetujui oleh Food and Drug Administrator (FDA) pada Jumat (21/6/2019) lalu untuk meningkatkan gairah seksual seorang perempuan.

Obat bernama Vyleesi ini digunakan oleh perempuan premenopause dengan kelainan seperti kurangnya minat secara terus menerus pada hubungan seksual, dan kondisi ini dapat menyebabkan stres.

Penggunaan obat ini disuntikkan pada paha atau perut untuk meningkatkan minat seksual selama beberapa jam.

"Kelebihan dari obat baru ini adalah perempuan hanya menggunakannya saat membutuhkan," kata Dr. Julia Johnson, seorang spesialis reproduksi di UMass Memorial Medical Center.

ilustrasi obat peningkat gairah perempuan (Shutterstock)

Tetapi obat ini juga mempunyai kekurangan, yaitu suntikan dan kemungkinan membuat beberapa perempuan menjadi mudah tersinggung. Sedangkan efek samping lainnya adalah membuat mual.

Meski begitu persetujuan ini juga didasarkan pada respons perempuan terhadap kuesioner yang menunjukkan peningkatan hasrat seksual dan penurunan stres terkait seks. Para wanita tidak melaporkan melakukan lebih banyak seks, tujuan asli untuk obat tersebut.

"Wanita tidak menginginkan lebih banyak seks. Mereka menginginkan seks yang lebih baik," kata Dr. Julie Krop, kepala petugas medis Amag Pharmaceuticals.

Vyleesi bertindak pada reseptor untuk hormon perangsang otak yang disebut melanocortin, yang berhubungan dengan gairah seksual dan nafsu makan pada pria dan wanita.

Baca Juga: Cokelat Bisa Tingkatkan Gairah Seksual

Amag yang berbasis di Waltham, Massachusetts berencana untuk memberikan obat itu kepada konsumen melalui media sosial, termasuk situs web yang disebut unblush.com yang memberi tahu wanita bahwa dorongan seks yang rendah "tidak perlu disalahkan."

Tetapi tidak semua pakar sepenuhnya setuju dengan obat ini.

Johnson dari UMass mengatakan obat-obatan seharusnya tidak menjadi pilihan pertama untuk mengobati masalah seksual perempuan. Sebagai gantinya, dia merekomendasikan konseling untuk membantu mereka 'memisahkan semua tekanan hidup' dari kehidupan seks mereka.

"Tetapi jika itu tidak berhasil, mengonsumsi obat yang dapat membantu patut dicoba," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI