Ayah Olga Lydia Sempat Kekurangan Kalsium, Apa Efeknya pada Tubuh?

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Rabu, 06 November 2019 | 15:27 WIB
Ayah Olga Lydia Sempat Kekurangan Kalsium, Apa Efeknya pada Tubuh?
Model sekaligus Aktris Olga Lydia berpose saat ditemui di Hotel Sultan, Jakarta, Senin (15/7). [Suara.com/Arief Hermawan P]

Suara.com - Ayah Olga Lydia, Hertadi, meninggal dunia setelah menjalani perawatan medis di rumah sakit. Saat itu dokter telah mengizinkan ayah Olga Lydia yang menderita infeksi paru-paru untuk pulang ke rumah.

Sebelum pulang, dokter juga sempat memberi tahu kondisi ayah Olga Lydia yang memiliki kadar kalium rendah. Tetapi, dokter tetap mengizinkan ayah Olga Lydia pulang ke rumah.

"Sebetulnya itu ada dokter yang bilang 'pak sudah dibawa keluar katanya kadar kaliumnya udah rendah itu dikhawatirkan bahaya untuk jantung. Tapi entah mengapa memang sama dokternya diperbolehkan pulang, makanya checkup-nya akan dipercepat yang harusnya dua minggu jadi hari Kamis," kata Olga Lydia ditemui di rumah duka Grand Heaven, Pluit, Jakarta Utara, Selasa (5/11/2019).

Penyataan dokter itu pun sempat membuat Olga Lydia ragu membawa ayahnya pula dalam kondisi kadar kaliumnya rendah dan risikonya. Tetapi, ia tetap membawa ayahnya pulang atas izin dari dokter.

Perlu diketahui kalau kalium adalah mineral penting yang disebut sebagai elektrolit. Kalium berperan penting dalam menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh dan mengendalikan tekanan darah, khususnya menjaga fungsi otot dan saraf yang mengendalikan jantung.

Olga Lydia [Revi C Rantung/Suara.com]
Olga Lydia [Revi C Rantung/Suara.com]

Dalam istilah medis, orang yang kekurangan kalium disebut hipokalemia. Melansir dari Hello Sehat kondisi ini terjadi jika kadar kalium dalam aliran darah seseorang di bawah batas normal, yakni kurang dari 3,5 mEq/L.

Salah satu faktor paling umum yang menyebabkan seseorang kekurangan kalium karena pengaruh konsumsi obat-obatan diuretik yang berfungsi mempercepat pembentukan urin.

Apabila diabaikan, kurangnya kadar kaliuum bisa menyebabkan bahaya lain hingga kematian. Berikut ini reaksi tubuh ketika Anda kekurangan kadar kalium dalam darah.

  • Kram otot dan kedutan
  • Sakit perut dan sembelit
  • Mual dan muntah
  • Palpitasi jantung, seperti jantung berdebar-debar
  • Sering buang air kecil dan merasa haus
  • Kesemutan dan mati rasa

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ayah Olga Lydia Meninggal karena Infeksi Paru-Paru, Seperti Ini Gejalanya

Ayah Olga Lydia Meninggal karena Infeksi Paru-Paru, Seperti Ini Gejalanya

Health | Rabu, 06 November 2019 | 13:42 WIB

Benarkah Timun Membuat Tekanan Darah Menjadi Rendah?

Benarkah Timun Membuat Tekanan Darah Menjadi Rendah?

Health | Kamis, 18 Juli 2019 | 12:55 WIB

Walau Kecil, Kuaci Simpan Banyak Nutrisi Tersembunyi!

Walau Kecil, Kuaci Simpan Banyak Nutrisi Tersembunyi!

Health | Minggu, 16 Juni 2019 | 21:10 WIB

Terkini

Jangan Lewat 4,5 Jam! Dokter Ungkap Golden Period Penanganan Stroke yang Bisa Selamatkan Otak

Jangan Lewat 4,5 Jam! Dokter Ungkap Golden Period Penanganan Stroke yang Bisa Selamatkan Otak

Health | Kamis, 23 April 2026 | 18:14 WIB

Bukan Sekadar Datang Bulan, Ini Fakta Penting Menstruasi Remaja yang Sering Disalahpahami

Bukan Sekadar Datang Bulan, Ini Fakta Penting Menstruasi Remaja yang Sering Disalahpahami

Health | Kamis, 23 April 2026 | 16:09 WIB

Terbukti Bukan Asal Tren: Susu Flyon Direview dan Direkomendasikan Puluhan Dokter

Terbukti Bukan Asal Tren: Susu Flyon Direview dan Direkomendasikan Puluhan Dokter

Health | Rabu, 22 April 2026 | 09:00 WIB

Bukan Sekadar Main Kartu, Domino Kini Diakui sebagai Olahraga Pikiran

Bukan Sekadar Main Kartu, Domino Kini Diakui sebagai Olahraga Pikiran

Health | Rabu, 22 April 2026 | 09:00 WIB

DBD Menular atau Tidak Lewat Sentuhan? Simak Fakta-faktanya

DBD Menular atau Tidak Lewat Sentuhan? Simak Fakta-faktanya

Health | Rabu, 22 April 2026 | 06:40 WIB

AI Masuk Dunia Wellness: Kursi Pijat Canggih Ini Bisa Baca Stres dan Sesuaikan Relaksasi

AI Masuk Dunia Wellness: Kursi Pijat Canggih Ini Bisa Baca Stres dan Sesuaikan Relaksasi

Health | Selasa, 21 April 2026 | 19:44 WIB

Penelitian Baru: Salinitas Air Minum Berkontribusi pada Risiko Hipertensi

Penelitian Baru: Salinitas Air Minum Berkontribusi pada Risiko Hipertensi

Health | Selasa, 21 April 2026 | 18:31 WIB

Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?

Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?

Health | Senin, 20 April 2026 | 18:55 WIB

Mengakhiri Ketergantungan Rujukan, Standar Lab Internasional Kini Tersedia Langsung di Makassar

Mengakhiri Ketergantungan Rujukan, Standar Lab Internasional Kini Tersedia Langsung di Makassar

Health | Senin, 20 April 2026 | 09:32 WIB

Neuropati Perifer pada Diabetes Banyak Tak Terdeteksi, Pedoman Baru Dorong Peran Aktif Apoteker

Neuropati Perifer pada Diabetes Banyak Tak Terdeteksi, Pedoman Baru Dorong Peran Aktif Apoteker

Health | Senin, 20 April 2026 | 09:10 WIB