Tergores Kulit Udang, Pria Ini Terkena Infeksi dan Meninggal

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah | Suara.com

Jum'at, 08 November 2019 | 19:23 WIB
Tergores Kulit Udang, Pria Ini Terkena Infeksi dan Meninggal
Ilustrasi lelaki infeksi kulit pada lengan hingga punggung (Freepik/everyonephoto)

Suara.com - Saat memasak, tentu kita harus berhati-hati. Terutama jika memasak udang, hewan laut yang kemungkinan mengandung bakteri berbahaya berasal dari air laut.

Seorang pria berusia 60 tahunan bernama Wang dari Hangzhou, China, secara tidak sengaja melukai jari tangannya saat memasak udang dan ia dinyatakan meninggal tiga hari kemudian akibat terinfeksi beberapa bakteri mematikan.

Sebelum meninggal, Wang sempat dilarikan ke rumah sakit lantaran kaki kanannya membengkak dengan memar menutupi kulitnya.

Pemeriksaan lebih lanjut menunjukkan banyak organ yang gagal dan akhirnya Wang dipindahkan ke ICU untuk perawatan lebih lanjut.

Keluarganya sampai bingung karena Wang tiba-tiba terserang demam dan koma, tetapi mereka tidak tahu penyebab penyakitnya apa.

Dokter pun menanyai keluarganya dan mengetahui tiga hari yang sebelumnya, Wang pergi ke pasar untuk membeli udang. Selama memilih, ia tidak sadar melukai tangannya dengan kulit luar pada udang.

Mereka pun diberitahu sang dokter bahwa Wang terinfeksi bakteri mematikan dari kulit udang yang disebut vibrio vulnificus. Yakni bakteri langka namun mematikan yang memiliki risiko mematikan tinggi.

Ilustrasi udang (Pixabay/agnp)
Ilustrasi udang (Pixabay/agnp)

Melansir World of Buzz, ini adalah bakteri yang sangat ganas dan dapat menyebabkan tiga kondisi, yaitu gastroenteritis akut dengan memakan hewan laut mentah atau kurang matang, infeksi luka necrotising yang masuk melalui kulit terluka atau sepsis invasif yang dapat menyebabkan kematian.

Tim kesehatan pun mengobati Wang dengan mengombinasikan tiga antibiotik, tetapi kondisinya tetap memburuk dengan banyak lesi kulit muncul di kaki kanan. Jaringan ototnya pun secara cepat mengalami nekrosis.

Tragisnya, setelah tiga hari dirawat, tubuh Wang menyerah pada infeksi yang menyerangnya dan meninggal.

Berdasarkan pengalaman ini, dokter pun mengimbau pada masyarakat untuk berhati-hati ketika memegang udang atau hewan laut karena hewan ini dapat membawa berbagai kuman dan bakteri.

Apabila diketahui ada luka setelah memegang udang, Anda harus segera membersihkan luka sebelum kondisi memburuk. Jika muncul gejala seperti demam, melepuh atau luka lainnya, segera periksakan ke dokter.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

4 Penyakit Ini Rentan Menyerang Saat Musim Pancaroba, Waspada Ya!

4 Penyakit Ini Rentan Menyerang Saat Musim Pancaroba, Waspada Ya!

Health | Jum'at, 08 November 2019 | 15:54 WIB

Bocah 8 Tahun Gagal Ginjal akibat Terinfeksi E. Coli dari Pemandian Umum

Bocah 8 Tahun Gagal Ginjal akibat Terinfeksi E. Coli dari Pemandian Umum

Health | Jum'at, 08 November 2019 | 15:11 WIB

Dikira Gejala Menopause, Ternyata Wanita Ini Derita ISK dan Sepsis

Dikira Gejala Menopause, Ternyata Wanita Ini Derita ISK dan Sepsis

Health | Kamis, 07 November 2019 | 14:29 WIB

Terkini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB