Bank Sperma Ini Terima Donor dari Pengidap HIV Positif, Apa Alasannya?

M. Reza Sulaiman

Kamis, 19 Desember 2019 | 19:07 WIB
Bank Sperma Ini Terima Donor dari Pengidap HIV Positif, Apa Alasannya?
Bank sperma ini menerima donor dari pengidap HIV positif. [Shutterstock]

Suara.com - Bank Sperma Ini Terima Donor dari Pengidap HIV Positif, Apa Alasannya?

Terobosan baru untuk menghilangkan stigma pada pengidap HIV positif dilakukan sebuah bank sperma di Selandia Baru. Mereka menerima donor sperma yang berasal dari pengidap HIV. Apa alasannya?

Seperti diketahui, HIV menular lewat cairan tubuh pengidapnya. Penularan HIV rawan terjadi dari transfusi darah, penggunaan jarum suntik tidak steril, dan hubungan seks tanpa pengaman.

Di sisi lain, HIV tidak akan menular melalui air liur dan keringat. Hal ini sudah terbukti ilmiah, karena kandungan virus HIV di dua media tersebut sangat kecil dan tidak berpotensi menular.

Prinsip ini yang digunakan oleh bank sperma di Selandia Baru tersebut. Dilansir DW Indonesia, ketiga lelaki dengan HIV positif yang telah mendaftar untuk jadi donor di bank sperma tersebut memiliki 'muatan virus yang secara konsisten tidak terdeteksi.'

Ini berarti orang dengan HIV yang secara konsisten menjalani pengobatan tidak dapat menularkan virus kepada orang lain, menurut para ahli medis.

"Bank sperma dengan HIV positif ini sangat aman," kata dokter penyakit menular dan profesor dari Universitas Auckland, Mark Thomas, dalam sebuah pernyataan yang mendukung peluncuran bank sperma bernama Sperm Positive ini.

"Ketika seseorang secara konsisten menjalani pengobatan yang efektif melawan infeksi HIV mereka, jumlah virus HIV dalam darah dan cairan seksual mereka hampir selalu berkurang menjadi jumlah yang tidak terdeteksi," tambahnya.

Memiliki 'jumlah yang tidak terdeteksi' berarti bahwa seseorang dengan virus HIV tidak dapat menularkannya melalui hubungan seks atau melalui proses melahirkan anak, menurut Thomas.

baca juga
ilustrasi pasien hiv. (Shutterstock)
ilustrasi pasien hiv. (Shutterstock)

Mencari donor adalah proses yang mudah, tetapi membuat orang untuk berterus terang tidak mudah, karena masih banyak orang yang tidak ingin berbicara secara terbuka tentang status mereka.

Rodrigo Olin dari Yayasan New Zealand AIDS, salah satu organisasi yang memprakarsai proyek itu, mengatakan kepada Radio Selandia Baru bahwa orang yang hidup dengan HIV sering takut memberi tahu orang lain.

"Sayangnya, stigma itu masih mendorong orang untuk tidak mengungkapkan status HIV mereka," katanya.

"Sebelumnya kita (pengidap virus HIV) tidak bisa menyumbangkan sperma dan menciptakan kehidupan, dan sekarang kita bisa," tutup Olin. (DW Indonesia)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Benarkah Menelan Sperma Bisa Sebabkan IMS? ini Penjelasannya!

Benarkah Menelan Sperma Bisa Sebabkan IMS? ini Penjelasannya!

Health | Senin, 16 Desember 2019 | 15:04 WIB

Anak Tak Bersalah Jadi Korban HIV AIDS, KPPPA: Masyarakat Tidak Menjauhi!

Anak Tak Bersalah Jadi Korban HIV AIDS, KPPPA: Masyarakat Tidak Menjauhi!

Health | Senin, 09 Desember 2019 | 09:18 WIB

21 Difabel DIY Positif HIV Akibat Seks Bebas dan Minim Pengetahuan

21 Difabel DIY Positif HIV Akibat Seks Bebas dan Minim Pengetahuan

Jogja | Rabu, 04 Desember 2019 | 16:45 WIB

Terkini

Dikeruk tapi Minim Pembangunan: Kenapa Masyarakat Pedalaman Tidak Bersuara?

Dikeruk tapi Minim Pembangunan: Kenapa Masyarakat Pedalaman Tidak Bersuara?

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:30 WIB

Ibu Tzuyu TWICE Jelaskan Rumor Kencan, Minta Publik Berhenti Berspekulasi

Ibu Tzuyu TWICE Jelaskan Rumor Kencan, Minta Publik Berhenti Berspekulasi

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:30 WIB

7 Pengganti Gula selain Stevia yang Aman untuk Penderita Diabetes

7 Pengganti Gula selain Stevia yang Aman untuk Penderita Diabetes

Health | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:29 WIB

Ramai Jadi Perbincangan Publik, Sebenarnya Pembalut Kena Pajak Sejak Kapan?

Ramai Jadi Perbincangan Publik, Sebenarnya Pembalut Kena Pajak Sejak Kapan?

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:26 WIB

Ketum PKN Gede Pasek: Republik Ini Bukan Milik Oligarki, Kekuasaan Bukan Warisan Keluarga!

Ketum PKN Gede Pasek: Republik Ini Bukan Milik Oligarki, Kekuasaan Bukan Warisan Keluarga!

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:21 WIB

Syarat Perpanjang Paspor yang Sudah Mati Lebih dari 5 Tahun

Syarat Perpanjang Paspor yang Sudah Mati Lebih dari 5 Tahun

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:20 WIB

Andrea Bocelli Bakal Dedikasikan Lagu untuk Perdamaian Dunia dalam Konser di Indonesia

Andrea Bocelli Bakal Dedikasikan Lagu untuk Perdamaian Dunia dalam Konser di Indonesia

Entertainment | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:19 WIB

Berani! Singpura Kumpulkan Petinggi 10 Perusahaan Diduga Biang Kerok Kebakaran Hutan

Berani! Singpura Kumpulkan Petinggi 10 Perusahaan Diduga Biang Kerok Kebakaran Hutan

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:18 WIB

Waketum MUI Jadi Saksi Meringankan Dugaan Korupsi Haji Eks Menag Yaqut Cholil

Waketum MUI Jadi Saksi Meringankan Dugaan Korupsi Haji Eks Menag Yaqut Cholil

Bekaci | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:16 WIB

Cari Kerja Susah Malah Disuruh Wirausaha, Dikira Dagang Gak Pakai Duit?

Cari Kerja Susah Malah Disuruh Wirausaha, Dikira Dagang Gak Pakai Duit?

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:15 WIB

×