Warganet Kritik Penggunaan Bahasa Anak Nana Mirdad, Padahal Ini Bermanfaat!

Angga Roni Priambodo | Rosiana Chozanah
Warganet Kritik Penggunaan Bahasa Anak Nana Mirdad, Padahal Ini Bermanfaat!
Andrew White bersama Nana Mirdad dan kedua anak mereka, Jason dan Sarah di peluncuran film 'Star Wars: The Last Jedi' di Kelapa Gading, Jakarta Utara, Minggu (17/12/2017). [suara.com/Ismail]

Banyak manfaat yang diperoleh ketika mengajarkan dan menerapkan bahasa kedua pada anak sejak dini.

Suara.com - Warganet kembali mengkritik putri Nana Mirdad, Sarah Deana White, yang selalu berbicara menggunakan bahasa asing.

"Mbak kenapa sih anaknya tiap diajakin ngomong indo, selalu respon dengan english? Toh dia juga nangkrp pertanyaan dalam bahasa Indonesia, ngerti arti tapi nggak pernah mau keliatan ngomong bahasa sendiri?" kritik seorang warganet melalui pesan langsung ke instagram Nana.

Tak tahan, Nana pun menjelaskan bahwa putrinya mampu dan memahami bahasa Indonesia secara baik dan benar. Namun, karena lingkungan Sarah yang dikelilingi orang berbahasa Inggris, ia menjadi terbiasa.

"Buat saya, anak-anak saya ngerti dan bisa berbahasa Indonesia yang baik itu adalah keharusan. Tapi soal pilihan bahasa yang nyaman mereka gunakan biar jadi pilihan pribadi mereka aja. Semoga bisa dimengerti ya," ungkap Nana Mirdad, Senin (2/9/2019).

Nana menambahkan, putrinya juga dapat menyesuaikan tempat saat menggunakannya. Misalnya jika dia sedang berkunjung ke saudara di Jakarta, secara otomatis Sarah akan berbahasa Indonesia.

Padahal, memelajari bahasa kedua justru baik.

Nana Mirdad bersama dua anaknya, Jason dan Sarah. (Instagram)
Nana Mirdad bersama dua anaknya, Jason dan Sarah. (Instagram)

Melansir Kumon.co.uk, studi menunjukkan pada level kognitif dan akademik, anak-anak belajar bahasa tambahan akan menjadi lebih kreatif, lebih baik dalam memecahkan masalah yang kompleks dan biasanya mendapat nilai yang lebih tinggi pada tes standar.

Begitu anak-anak tahu bahasa kedua, lebih mudah bagi mereka untuk memahami struktur bahasa lebih lanjut.

Itulah sebabnya para ahli mengatakan bahwa setiap bahasa baru yang dipelajari lebih mudah daripada yang sebelumnya.

Tidak hanya lebih kreatif, penelitian lain juga menunjukkan bahasa kedua meningkatkan keterampilan anak dalam berpikir kritis, dan mendengarkan. Selain itu juga dapat meningkatkan memori serta konsentrasi.

Meskipun pikiran anak-anak dikenal sebagai "seperti spons" yang menyerap segalanya, disarankan untuk memberi waktu yang cukup untuk memperoleh dan memahami satu bahasa sebelum memperkenalkan yang lain.

Kalau tidak, mereka mungkin melewati waktu yang membingungkan di mana mereka tidak akan benar-benar tahu bagaimana mengekspresikan diri.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS