Tips Aman Makan Sehat saat Hangout dan Jamuan Makan

Ririn Indriani | Vessy Dwirika Frizona | Suara.com

Minggu, 17 November 2019 | 09:14 WIB
Tips Aman Makan Sehat saat Hangout dan Jamuan Makan
Ilustrasi jamuan makan. (Shutterstock)

Suara.com - Suka hangout di kafe dan restoran bareng taman-teman atau sering hadir di acara jamuan makan memang membuat perut dilema.

Selera makan sudah pasti naik level, tapi takut merasa bersalah juga muncul pada saat yang bersamaan.

Bagaimana ya caranya agar bisa makan pada saat acara jamuan makan dan kumpul bersama teman-teman, tanpa tidak merasa bersalah? Paling tidak bisa kontrol diri atau bijak dalam memilh menu makanan yang masuk ke perut.

Astri Kurniati, Head of Nutrifood Research Center mengatakan, hadirnya tren makanan minuman kekinian tentunya tidak bisa kita hindari, apalagi untuk makan di luar rumah. Tapi makanan yang disajikan umumnya tinggi gula, garam, dan lemak sehingga meningkatkan risiko obesitas dan diabetes.

Data dari Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas 2018) Kementerian Kesehatan RI menunjukkan bahwa obesitas pada orang dewasa makin naik tiap tahunnya, yaitu 10,5% (2007), 14,8% (2013) dan 21,8% (2018). Sementara itu, prevalensi penyandang diabetes telah naik menjadi 8,5% (Riskesdas 2018) dari 6,9% (Riskesdas 2013).

Menurut data terbaru dari International Diabetes Federation (IDF) Atlas tahun 2017, sebanyak 10,3 juta jiwa masyarakat Indonesia merupakan diabetesi, membuat Indonesia menduduki peringkat ke-6 dunia dengan jumlah diabetes terbesar.

Sebagai langkah bijak memilih makanan saat jamuan makan atau ketika berkumpul bareng teman-teman, Astri Kurniati berbagi kiat agar bisa makan yang baik di tengah situasi yang tidak memungkinkan.

Ilustrasi Ilustrasi jamuan makan bersama keluarga dan kerabat. (Shutterstock)
Ilustrasi Ilustrasi jamuan makan bersama keluarga dan kerabat. (Shutterstock)

"Udah banyak tipsnya, tapi yang pasti adalah hindari gorengan, jadi mungkin lebih pilih makanan yang berkuah-kuah. Pilih makanan yang ditumis jadi minyaknya nggak banyak," ujar Astri saat ditemui Suara.com belum lama ini di Jakarta.

Ia menambahkan, kalau mau makan pasta pilih yang sausnya tomat bukan yang krim. Karena yang krim lemaknya lebih banyak. Kemudian kalau ingin makan yang berkuah seperti sup, bisa dibuat lebih cair lagi kuahnya dengan menambahkan air untuk mengurangi garam atau kuahnya jangan dihabiskan.

"Sedangkan untuk minuman high sugar, kita bisa ganti gulanya dengan yang rendah kalori atau minta takaran gulanya dikurangi. Bahkan untuk gula pengganti sudah ada beberapa kafe yang menyediakan, tapi kalau tidak ada bisa bawa dari rumah," tambahnya.

Untuk minuman yang gulanya diganti dengan madu, maka perlu diketahui kalau madu, kandungan glukosanya tinggi yang dapat dengan cepat meningkatkan kadar gula dalam darah. Makanya ada madu pengganti yang sudah diformulasikan khusus bebas glukosa.

"Jadi, coba pertimbangkan beberapa solusi alternatif yang tadi sudah disebutkan supaya tetap bisa hangout dan makan enak tanpa perlu merasa bersalah," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tahukah Moms 4 Vitamin Penting untuk Dipenuhi Oleh Ibu Menyusui?

Tahukah Moms 4 Vitamin Penting untuk Dipenuhi Oleh Ibu Menyusui?

Health | Minggu, 27 Oktober 2019 | 06:02 WIB

Seberapa Sering Botol Minum Harus Dicuci? Ini Jawabannya

Seberapa Sering Botol Minum Harus Dicuci? Ini Jawabannya

Health | Rabu, 19 Juni 2019 | 16:50 WIB

Menurut Riset, Hangout Bareng Sahabat Bagus untuk Kesehatan Mental

Menurut Riset, Hangout Bareng Sahabat Bagus untuk Kesehatan Mental

Lifestyle | Minggu, 16 Juni 2019 | 17:25 WIB

Terkini

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB