Update Corona Covid-19 Global: Sembuh Hampir 100 Ribu, Terinfeksi 300 Ribu

Ririn Indriani | Frieda Isyana Putri | Suara.com

Minggu, 22 Maret 2020 | 14:00 WIB
Update Corona Covid-19 Global: Sembuh Hampir 100 Ribu, Terinfeksi 300 Ribu
Ilustrasi wabah virus corona (coronavirus) Covid-19. (Shutterstock)

Suara.com - Virus corona baru atau Covid-19 kini resmi menjangkiti 188 negara dan teritori di seluruh dunia.

Laman worldometers.info mencatat secara real time pada Minggu (22/3/2020) hingga pukul 05.35 GMT, ada 308.463 kasus infeksi yang terjadi sejak awal penyebarannya pada Januari 2020.

Sedangkan total pasien meninggal mencapai 13.069 jiwa hingga berita ini diturunkan. Untuk pasien yang mengalami kesembuhan hampir mencapai angka 100 ribu, yakni 95.828 jiwa.

Jumlah kematian karena virus Corona Covid-19 di Italia terus meningkat. Bahkan, Italia kembali mencetak rekor kematian terbanyak dalam satu hari, yakni 627 pada Jumat (20/3/2020).

Jumlah kasus baru juga sangat tinggi, mencapai 6.557 kasus. Total resmi kematian secara keseluruhan menjadi 4.825 dan kasus infeksi menjadi 53.578, sementara pasien sembuh mencapai 6.072 jiwa.

Ilustrasi pencegahan virus corona (coronavirus) Covid-19. (Shutterstock)
Ilustrasi pencegahan virus corona (coronavirus) Covid-19. (Shutterstock)

Sementara pasien positif virus corona Covid-19 di Indonesia kembali bertambah banyak. Sabtu (21/3/2020), tercatat 450 orang positif terinfeksi virus tersebut.

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto mengatakan dalam konferensi pers via YouTube BNPB ada tambahan sebanyak 81 kasus baru dan sebanyak empat orang dinyatakan sembuh.

Angka kematian bertambah 6 orang sehingga total ada 38 orang meninggal dunia karena virus tersebut. Hingga kini, social distancing masih teus diberlakukan di Indonesia.

Dalam Kondisi Darurat, Hotline Kemenkes Kini Bisa Panggil Ambulans. (Instagram/@kemenkes_ri)
Dalam Kondisi Darurat, Hotline Kemenkes Kini Bisa Panggil Ambulans. (Instagram/@kemenkes_ri)

Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, mengatakan per Jumat (20/3/2020) waktu setempat, tidak ada kasus virus Corona Covid-19 baru di Wuhan. Hal ini menurutnya memberikan harapan pada dunia untuk bisa mengatasi pandemi saat ini.

"Tiap nyawa yang hilang adalah tragedi, tetapi itu juga jadi motivasi untuk bekerja keras menghentikan penularan virus. Kita juga harus merayakan keberhasilan yang telah dicapai. Wuhan, kemarin, melaporkan tidak ada kasus baru sejak virus mulai mewabah (pada akhir tahun lalu, red)," kata Ghebreyesus lewat pidatonya yang disiarkan laman resmi WHO, dilansir Antara, Sabtu (21/3/2020).

"Wuhan jadi harapan bagi dunia, situasi terburuk dapat berakhir," tambah dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bule Positif Corona Sempat Divonis Sakit Jantung, Apa Kaitannya?

Bule Positif Corona Sempat Divonis Sakit Jantung, Apa Kaitannya?

Health | Minggu, 22 Maret 2020 | 12:49 WIB

Pilu Cerita Ibu yang Bayinya Positif Corona Covid-19, Waspadai Bahayanya!

Pilu Cerita Ibu yang Bayinya Positif Corona Covid-19, Waspadai Bahayanya!

Health | Minggu, 22 Maret 2020 | 10:15 WIB

Benarkah Berjemur Bisa Bunuh Virus Corona Covid-19?

Benarkah Berjemur Bisa Bunuh Virus Corona Covid-19?

Health | Minggu, 22 Maret 2020 | 08:41 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB