Array

Millendaru Tidak Operasi Ganti Kelamin, Ternyata Risikonya Bertaruh Nyawa!

Kamis, 01 Agustus 2019 | 20:20 WIB
Millendaru Tidak Operasi Ganti Kelamin, Ternyata Risikonya Bertaruh Nyawa!
Millen Cyrus (Instagram millencyrus)

Suara.com - Beberapa hari lalu Millendaru mengaku belum mengubah alat kelaminnya sebagai pria meski sudah berpenampilan selayaknya perempuan yang juga memiliki payudara.

Millen mengaku sengaja tidak melakukan operasi kelamin atas dasar kata hatinya sendiri. Karena, keponakan Ashanty ini ingin dikenal sebagai Millen yang sebenarnya.

"Enggak, aku semua natural kok, masih original. Karena emang dari dasar hati aku juga enggak pengin mengubah, 'itu aku'. Tetap menjadi diriku seperti yang dikenal, seperti ini aja," kata Millendaru, melansir kanal YouTube MOP Channel

Melansir dari healthline.com, operasi pengubahan alat kelamin pria menjadi wanita bisa disebut tekni vaginoplasti. Dalam teknik vaginoplasti ini, kulit penis digunakan untuk membuat lapisan vagina.

Pusat Keunggulan untuk Kesehatan Transgender mengatakan vaginoplasti inversi penis dianggap sebagai teknik rekonstruksi genital standar emas di antara bedah plastik.

Millen Cyrus [Instagram]
Millen Cyrus [Instagram]

Selama vaginoplasty inversi penis Anda, Anda akan berada di bawah anestesi umum, berbaring telentang dengan kaki di atas. Prosedur ini rumit, melibatkan jaringan halus, pembuluh darah, dan serabut saraf.

Operasi kelamin ini juga memiliki risiko, meskipun komplikasi yang serius jarang terjadi. Berikut ini beberapa risiko operasi kelamin.

1. Pendarahan
2. Infeksi
3. Nekrosis klirotis
4. Pecahnya jahitan
5. Retensi urine
6. Prolaps vagina
7. Fistula

Ilustrasi orga intim pria, penis, mr P (shutterstock)
Ilustrasi orga intim pria, penis, mr P (shutterstock)

Melansir dari hellosehat.com, operasi ganti kelamin juga memengaruhi kualitas hidup seseorang. Orang-orang transgender yang sudah memiliki "identitas" baru akan lebih sering kehilangan pasangan, keluarga, teman hingga pekerjaan.

Baca Juga: Anak Kedua Jalani Operasi Mata, Asri Welas Minta Doa

Sebuah jurnal terbitan PLOS ONE tahun 2011 tentang orang yang melakukan operasi ganti kelamin juga menunjukkan risiko lebih tinggi terhadap kematian, bunuh diri dan gangguan psikiatri.

Artinya, operasi ganti kelamin bisa mengatasi gejala disforia gender, tapi mungkin lebih efektif sebagai terapi keseluruhan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI