Demi Bisa Cuti Panjang, Seorang Guru Pura-pura Sakit TB

Vania Rossa | Risna Halidi | Suara.com

Rabu, 06 November 2019 | 08:21 WIB
Demi Bisa Cuti Panjang, Seorang Guru Pura-pura Sakit TB
Ilustrasi tuberkulosis. (Shutterstock)

Suara.com - Seorang guru bahasa Inggris di sebuah sekolah swasta di China dituduh telah membeli surat keterangan diagnosis tuberkulosis (TB) palsu secara daring demi memperpanjang liburannya.

Guru yang diidentifikasi dengan nama Du, dilaporkan membayar sekitar US$ 67 atau Rp 900 ribu untuk hasil CT scan dada palsu dan surat diagnosis dari dokter.

Dua hal tersebut kemudian dijadikan senjata oleh Du untuk mendapatkan cuti medis yang lebih panjang di sekolah tempat ia mengajar.

Bodohnya, Du tidak mempertimbangkan keputusannya. Ia tidak sadar bahwa TB merupakan penyakit sangat menular dan mengancam jiwa. Sampai-sampai pihak sekolah memutuskan untuk membayar pemeriksaan kesehatan semua siswa dan guru mengenai kemungkinan mereka terkena TB juga.

Dalam pemeriksaan massal diketahui dua siswa menderita TB. Terkejut akan fakta tersebut, Du kembali membeli surat diagnosis secara daring yang menyatakan bahwa dirinya sudah sehat.

Banyak orangtua murid lalu merasa tidak percaya. Apalagi pasien TB membutuhkan waktu setidaknya enam bulan mengonsumsi antibiotik guna membunuh bakteri TB dalam tubuh.

Pihak sekolah memaksa Du untuk melakukan tes ketiga di rumah sakit di daerah Hohhot. Hasil tes lalu menunjukkan bahwa Du tidak pernah menderita TB, yang biasanya meninggalkan bekas fisik di paru-paru.

Terperangkap dengan kebohongannya, Du akhirnya mengaku bahwa ia telah menipu banyak orang demi mendapatkan liburan panjang.

Dilansir dari Oddity Central, guru bahasa Inggris itu mengakui bahwa dia tidak tahu seberapa serius penyakit TB ketika membeli diagnosis palsu di internet. Tidak jelas apakah ia diizinkan untuk mempertahankan pekerjaannya, terutama setelah ceritanya beredar di media sosial China.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Duh, Polusi Udara di Jakarta Bisa Bikin Risiko Tertular TBC Meningkat

Duh, Polusi Udara di Jakarta Bisa Bikin Risiko Tertular TBC Meningkat

Health | Rabu, 17 Juli 2019 | 08:15 WIB

TB Resisten Obat Jadi Ancaman Global, Ini Dampaknya pada Dunia

TB Resisten Obat Jadi Ancaman Global, Ini Dampaknya pada Dunia

Health | Jum'at, 17 Mei 2019 | 13:18 WIB

Obat TBC Resisten Bisa Picu Gangguan Psikis, Ini Penjelasan Dokter

Obat TBC Resisten Bisa Picu Gangguan Psikis, Ini Penjelasan Dokter

Health | Kamis, 09 Mei 2019 | 10:53 WIB

Terkini

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Health | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:31 WIB

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB