Stres Karena Eutanasia 700 Anjing, Dokter Hewan Ini Bunuh Diri

Ruben Setiawan | Suara.com

Rabu, 25 Mei 2016 | 18:04 WIB
Stres Karena Eutanasia 700 Anjing, Dokter Hewan Ini Bunuh Diri
Dokter hewan Taiwan Jian Zhicheng yang bunuh diri karena stres mengeutanasia 700 anjing. (Sina Weibo)

Suara.com - Seorang dokter hewan di Taiwan nekat bunuh diri karena tak kuasa menahan tekanan dari aktivis penyayang binatang terhadap dirinya. Dokter yang juga pengelola tempat penampungan hewan itu dikecam lantaran melakukan eutanasia terhadap 700 ekor anjing dalam dua tahun terakhir.

Jian Zhicheng, si dokter perempuan merupakan direktur Pusat Perlindungan dan Pelatihan Hewan di Xinwu, Taiwan. Tekanan dan ancaman ia alami setelah mengungkap bahwa ia terpaksa mengeutanasia 700 ekor anjing karena terbatasnya ruang penampungan hewan yang ia kelola. Eutanasia sendiri merupakan tindakan mengakhiri dengan sengaja kehidupan orang ataupun hewan piaraan yang sakit berat atau luka parah dengan kematian yang tenang dan mudah atas dasar perikemanusiaan.

Lansiran MailOnline, kematian Dokter Zhicheng dikonfirmasi pada tanggal 12 Mei oleh seorang staf Kantor Perlindungan dan Pengendalian Hewan Taoyuan. Namun, mereka menolak memberitahu penyebab pasti kematian Zhicheng.

"Pengelola tempat penampungan hewan umum berhak melakukan eutanasia apabila mereka kekurangan ruang penampungan, berdasarkan undang-undang Taiwan," kata staf tersebut.

"Karena ini merupakan penampungan hewan, tidak diperbolehkan menolak hewan-hewan liar yang datang, meski jumlahnya lebih banyak ketimbang hewan yang diadopsi. Dan untuk menjaga standar kualitas hidup hewan-hewan yang ada di sini, hal ini (eutanasia) diperbolehkan," ujarnya.

Saat ini, ada 410 ekor anjing dan 94 kucing yang ditampung di penampungan hewan Xinwu. Penampungan tersebut memiliki kapasitas 500 anjing dan 100 kucing.

Zhicheng, oleh teman-temannya, dikenal sebagai orang yang baik dan berdedikasi tinggi. Dokter berusia 31 tahun itu sudah bekerja di tempat penampungan hewan tersebut selama beberapa tahun.

Zhicheng mengungkap jumlah hewan yang meninggal dengan eutanasia dalam sebuah berita beberapa waktu yang lalu. Hal itu membuat para aktivis penyayang binatang geram. Ia bahkan dijuluki sebagai "perempuan pembantai" dan "pembantai cantik".

Permasalahan yang dialami Zhicheng menjadi dilematis. Di satu sisi, ia merasa tertekan oleh serangan para aktivis, sementara di sisi lain, ia harus mencari solusi membeludaknya jumlah hewan yang harus ditampung.

Lansiran People's Daily Online, Zhicheng dilaporkan hilang oleh suaminya setelah si dokter tak pulang ke rumah pada 5 Mei lalu. Ia ditemukan tak sadarkan diri pada hari yang sama oleh polisi setelah menyuntikan obat eutanasia ke tubuhnya. Sempat dirawat, Zhicheng meninggal dunia di rumah sakit sepekan kemudian. (Asia One)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jembatan Cangar Ada di Mana? Sederet Tragedi di Balik Keindahan Wisata Pegunungan

Jembatan Cangar Ada di Mana? Sederet Tragedi di Balik Keindahan Wisata Pegunungan

Lifestyle | Jum'at, 24 April 2026 | 12:21 WIB

Laki-Laki dan Beban Maskulinitas: Mengapa Angka Bunuh Diri Laki-Laki Begitu Tinggi?

Laki-Laki dan Beban Maskulinitas: Mengapa Angka Bunuh Diri Laki-Laki Begitu Tinggi?

Your Say | Jum'at, 24 April 2026 | 12:40 WIB

Kemenkes Nilai Baliho 'Aku Harus Mati' Berisiko di Tengah Lonjakan Kasus Bunuh Diri

Kemenkes Nilai Baliho 'Aku Harus Mati' Berisiko di Tengah Lonjakan Kasus Bunuh Diri

News | Selasa, 07 April 2026 | 15:18 WIB

Viral Banner Aku Harus Mati, Psikiater Ingatkan Risiko Trigger Bunuh Diri di Ruang Publik

Viral Banner Aku Harus Mati, Psikiater Ingatkan Risiko Trigger Bunuh Diri di Ruang Publik

News | Selasa, 07 April 2026 | 13:23 WIB

Kemenkes Dorong Penertiban Iklan Film Aku Harus Mati: Cegah Risiko Peniruan Bunuh Diri

Kemenkes Dorong Penertiban Iklan Film Aku Harus Mati: Cegah Risiko Peniruan Bunuh Diri

News | Senin, 06 April 2026 | 12:12 WIB

Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM

Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 22:10 WIB

Viral! Gadis 12 Tahun Tewas Bunuh Diri Korban Cyberbullying, Sang Ibu Ungkap Fakta Miris

Viral! Gadis 12 Tahun Tewas Bunuh Diri Korban Cyberbullying, Sang Ibu Ungkap Fakta Miris

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 18:14 WIB

Geger Seorang Pria Tewas Terjatuh dari Lantai Tiga PIM 2, Polisi Selidiki Dugaan Bunuh Diri

Geger Seorang Pria Tewas Terjatuh dari Lantai Tiga PIM 2, Polisi Selidiki Dugaan Bunuh Diri

News | Minggu, 08 Maret 2026 | 19:55 WIB

Meutia Hatta Soroti Bocah Bunuh Diri di NTT, Minta Istri Pejabat Ikut Ingatkan Pemerintah

Meutia Hatta Soroti Bocah Bunuh Diri di NTT, Minta Istri Pejabat Ikut Ingatkan Pemerintah

News | Senin, 16 Februari 2026 | 14:59 WIB

Chat Anak Bunuh Diri di Demak dengan Ibunya Tersebar, Dikhawatirkan Menular

Chat Anak Bunuh Diri di Demak dengan Ibunya Tersebar, Dikhawatirkan Menular

Entertainment | Senin, 16 Februari 2026 | 10:20 WIB

Terkini

Miskinkan Bandar Ko Erwin, Bareskrim Bidik Pasal TPPU dan Sita Aset Rumah hingga Ruko!

Miskinkan Bandar Ko Erwin, Bareskrim Bidik Pasal TPPU dan Sita Aset Rumah hingga Ruko!

News | Jum'at, 24 April 2026 | 19:13 WIB

Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon

Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon

News | Jum'at, 24 April 2026 | 19:09 WIB

Seskab Teddy Beberkan Hasil Pertemuan Empat Mata Prabowo-Kapolri, Ini Isinya

Seskab Teddy Beberkan Hasil Pertemuan Empat Mata Prabowo-Kapolri, Ini Isinya

News | Jum'at, 24 April 2026 | 19:08 WIB

Studi: Konflik Nuklir Regional Bisa Picu Krisis Iklim Global Bertahun-tahun, Kenapa?

Studi: Konflik Nuklir Regional Bisa Picu Krisis Iklim Global Bertahun-tahun, Kenapa?

News | Jum'at, 24 April 2026 | 18:55 WIB

Mengapa Parpol Melawan Usul KPK Soal Pembatasan Masa Jabatan Ketua Umum?

Mengapa Parpol Melawan Usul KPK Soal Pembatasan Masa Jabatan Ketua Umum?

News | Jum'at, 24 April 2026 | 18:42 WIB

Kebakaran Sampah 2 Hari di Kelapa Gading, DLH DKI Ungkap Dugaan Pemicunya

Kebakaran Sampah 2 Hari di Kelapa Gading, DLH DKI Ungkap Dugaan Pemicunya

News | Jum'at, 24 April 2026 | 18:37 WIB

Prabowo Panggil Kapolri ke Hambalang, Bahas Keamanan Nasional hingga Hilirisasi di 13 Lokasi

Prabowo Panggil Kapolri ke Hambalang, Bahas Keamanan Nasional hingga Hilirisasi di 13 Lokasi

News | Jum'at, 24 April 2026 | 18:32 WIB

Purbaya Buka Suara Soal Pajaki Selat Malaka: Tak Ada Rencana Kutip Tarif

Purbaya Buka Suara Soal Pajaki Selat Malaka: Tak Ada Rencana Kutip Tarif

News | Jum'at, 24 April 2026 | 18:30 WIB

Hadapi El Nino 2026, Pemerintah Ungkap Strategi Cegah Karhutla

Hadapi El Nino 2026, Pemerintah Ungkap Strategi Cegah Karhutla

News | Jum'at, 24 April 2026 | 18:25 WIB

Muhammadiyah Gandeng BPJS Ketenagakerjaan: Dosen Muda Bisa Dapat Akses Rumah hingga Pelatihan Kerja

Muhammadiyah Gandeng BPJS Ketenagakerjaan: Dosen Muda Bisa Dapat Akses Rumah hingga Pelatihan Kerja

News | Jum'at, 24 April 2026 | 18:24 WIB