Minum Obat Hipertensi Bisa Bikin Ginjal Rusak, Mitos atau Fakta?

M. Reza Sulaiman

Kamis, 17 Oktober 2019 | 14:18 WIB
Minum Obat Hipertensi Bisa Bikin Ginjal Rusak, Mitos atau Fakta?
Minum obat hipertensi bisa bikin ginjal rusak? [shutterstock]

Suara.com - Minum Obat Hipertensi Bisa Bikin Ginjal Rusak, Mitos atau Fakta?

Hipertensi alias penyakit tekanan darah tinggi masih menjadi masalah kesehatan utama masyarakat di Indonesia. Salah satu penyebabnya adalah penyakit hipertensi yang tidak terkontrol, karena rendahnya kesadaran masyarakat untuk minum obat secara rutin.

Bahkan, ada satu klaim yang hingga kini masih dipercaya sebagian masyarakat. Yakni, kebanyakan mengonsumsi obat dapat merusak ginjal, yang pada akhirnya berujung pada gagal ginjal. Lalu, apa kata dokter soal klaim ini?

Dr. dr. Tunggul Situmorang, SpPD-KGH, Ketua Indonesian Society for Hypertension (INASH), mengaku kerap ditanyai soal hal ini oleh pasien. Menurut dr Tunggul, klaim ini sudah dapat dibuktikan ilmiah sebagai mitos, alias kabar tidak benar.

"Sekali lagi saya tegaskan, tidak benar obat itu bisa bikin ginjal rusak. Justru, obat hipertensi, obat anti gula, obat kolesterol itu, fungsinya menjaga ginjal, melindungi ginjal supaya nggak rusak lalu jadi gagal ginjal," terang dr Tunggul, dalam temu media di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (17/10/2019).

Pasien hipertensi dikatakan dr Tunggul, wajib mengonsumsi obat secara rutin. Konsumsi obat merupakan bagian dari tata laksana pengobatan penyakit hipertensi.

Hal yang sama berlaku pula untuk pasien diabetes. Fungsi obat diabetes dan hipertensi merupakan pengontrol, agar gula darah atau tekanan darah tidak berada di atas batas aman. Justru ketika obat tidak diminum dan tekanan darah serta gula darah tidak terkontrol, risiko kerusakan ginjal akan meningkat.

Ia mengatakan memang ada beberapa jenis obat yang dapat merusak ginjal. Namun obat-obat tersebut bukanlah obat penyakit tidak menular.

"Obat yang bisa merusak ginjal itu obat anti rasa sakit, obat pengurus badan, dan obat-obatan yang tidak jelas lainnya. Itu yang bisa merusak ginjal," tambah dr Tunggul lagi.

Ilustrasi ginjal. (Shutterstock)
Ilustrasi ginjal. (Shutterstock)

Jika Anda masih ragu terhadap obat yang Anda konsumsi, dr Tunggul mengatakan Anda bisa bertanya kepada dokter soal jenis obat yang dikonsumsi. Nantinya, dokter akan menjelaskan apa saja fungsi obat tersebut dan jika ada, efek sampingnya terhadap kesehatan tubuh.

Kesimpulan: Mitos

Obat-obatan untuk penyakit tidak menular seperti obat hipertensi, obat diabetes, obat kolesterol, dan lainnya, tidak menyebabkan kerusakan ginjal. Justru, obat-obatan tersebut mencegah terjadinya kerusakan pada ginjal akibat tingginya gula darah, tekanan darah keningkat, dan kolesterol tinggi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengungkap Mitos dan Fakta Seputar Sembelit, Apa Saja?

Mengungkap Mitos dan Fakta Seputar Sembelit, Apa Saja?

Health | Rabu, 16 Oktober 2019 | 11:39 WIB

Cerita Haru Tukang Sol Sepatu, Tawarkan Ginjal Demi Biaya Persalinan Istri

Cerita Haru Tukang Sol Sepatu, Tawarkan Ginjal Demi Biaya Persalinan Istri

Banten | Selasa, 15 Oktober 2019 | 08:24 WIB

Viral Begadang Bikin Tubuh Sulit Lakukan Detoksifikasi, Mitos Atau Fakta?

Viral Begadang Bikin Tubuh Sulit Lakukan Detoksifikasi, Mitos Atau Fakta?

Health | Kamis, 10 Oktober 2019 | 06:54 WIB

Terkini

Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun

Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun

Health | Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:18 WIB

Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya

Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya

Health | Sabtu, 13 Juni 2026 | 10:29 WIB

Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi

Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi

Health | Jum'at, 12 Juni 2026 | 12:50 WIB

Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW

Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW

Health | Jum'at, 12 Juni 2026 | 09:06 WIB

Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia

Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia

Health | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:51 WIB

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Health | Rabu, 10 Juni 2026 | 17:20 WIB

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:57 WIB

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 14:09 WIB

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 11:10 WIB

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 08:05 WIB