3 Mitos tentang Vagina, Tidak Ada Makanan yang Bisa Membuatnya Wangi!

Rima Sekarani Imamun Nissa, Rosiana Chozanah

Rabu, 06 November 2019 | 12:05 WIB
3 Mitos tentang Vagina, Tidak Ada Makanan yang Bisa Membuatnya Wangi!
Ilustrasi kesehatan vagina (Shuuetstock)

Suara.com - Mitos dan informasi yang salah tentang vagina dan vulva hingga kini masih banyak didengar di kalangan masyarakat.

Melalui bukunya The Vagina Bible, ginekolog Jen Gunter mencoba menghilangkan prasangka tentang mitos yang berhubungan dengan vagina.

Berikut beberapa mitos tentang vagina dan vulva yang ingin Gunter luruskan, melansir Insider.

1. Mitos: 'Mengonsumsi makanan tertentu membuat vagina berbau wangi'

Dalam bukunya The Vagina Bible, Gunter menjelaskan bakteri sehat dalam vagina seseorang, selain lendir serviksnya, bertanggung jawab atas bau di area kewanitaan.

Semua ini tidak ada hubungannya dengan makanan sama sekali. Makanan tidak dapat membunuh, mengubah atau membuat bakteri berkembang biak dengan cara apapun.

Ilustrasi vagina, organ intim perempuan. [Shutterstock]
Ilustrasi vagina, organ intim perempuan. [Shutterstock]

Selain itu, belum ada penelitian yang menunjukkan jenis makanan berdampak pada bau vagina.

Jika vagina berbau tidak normal, kemungkinan disebabkan oleh infeksi yang memerlukan konsultasi dengan dokter.

2. Mitos: 'Persalinan dini dapat terjadi apabila melakukan penetrasi saat berhubungan intim'

baca juga

Beberapa wanita hamil mungkin takut melakukan hubungan intim penetrasi karena khawatir hal itu dapat menyebabkan persalinan dini.

Padahal, menurut Gunter, berhubungan intim selama kehamilan itu benar-benar aman dan tidak akan menyebabkan persalinan dini. Hal itu kecuali Anda memiliki masalah serviks yang dapat meningkatkan kehammilan berisiko.

3. Mitos: 'Menggunakan produk khusus untuk membersihkan vagina'

Sekarang ini banyak produk yang mengklaim dapat membuat vagina Anda berbau segar dan bersih.

Pada kenyataannya, produk ini tidak baik untuk vagina dan vulva. Dokter kandungan termasuk Gunter bahkan telah memperingatkan untuk tidak menggunakannya.

Ilustrasi vagina sehat (Shutterstock)

Seringkali, produk ini mengandung aroma tambahan yang menurut dokter kandungan Dr. Donnica Moore bermasalah. Wewangian berpotensi mengiritasi vagina dan menyebabkan peradangan, gatal, dan nyeri.

Selain itu, Moore berpendapat jika seseorang sudah memiliki infeksi ragi atau infeksi vagina akibat bakteri dan mencoba membilas daerah tersebut dengan produk pembersih area kewanitaan, sebenarnya malah dapat mendorong bakteri lebih jauh ke dalam leher rahim dan memperburuk infeksi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dicakar Kucing, Wanita Ini Nyaris Meninggal karena Infeksi Bakteri

Dicakar Kucing, Wanita Ini Nyaris Meninggal karena Infeksi Bakteri

Health | Selasa, 05 November 2019 | 15:06 WIB

Ketahui 5 Mitos Kanker Payudara, Ini Fakta Sesungguhnya!

Ketahui 5 Mitos Kanker Payudara, Ini Fakta Sesungguhnya!

Health | Senin, 04 November 2019 | 15:05 WIB

Orang Kegemukan dan Obesitas di Jepang Bisa Dipidana, Mitos atau Fakta?

Orang Kegemukan dan Obesitas di Jepang Bisa Dipidana, Mitos atau Fakta?

Health | Jum'at, 01 November 2019 | 07:05 WIB

5 Langkah Mengatasi Asma yang Kambuh Tanpa Inhaler

5 Langkah Mengatasi Asma yang Kambuh Tanpa Inhaler

Health | Selasa, 29 Oktober 2019 | 14:00 WIB

Terkini

Kaltim Masuk 10 Besar Nasional Provinsi Rawan Karhutla

Kaltim Masuk 10 Besar Nasional Provinsi Rawan Karhutla

Kaltim | Rabu, 26 Agustus 2026 | 21:16 WIB

Ratusan Kepala SPPG Dipecat, 455 Dapur MBG Ditutup

Ratusan Kepala SPPG Dipecat, 455 Dapur MBG Ditutup

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2026 | 21:15 WIB

Makan Malam Berubah Jadi Mimpi Buruk, 8 Anggota Keluarga Tewas dalam Penembakan Montana

Makan Malam Berubah Jadi Mimpi Buruk, 8 Anggota Keluarga Tewas dalam Penembakan Montana

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 21:12 WIB

Totalitas Tanpa Batas! Rachma Julia Siapkan Single Baru Sambil Galang Aksi untuk NTT

Totalitas Tanpa Batas! Rachma Julia Siapkan Single Baru Sambil Galang Aksi untuk NTT

Entertainment | Rabu, 26 Agustus 2026 | 21:11 WIB

GPI Ajak Warga Tak Terprovokasi Aksi Demo: Jangan Klaim Diri Merepresentasikan Rakyat

GPI Ajak Warga Tak Terprovokasi Aksi Demo: Jangan Klaim Diri Merepresentasikan Rakyat

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 21:10 WIB

5 Pasangan Zodiak yang Paling Tidak Cocok Dijadikan Rekan Kerja Satu Tim

5 Pasangan Zodiak yang Paling Tidak Cocok Dijadikan Rekan Kerja Satu Tim

Lifestyle | Rabu, 26 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Secret Service Buka Suara, Nyawa Anak Bungsu Donald Trump Dihargai Rp156 Miliar

Secret Service Buka Suara, Nyawa Anak Bungsu Donald Trump Dihargai Rp156 Miliar

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 21:00 WIB

Persib Bandung Luncurkan Jersey Musim Kompetisi 2026/2027

Persib Bandung Luncurkan Jersey Musim Kompetisi 2026/2027

Video | Rabu, 26 Agustus 2026 | 21:00 WIB

ISPA Palembang Tembus 9.313 Kasus Saat Kabut Asap Karhutla, Ini Data Terbarunya

ISPA Palembang Tembus 9.313 Kasus Saat Kabut Asap Karhutla, Ini Data Terbarunya

Sumsel | Rabu, 26 Agustus 2026 | 20:55 WIB

Kebakaran Lahan Gambut Seluas 311 Hektare Terjadi di Kutai Kartanegara

Kebakaran Lahan Gambut Seluas 311 Hektare Terjadi di Kutai Kartanegara

Kaltim | Rabu, 26 Agustus 2026 | 20:54 WIB

×