Jangan Malas, Ini 5 Manfaat Bangun Pagi yang Sudah Terbukti Ilmiah

M. Reza Sulaiman Suara.Com
Selasa, 08 Oktober 2019 | 05:49 WIB
Jangan Malas, Ini 5 Manfaat Bangun Pagi yang Sudah Terbukti Ilmiah
Ilustrasi bangun tidur di pagi hari. (shutterstock)

Suara.com - Jangan Malas, Ini 5 Manfaat Bangun Pagi yang Sudah Terbukti Ilmiah

Tidak semua orang suka bangun pagi. Padahal, bangun pagi memiliki banyak manfaat yang sudah terbukti secara ilmiah lho.

Bangun pagi diketahui bisa membuat seseorang lebih bahagia, sukses, bahkan mencegah depresi. Ingin tahu selengkapnya? 

1. Ayo Bangun Pagi, Sering Begadang Tingkatkan Risiko Kanker Payudara

Ilustrasi bangun pagi (shutterstock)
Ilustrasi bangun pagi (shutterstock)

Apakah Anda seorang wanita yang senang beraktivitas pagi hari? Ternyata wanita yang senang beraktivitas maupun bangun pagi mendapatkan lebih banyak manfaat kesehatan.

Penelitian terbaru menemukan bahwa wanita yang senang beraktivitas pagi hari berisiko lebih rendah menderita kanker payudara daripada mereka yang berkegiatan di malam hari.

Baca selengkapnya

2. Bangun Pagi Setiap Hari Bisa Bikin Bahagia, Ini Alasannya

Ilustrasi bangun tidur lebih pagi bisa bikin bahagia. (Shutterstock)
Ilustrasi bangun tidur lebih pagi bisa bikin bahagia. (Shutterstock)

Kurang semangat menjalani rutinitas bisa membuat Anda tidak bahagia. Mungkin Anda bisa mengubah jam bangun tidur Anda dengan bangun lebih pagi.

Baca Juga: Leher Kaku saat Bangun Pagi, Setelahnya Gadis Muda Ini Alami Kelumpuhan!

Ingin tahu mengapa bangun pagi bisa bikin lebih bahagia?

Baca selengkapnya

3. Catat! Bangun Pagi Bikin Perempuan Lebih Terhindar dari Depresi

Ilustrasi perempuan bangun pagi. (Shutterstock)
Ilustrasi perempuan bangun pagi. (Shutterstock)

Menurut sebuah penelitian baru yang diterbitkan dalam Journal of Psychiatric Research, kolaborasi penelitian dari Colorado University (CU) Boulder, Channing Division of Network Medicine dan Women’s Hospital di Boston menyatakan bahwa perempuan paruh baya yang bangun pagi ternyata lebih sehat secara mental sehingga lebih terhindar dari depresi.

Penelitian yang mencatat data 32.000 perawat perempuan ini menemukan adanya hubungan antara chronotype (jam-jam seseorang cenderung tidur atau bangun) dan gangguan mood.
Chronotype adalah bagian dari jam biologis tubuh pada manusia.

Baca selengkapnya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI