Balita 4 Tahun Alami Kebutaan, Awalnya Hanya Sakit Flu Biasa

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Selasa, 14 Januari 2020 | 14:16 WIB
Balita 4 Tahun Alami Kebutaan, Awalnya Hanya Sakit Flu Biasa
Ilustrasi anak perempuan mengalami kebutaan. (Shutterstock)

Suara.com - Seorang balita 4 tahun mengalami kebutaan dan nyaris meninggal dunia setelah menderita flu berat. Jade Delucia, dari Amerika Serikat ditemukan tidak responsif di tempat tidurnya pada malam Natal.

Sebelumnya, balita 4 tahun ini menunjukkan gejala sakit mirip flu selama 6 hari. Saat itu sang ibu, Amanda Phillips sudah mencurigai ada yang tak beres dengan kondisi anaknya.

Amanda dan suaminya lantas membawa anak mereka ke Covenant Medical Center. Saat itu, Jade mulai mengalami kejang-kejang dan matanya berputar.

Petugas medis mengatakan tidak ada waktu untuk merujuk Jade menggunakan ambulans. Akhirnya, Jade diterbangkan ke Rumah Sakit Anak Keluarga Universita Stead Lowa dan didiagnosis menderita influenza B.

Akibatnya, sistem kekebalan tubuh Jade menyerang organ-organnya sendiri, terutama otak yang menyebabkan pembengkakan dan kerusakan otak.

"Saya tidak pernah berpikir bahwa saya tidak akan melihatnya lagi pada hari itu," kata Stephen, sang ayah dikutip dari Mirror.

Ilustrasi anak perempuan alami kebutaan. (Shutterstock)
Ilustrasi anak perempuan alami kebutaan. (Shutterstock)

Petugas medis lantas mengatakan bahwa Jade mengalami kerusakan otak signifikan yang meningkatkan kemungkinan tidak akan terbangun lagi.

"Mereka mengatakan kalau Jade mengalami kerusakan otak signifikan. Mereka juga mengatakan kita mungkin tidak akan pernah melihatnya bangun," jelas Amanda.

Selain influenza B, Jade juga didiagnosis dengan ensefalopati nekrotikans akut, penyakit langka yang menyebabkan kesulitan bernapas, infeksi saluran cerna dan demam tinggi. Kondisi ini memicu kejang atau perubahan kesadaran.

baca juga

Sebenarnya penyakit yang diderita oleh Jade termasuk jarang terjadi pada anak-anak. Tapi, satu studi melihat 3 dari 4 anak meninggal dunia karena penyakit tersebut.

Dalam kasus Jade sendiri, Czech, seorang ahli saraf pediatrik mengaku tidak yakin penglihatan balita 4 tahun itu akan kembali normal. Karena, penyakit ini telah memengaruhi bagian otak yang mempersepsikan penglihatan.

Selain itu, Jade mungkin juga akan memiliki masalah kognitif atau perkembangan, seperti ketidakmampuan belajar. Tetapi, dampaknya akan tampak pada bulan-bulan atau tahun-tahun mendatang.

"Ini dia bayiku yang manis, gadisku yang pemberani. Meskipun dia tidak bisa melihat, tetapi orang-orang begitu mencintainya," ujar Amanda.

Akibat kejadian ini, Amanda menyarankan semua orangtua agar tidak melewatkan memvaksinasi anak-anak, terutama terkait influenza B yang memengaruhi orang muda hingga dewasa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gejalanya Mirip, Ini Cara Membedakan Flu Biasa dan Influenza A

Gejalanya Mirip, Ini Cara Membedakan Flu Biasa dan Influenza A

Health | Senin, 13 Januari 2020 | 18:00 WIB

Peneliti Menemukan Vaksin Flu Dapat Mengecilkan Tumor Kanker

Peneliti Menemukan Vaksin Flu Dapat Mengecilkan Tumor Kanker

Health | Minggu, 12 Januari 2020 | 15:04 WIB

Waduh, Wabah Flu Babi Afrika Sudah Merambah Jerman dan Polandia!

Waduh, Wabah Flu Babi Afrika Sudah Merambah Jerman dan Polandia!

Health | Sabtu, 11 Januari 2020 | 19:25 WIB

Terkini

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

×