Sanitasi Buruk, Faktor Penyebab Stunting yang Masih Sering Diabaikan

M. Reza Sulaiman, Risna Halidi

Senin, 18 November 2019 | 19:35 WIB
Sanitasi Buruk, Faktor Penyebab Stunting yang Masih Sering Diabaikan
ilustrasi sanitasi buruk bisa sebabkan stunting. (Shutterstock)

Suara.com - Sanitasi Buruk, Faktor Penyebab Stunting yang Masih Sering Diabaikan

Stunting atau kekurangan gizi buruk biasanya dikaitkan dengan malnutrisi yang tidak terpenuhi saat anak masih dalam kandungan. Namun menurut dokter mikrobiologi klinis, Dr. dr. Wani Gunardi, Sp.MK(K), sanitasi yang buruk juga dapat menyebabkan masalah stunting.

"Sanitasi sangat berperan dalam kesehatan, itu sumber bibit penyakit. Kita tidak tahu apakah kondisi tubuh sedang fit atau tidak itu mempermudah bakteri masuk ke dalam tubuh," kata Wani.

Pada akhirnya, bakteri tersebut dapat memengaruhi ibu hamil atau bahkan memperburuk keadaan anak-anak yang mengalami stunting.

Ucapan Wani didukung pula oleh sociopreneur bidang sanitasi sekaligus pendiri Feelwell Ceramics, Stevia Angesty. Stevia mencatut data dari Wold Bank di mana sanitasi dianggap sebagai salah satu penyebab utama stunting.

"Stunting bukan hanya anaknya jadi kerdil tapi juga otaknya mengecil. Kenapa sanitasi berperan disini? Kalau hanya main di gizi beri vitamin tapi tidak memperbaiki sanitasi, gizi yang didapat terbuang," tambahnya.

Mulai dari Kebersihan Toilet dan Kamar Mandi

"Kesehatan keluarga bermula dari rumah yang sehat. Rumah yang sehat bukan hanya gedungnya saja tapi setiap bagian rumah juga bersih dan sehat," tambah Wani Gunardi.

Salah satu bagian rumah yang sering diabaikan adalah kamar mandi dan toilet. Beberapa bagian di kamar mandi bahkan memiliki tumpukan bakterk yang luar biasa banyak.

baca juga
Ilustrasi bakteri. [Shutterstock]
Ilustrasi bakteri. [Shutterstock]

Misalnya di toilet duduk terdapat 235 ribu bakteri. Sementara bakteri di pegangan sikat gigi bisa sampai 12 juta bakteri.

"Bagian yang sering diabaikan adalah kamar mandi dan toilet. Banteri banyak jenisnya dan bisa hidup hitungan jam sampai bulan. Misal virus hanya hidup hitungan jam. Tapi ada juga yang hidup berbulan-bulan yang artinya bisa hidup dan bertambah banyak. Ini untuk mengendalikan jumlahnya supaya tidak menjadi dosis infeksi melalui disinfektan," kata Wani lagi.

Untuk itu ia menyarankan agar masyarakat rajin membersihkan area toilet atau kamar mandi. Pembersihan sendiri baiknya dilakukan secara teratur. "Yang penting teratur. Dua hari sekali atau seminggu sekali. Penting rutin untuk mengontrol jumlah bakteri yg ada."

Beberapa kuman yang sering ditemukan di kamar mandi diantaranya adalah bakteri salmonella, E.coli, listeria, shigella, cholera, typhoid dan rotavirus.

Kuman-kuman tersebut dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan seperti gangguan saluran pencernaan dan pernapasan hingga penyakit pada kulit.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Silent Emergency! Dampak Jangka Panjang Pestisida Sangat Berbahaya

Silent Emergency! Dampak Jangka Panjang Pestisida Sangat Berbahaya

Health | Selasa, 05 November 2019 | 10:10 WIB

Selain Nutrisi, Akses Sanitasi & Kebersihan juga Berkaitan dengan Stunting

Selain Nutrisi, Akses Sanitasi & Kebersihan juga Berkaitan dengan Stunting

Health | Senin, 04 November 2019 | 20:49 WIB

Tantangan Bisnis Produk Kurangi Anemia dan Stunting, Total Hadiah 1,2 M

Tantangan Bisnis Produk Kurangi Anemia dan Stunting, Total Hadiah 1,2 M

Press Release | Senin, 04 November 2019 | 15:45 WIB

Terkini

Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan

Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan

Health | Senin, 06 Juli 2026 | 16:40 WIB

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Health | Sabtu, 04 Juli 2026 | 14:00 WIB

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:05 WIB

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:18 WIB

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:46 WIB

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:09 WIB

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:42 WIB

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:13 WIB

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:35 WIB

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:10 WIB

×