Pakar : Iuran BPJS Kesehatan Naik Tidak Menyelesaikan Masalah

Ade Indra Kusuma, Dini Afrianti Efendi

Kamis, 29 Agustus 2019 | 14:36 WIB
Pakar : Iuran BPJS Kesehatan Naik Tidak Menyelesaikan Masalah
Iuran BPJS Kesehatan Naik, Praktisi Medis : Itu Tidak Menyelesaikan Masalah [Suara.com/Dini]

Suara.com - Pakar : Iuran BPJS Kesehatan Naik Tidak Menyelesaikan Masalah.

Ramainya pemberitaan iuran kepesertaan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan yang akan mengalami kenaikan cukup tinggi, ternyata membuat berbagai tanggapan miring dari banyak masyarakat.

Sayangnya, kenaikan biaya BPJS menurut ahli medis hal ini tidak menyelesaikan akar masalah dan hanya bersifat sementara.

Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Hermatologi Onkologi Medik, Dr. Ronald A.Hukom, MHSc, SpPD-KHOM (yang pegang mic)
Dr. Ronald A.Hukom, MHSc, SpPD-KHOM, Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Hermatologi Onkologi Medik, foto sebelah kiri [Suara.com/Dini]

"Menaikkan biaya jadi jalan keluar yang harus dipertimbangkan beberapa minggu ini ramai diusulkan kenaikan biaya peserta BPJS, tapi itu hanya upaya sementara yang tidak menyelesaikan keseluruhan masalah, kami melihat ada hal-hal yang harusnya dibereskan dengan tuntas, tidak hanya menaikkan pembiayaan," ujar Dr. Ronald A.Hukom, MHSc, SpPD-KHOM, Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Hermatologi Onkologi Medik, dalam diskusi media di Hongkong Cafe, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (29/8/2019)

Dokter yang spesialis di rumah sakit khusus kanker RS. Dharmais itu menilai kenaikan iuran bayar BPJS tidak menjamin dapat menutupi seluruh anggaran yang defisit atau kurang.

Menurut dokter Ronald, alih-alih mengcover seluruh biaya kesehatan masyarakat, ia menyarankan agar adanya cost sharing atau pembagian biaya antara pemerintah dan masyarakat yang sudah diadopsi banyak negera maju.

"Cost sharing akan buat orang lebih hati-hati, tidak berobat kalau nggak perlu bener dia nggak pergi, atau kalau dia tau biayanya akan tinggi sekali, dia mungkin harus siapkan asuransi kedua, di banyak negara lebih cost sharing-nya," jelasnya.

Masalah lainnya, saat BPJS membatasi pelayanan kesehatan karena budget terbatas, dokter akan dibuat bingung harus berbuat apa. Pengobatan jadi tidak maksimal dan setengah-setengah. 

"BPJS sudah coba batasi, dokter kandungan persalinan normal tidak ditanggung, membatasi tidak sepenuhnya tepat, karena kualitas pelayanan akan menurun. Kalau ini itu tidak boleh, dokter bingung, akhirnya 'udah deh BPJS saja yang obati', kalau untuk ikuti pedoman yang seharusnya," paparnya.

baca juga

Sekedar informasi, Menteri Keuangan RI Sri Mulyani mengungkap perlu naikkan iuran BPJS Kesehatan saat rapat bersama Komisi IX DPR-RI. Menkeu menyarankan kenaikan berkisar hampir dua kali lipat dari iuran semula, di masing-masing kategori.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cegah Kecelakaan di Jalan Raya, BPJS Ketenagakerjaan Bagi-bagi Helm

Cegah Kecelakaan di Jalan Raya, BPJS Ketenagakerjaan Bagi-bagi Helm

News | Kamis, 29 Agustus 2019 | 11:29 WIB

Luhut Beberkan Alasan Jasa Keuangan China Ingin Selamatkan BPJS Kesehatan

Luhut Beberkan Alasan Jasa Keuangan China Ingin Selamatkan BPJS Kesehatan

Bisnis | Minggu, 25 Agustus 2019 | 15:26 WIB

BPJSTK Lindungi Para Korban Tragedi KM Mina Sejati di Perairan Laut Aru

BPJSTK Lindungi Para Korban Tragedi KM Mina Sejati di Perairan Laut Aru

News | Jum'at, 23 Agustus 2019 | 16:30 WIB

Terkini

Arwin AS Wafat, Bupati Afni Kenang Pesan Terakhir: Jaga Siak, Jangan Menyerah

Arwin AS Wafat, Bupati Afni Kenang Pesan Terakhir: Jaga Siak, Jangan Menyerah

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 06:17 WIB

Berapa Normal Asam Urat pada Wanita 40 Tahun ke Atas? Ini Batas dan Ciri-cirinya

Berapa Normal Asam Urat pada Wanita 40 Tahun ke Atas? Ini Batas dan Ciri-cirinya

Health | Minggu, 01 November 2026 | 06:10 WIB

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

×